
Randy mengendarai mobil nya menuju rumah lama istri nya. Randy berfikir pasti Vita pergi ke rumah lama nya, karena hanya ini lah tempat yang bisa di tuju istri nya.
Namun, hasil nya nihil saat Randy tiba di sana. Rumah itu kosong dan tidak ada tanda tanda istri nya datang dan menginap kemarin malam.
Randy menjambak rambut nya karena merasa frustasi. Ia tidak tau lagi kemana harus mencari istri nya.
Randy tidak tau di mana saja rumah sahabat istri nya itu karena selama ini diri nya tidak pernah mencari tau dan sejujur nya dia juga tidak ingin tau.
Randy kembali masuk ke dalam mobil dan melajukan kembali mobil nya menuju apartemen Rei.
Sesampai nya di depan pintu apartemen Rei, Randy langsung memencet bel pintu berharap Rei masih berada di apartemen.
Beruntung bagi nya karena tak berapa lama Rei membukakan pintu. Begitu pintu terbuka, Randy langsung menyelonong masuk tanpa memperdulikan tatapan bingung sahabat nya itu.
Randy langsung duduk bersandar di sofa yang ada di ruang tamu apartemen milik Rei.
Setelah menutup pintu apartemen nya, Rei menghampiri Randy dan duduk di sebelah sahabat nya yang saat ini terlihat, emm cukup menyedihkan. Bagaimana tidak menyedihkan, rambut berantakan, pakaian yang di kenakan adalah pakaian kerja yang kemarin di kenakan nya dan sangat jelas sekali saat ini dia pasti belum mandi.
" Ada apa dengan mu? Kenapa pagi pagi sekali datang ke apartemen ku dengan keadaan yang cukup menyedihkan?, " tanya Rei penasaran.
" Vita kabur dari rumah kemarin malam, " jawab Randy setelah menghela nafas nya dengan berat.
Rei cukup terkejut mendengar jawaban Randy. Apa yang terjadi dengan mereka sampai Vita memutuskan untuk kabur. Tidak mungkin Vita kabur begitu saja, dia pasti akan memikirkan seluruh kehidupan sahabat nya yang akan di hancurkan Ziya jika dia berani berbuat hal nekat.
" Apa yang sudah kamu perbuat sampai Vita kabur begitu?, " tanya Rei.
" Kemarin malam aku pulang larut malam untuk menenangkan fikiran ku dan menghilangkan amarah ku. Saat sudah sedikit reda, aku memutuskan untuk pulang ke rumah. Tapi, saat melihat wajah nya, amarah ku muncul kembali dan aku tidak sengaja berbuat kasar terhadap nya, " aku Randy lalu mengusap wajah nya kasar dengan kedua telapak tangan nya.
" Kamu benar benar sudah gila Rand! Aku gak nyangka kamu bisa berbuat kasar terhadap Vita, " ucap Rei emosi.
" Aku tau aku salah, Rei. Tolong bantu aku cari Vita. Aku sudah mencari ke rumah lama nya tapi dia tidak ada di sana. Aku juga gak tau rumah sahabat nya di mana, jadi aku gak bisa mencari dia di sana. Aku yakin, Vita juga gak akan masuk sekolah hari ini, " ucap Randy memelas.
" Baiklah, aku akan membantu mu, " jawab Rei.
Sejujur nya Rei tidak ingin membantu Randy saat ini. Rei ingin, Randy merasa kehilangan dan merasa frustasi terlebih dahulu karena tidak bisa menemukan Vita. Jadi, Randy tau apa arti menghargai seseorang yang tulus kepada nya. Tapi, melihat keadaan Randy saat ini, hati kecil nya merasa tidak tega. Terpaksa, Ia membantu Randy mencari keberadaan Vita.
" Aku tau di mana Vita saat ini. Jika dia tidak ada di rumah lama nya, pasti sekarang dia di rumah sahabat nya, Ayu, " ucap Rei.
Randy menatap Rei keheranan. Bagaimana Rei bisa mengetahui jika istri nya di rumah Ayu. Dari sekian banyak teman Vita, kenapa Rei bisa tau pasti Vita berada di rumah Ayu.
" Kenapa kamu bisa tau pasti Vita ada di sana?, " tanya Randy.
" Aku menyelidiki semua tentang Vita saat kamu memutuskan untuk menikah dengan nya. Aku tidak ingin kamu salah memilih istri, Rand. Saat menyelidiki nya, aku mengetahui Vita memiliki dua sahabat yang sangat dekat dengan nya sejak SMP. Mereka Aldo dan Ayu. Jadi saat ini, tidak mungkin kan Vita di rumah Aldo, pasti nya dia akan pergi menginap di rumah Ayu, " jawab Rei.
" Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo kita ke sana, " ajak Randy tidak sabaran.
__ADS_1
" Tidak sekarang. Tunggu waktu Ayu pulang sekolah dan sudah berada di rumah. Biarkan Vita menenangkan diri nya sampai nanti siang, kamu pulang lah dulu dan bersihkan diri mu. Saat ini, kamu sudah seperti orang yang tidak terurus, " ucap Rei dengan sedikit mengejek Randy di akhir kalimat nya.
" Brengs*k, " umpat Randy kesal.
" Sudah sana pulang, renungkan semua kesalahan mu kepada Vita. Aku akan mengurus pekerjaan kantor sampai siang ini. Setelah itu, aku akan menjemput mu di rumah dan kita akan pergi menjemput Vita bersama sama, " usir Rei.
" Iya iya, aku pulang. Thanks Rei, sudah membantu ku. Dan maaf, kemarin aku membentak mu, " ucap Randy merasa bersalah.
" Sama sama. Sudah biasa aku mendapat perlakuan kasar dari mu dan aku tidak pernah memasukkan nya ke dalam hati, " balas Rei sambil menepuk pelan bahu Randy.
Randy memeluk sahabat nya itu lalu beranjak dari sofa dan keluar meninggalkan apartemen Rei.
Sekarang, Randy bisa bernafas sedikit lega karena sudah mengetahui di mana keberadaan istri nya. Hanya tinggal memikirkan bagaimana cara nya membujuk Vita agar mau memaafkan nya dan pulang kembali bersama nya.
Randy melajukan mobil nya kembali ke kediaman keluarga Djaya. Ia harus membersihkan diri nya terlebih dahulu, baru setelah itu memikirkan kembali cara untuk membujuk istri nya.
****
RUMAH KELUARGA MAHENDRA.
Mobil Ayu sudah terparkir di halaman rumah nya. Di sana juga terlihat, mobil dan motor sport milik teman sekelas nya. Yah, mereka semua sekarang sudah mengetahui keadaan Vita karena Ayu di desak Aldo untuk menceritakan semua nya.
Saat di sekolah tadi, Ayu memintakan Izin Vita kepada wali kelas. Ayu mengatakan Vita sedang tidak enak badan. Dan hal itu di ketahui oleh seluruh penghuni kelas.
Saat mereka semua ingin menjenguk Vita, Ayu bersikeras melarang mereka semua untuk pergi ke kediaman Djaya. Terlalu banyak alasan yang di berikan Ayu, dan alasan nya cukup tidak masuk akal menurut Aldo. Hal itu, membuat Aldo curiga.
Mereka semua begitu emosi mendengar cerita Ayu, terutama Aldo dan Alfian. Ayu menenangkan mereka semua dan meminta untuk lebih memikirkan keadaan vita saat ini dari pada harus menyalurkan emosi mereka.
Maka di sini lah para penghuni kelas XIIipa1, di rumah kediaman keluarga Mahendra.
Ayu mempersilahkan mereka semua masuk ke dalam rumah nya dan duduk di teras samping rumah nya. Setelah meminta bibi membuatkan minuman, Ayu pamit ke atas untuk berganti baju sekalian memanggil Vita.
Awal nya, Vita marah kepada Ayu karena memberitahukan masalah nya kepada semua teman teman nya. Namun akhirnya, Vita mengerti karena tau tabiat Aldo yang suka sekali memaksa.
Kini, Ayu dan Vita telah bergabung dengan teman teman yang lain. Tak ada satu pun dari mereka yang membahas masalah Vita. Mereka di sana bersikap seperti biasa saja dan tidak mengungkit masalah Vita karena tidak ingin Vita bersedih kembali.
Seperti biasa, Fabian memberikan lelucon lelucon yang bisa membuat semua tertawa. Meski hanya sejenak, setidak nya Vita bisa melupakan masalah nya saat ini.
Saat sedang asyik bercanda tawa, terdengar suara bel berbunyi. Ayu meminta bibi untuk membukakan pintu dan melihat siapa tamu yang datang.
Saat pintu terbuka, Rei menahan Randy yang ingin langsung menerobos masuk ke dalam rumah Ayu. Rei memohon kepada Randy untuk bersikap sopan dan sabar saat ini dan terpaksa Randy menuruti permintaan Rei.
Rei berbicara sopan kepada bibi untuk meminta izin bertemu dengan Ayu dan juga memberitahukan siapa mereka. Rei ingin berbicara terlebih dahulu dengan Ayu dan memohon untuk membantu membujuk Vita pulang.
Bibi mempersilahkan Rei dan Randy masuk ke dalam rumah dan menyuruh mereka untuk duduk dan menunggu di ruang tamu. Setelah itu, bibi pergi ke teras samping untuk memberitahukan majikan nya.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, Ayu beserta para cowok datang menemui Rei dan Randy di ruang tamu. Saat melihat wajah Randy, emosi Aldo dan Alfian memuncak. Mereka ingin menonjok wajah Randy namun di tahan oleh Ayu, Reno dan Fabian.
Ayu meminta mereka untuk diam dan tidak ikut campur masalah Vita. Dengan terpaksa mereka menuruti ucapan Ayu dan membiarakan Ayu yang berbicara dengan Rei dan Randy.
Randy menjelaskan semua nya kepada Ayu kenapa dia marah dan tidak sengaja bersikap kasar terhadap Vita. Ayu mendengarkan semua cerita Randy dengan seksama. Ayu tidak menyela sedikit pun cerita Randy, Ia ingin tau semua cerita nya dengan jelas.
Setelah selesai mendengarkan cerita Randy, Ayu menghela nafas nya dengan berat dan setelah itu barulah diri nya berbicara.
" Harus nya lo bertanya baik baik sama istri lo siapa yang menjemput nya. Asal lo tau, yang menjemput Vita itu adalah mas Farel. Mas Farel itu guru privat Vita saat masih Sd dan juga yang menjaga Vita selama ayah bunda Vita sibuk. Mas Farel sudah seperti saudara laki laki untuk Vita. Memang saat itu, mas Farel datang menjemput Vita untuk mengajak Vita makan siang bersama tapi Vita menolak ajakan mas Farel. Vita beralasan harus pulang cepat karena mertua nya sedang sakit dan ingin cepat pulang untuk merawat nya. Jadi, mas Farel menawarkan diri untuk mengantarkan Vita pulang. Awal nya vita menolak, tapi mas Farel bersikeras untuk mengantar nya. Karena tidak ingin mengecewakan mas Farel, terpaksa Vita menerima nya, " Terang Ayu.
" Dan lo sebagai suami tega menuduh istri lo selingkuh. Dia itu sahabat gue, sahabat terbaik gue. Gue gak terima lo berbuat kasar terhadap sahabat gue, " ucap Ayu yang sudah tidak bisa menahan emosi.
" Saya tau saya salah. Maka dari itu, saya ke sini untuk meminta maaf kepada Vita dan mengajak nya untuk pulang, " balas Randy.
" Vita gak mau pulang sekarang dan biarkan dia di sini beberapa hari untuk menenangkan fikiran nya, " ucap Ayu ketus.
" Gak bisa, Vita harus pulang sekarang, " balas Randy tegas.
Randy bangkit dan berjalan cepat melewati Mereka semua. Saat sudah hampir mencapai pintu teras samping, Randy tersungkur di lantai karena ada yang menendang punggung nya.
Mereka semua melongo tak percaya, Ayu yang memiliki badan kecil bisa membuat Randy tersungkur jatuh hanya karena satu tendangan.
" Lo berani nekat bawa Vita pulang, habis lo di tangan gue, " ancam Ayu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
***Hayoo hayoo pasti pada mikir kok bisa Ayu sekuat itu, dengan satu tendangan Randy jatuh tersungkur.
__ADS_1
Maka nya, yuk ikutin terus kelanjutan nya.
Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak***.