
Mobil yang di kendarai oleh Randy tiba di depan loby hotel. Randy membuka seat belt nya lalu membuka pintu mobil dan turun dari mobil. Ia berjalan sedikit memutar untuk membuka kan pintu untuk istri tercinta nya.
Semua kamera telah bersiap siap untuk mengambil foto nyonya muda Djaya. Selama ini, tidak banyak yang tau siapa sosok istri dari Randy Alansyah Djaya karena Vita meminta Randy untuk tidak terlalu mempublish diri nya.
" Sudah siap sayang?, " tanya Randy saat pintu mobil terbuka.
Vita menarik nafas nya dalam dalam lalu mengeluarkan nya perlahan. Setelah itu, Ia tersenyum kepada Randy.
" Aku siap sayang, " balas Vita.
Randy mengulur kan tangan nya untuk Vita dan dengan senang hati Vita menerima uluran tangan suami nya.
Vita turun dari mobil lalu menggandeng tangan Randy. Mereka terus berjalan masuk ke dalam hotel. Namun sebelum nya, Randy menyuruh pegawai hotel memarkirkan mobil nya.
Kilatan cahaya kamera terus menerpa Randy dan Vita. Semua wartawan berlomba lomba ingin mewawancarai Randy dan Vita tetapi bodyguard yang sudah di siap kan pihak hotel dengan sigap menahan mereka semua. Alhasil, mereka hanya bisa mendapat kan foto Randy dan Vita saja.
Randy dan Vita terus berjalan masuk menuju ke aula hotel. Sesampai nya di depan pintu aula, kedua pegawai hotel yang bertugas di depan pintu langsung membuka kan pintu untuk mereka.
Semua mata tertuju kepada mereka, tuan muda Djaya dan nyonya muda Djaya. Terpancar di wajah mereka semua kekaguman akan pasangan suami istri yang terlihat sangat serasi.
Randy dan Vita menghampiri keluarga mereka yang sedang berdiri di bagian depan aula.
" Sayang, malam ini kamu benar benar menjadi pusat perhatian. Mami dan papi saja kalah, padahal ini kan perayaan untuk mami dan papi, " ucap Rita dengan nada di buat sedih.
" Mami jangan begitu dong ngomong nya, Vita jadi sedih, " balas Vita lirih.
Rita tertawa lalu memeluk menantu kesayangan nya itu.
" Mami hanya bercanda sayang. Mami bangga loh karena semua orang menatap kagum kepada mu. Malam ini kamu memang sangat sempurna, tidak hanya cantik tapi juga sexy, " goda Rita.
" Ihh mami, Vita jadi malu, " balas Vita dengan wajah yang sudah memerah.
" Sudah sudah, sebaik nya kita mulai acara nya, " lerai Ilham.
Rita pun mengangguk kan kepala nya tanda setuju dengan ucapan suami nya.
Mereka semua naik ke atas podium lalu Ilham meminta mic kepada pegawai hotel di bagian sound.
" Selamat malam semua nya, mohon perhatian nya sejenak, " sapa Ilham.
Semua tamu menghentikan aktivitas mereka lalu beralih menatap ke arah podium. Ilham menyuruh Vita dan Alfian berdiri di samping kanan dan kiri nya.
" Pertama tama, saya mengucap kan terima kasih banyak karena semua nya sudi hadir di pesta kami malam ini. Dan di malam yang berbahagia ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada menantu saya Vita yang ada di sebelah kanan saya ini, yang telah menyiapkan pesta semeriah ini. Satu hal lagi yang ingin saya umum kan kepada semua orang, kalau keluarga Djaya memiliki anggota keluarga baru. Dan yang berdiri di samping kiri saya ini adalah Alfian Mahardika, putera angkat saya. Kira nya cukup kata sambutan dari saya, saya harap semua tamu undangan menikmati pesta malam ini, " ucap Ilham.
Semua tamu bertepuk tangan setelah Ilham selesai memberi kata sambutan. Lalu mereka turun dari podium dan menemui para tamu undangan.
Putra dan Ziya mengajak Randy dan Vita untuk menemui Alex dan Stella yang baru saja hadir di tengah tengah pesta.
" Rand, kenal kan ini Stella sepupu ku dan ini Alex tunangan nya, " ucap Putra.
Randy tersenyum lalu saling bergantian menjabat tangan Alex dan Stella. Setelah itu, Putra memperkenal kan Vita kepada Alex dan Stella.
" Dan yang ini adalah Vita, istri Randy. Dia lah yang telah menyiapkan pesta yang super meriah malam ini, " ucap Putra.
" Mas Putra terlalu memuji ku, " ucap Vita malu malu.
Mereka tertawa melihat wajah Vita yang malu malu karena malam ini banyak sekali pujian yang di terima nya.
" Wow jadi ini yang nama nya Vita yang kalian cerita kan itu? Pantas saja Randy cepat sekali jatuh cinta dan tergila gila pada nya, tenyata dia sangat cantik dan emm ya sexy. Benar kan sayang? " puji Stella lalu bertanya kepada Alex.
" Ya benar sayang dia sangat cantik dan juga sangat sangat sexy, " jawab Alex tersenyum.
Vita semakin malu dengan pujian yang terus di dapat nya. Tetapi tidak dengan Randy, hati nya memanas saat ada pria yang mengatakan istri nya sangat sangat sexy.
" Hai aku Stella dan ini tunangan ku Alex. Senang bertemu dengan mu, " sapa Stella.
" Hai aku Vita. Aku juga senang bertemu dengan kalian. Dan silah kan menikmati pesta malam ini, " balas Vita tersenyum.
" Tentu saja, kami akan sangat menikmati pesta malam ini, " ucap Stela tersenyum.
Mereka kembali berbincang bincang, lalu Vita pamit sebentar karena ingin menemui teman teman nya.
****
Setelah tadi menemui teman teman nya sebentar, Vita menghampiri pegawai hotel di bagian sound.
Vita ingin memastikan semua persiapan tidak ada yang berantakan saat diri nya ingin memberi surprise kepada Ilham dan Rita.
Setelah pegawai hotel mengatakan semua nya sudah beres, Vita berjalan naik ke atas podium dan duduk di atas kursi yang ada di depan sebuah piano. Tidak ada yang menyadari jika Vita berada di atas podium karena mereka sibuk berbincang bincang sambil menikmati hidangan yang tersedia.
Kehebohan terjadi saat semua lampu aula mati, tetapi kehebohan itu hanya terjadi sesaat. Mereka kembali hening saat sebuah lampu menyala dan itu hanya di atas podium. Mereka semua menoleh ke arah podium yang menampak kan Vita sudah duduk di depan sebuah piano dan juga tirai yang terbuka menampil kan layar dengan ukuran besar.
Vita melihat ke arah para tamu undangan dan keluarga nya. Ia menarik nafas lalu membuang nya perlahan.
" Ini untuk kalian, dua sosok hebat yang sangat aku cintai. I love you mami papi, " ucap Vita tersenyum bahagia.
Vita mulai memainkan tuts tuts piano dan bernyanyi. Saat Vita bernyanyi, layar besar yang menempel di dinding aula menampilkan perjalanan kisah cinta Ilham dan Rita dari awal hingga saat ini.
Hum tere bin ab reh nahi sakte
Aku tanpa mu kini tak dapat hidup
Tere bina kya wajood mera
Tanpa mu apa lah arti keberadaan ku
Di layar, menampil kan saat Ilham sering curi curi pandang kepada Rita. Padangan nya sangat lembut dan penuh cinta.
Hum tere bin ab reh nahi sakte
Aku tanpa mu kini tak dapat hidup
Tere bina kya wajood mera
Tanpa mu apa lah arti keberadaan ku
Rita tersenyum malu saat di layar menampil kan Ilham yang sedang menyatakan cinta untuk diri nya di depan teman teman kampus mereka.
__ADS_1
Tujhse juda gar ho jaayenge
Bila kelak aku berpisah dengan mu
Toh khud se hi ho jaayenge judaa
Maka aku juga akan berpisah dari diriku
Semua yang ada di aula tertawa melihat Ilham mencuri curi saat ingin mencium pipi Rita untuk pertama kali nya. Ilham juga tersenyum geli saat mengingat kejadian itu.
Kyunki tum hi ho
Karena hanya kamu
Ab tum hi ho
Zindagi ab tum hi ho
Kehidupan ku kini hanya kamu seorang
Chain bhi, mera dard bhi
Ketenangan ku jua derita ku jua
Meri aashiqui ab tum hi ho
Cinta ku kini hanya kamu diri mu seorang
Ilham merangkul bahu istri nya saat di layar menampi kan diri nya sedang melamar Rita di pinggir pantai. Acara lamaran nya itu juga di bantu oleh teman teman mereka.
Tera mera rishta hai kaisa
Seperti apa hubungan kita berdua
Ik pal door gawara nahi
Aku tidak bisa jauh dari mu walaupun untuk sesaat
Tere liye har roz hai jeete
Untuk mu setiap hari aku bertahan hidup
Tujh ko diya mera waqt sabhi
Telah ku berikan seluruh waktu ku kepada mu
Koi lamha mera na ho tere bina
Tiada sedikit pun waktu ku tanpa kehadiran mu
Har saans pe naam tera
Di tiap helaan nafas ku ada nama mu
Tidak hanya saat bahagia saja, Vita juga menunjuk kan foto Rita yang merajuk saat permintaan nya tidak di penuhi. Dan juga, saat mereka berdebat ketika menyiapkan persiapan pernikahan mereka.
Kyunki tum hi ho
Karena hanya kamu
Ab tum hi ho
Zindagi ab tum hi ho
Kehidupan ku kini hanya kamu seorang
Chain bhi, mera dard bhi
Ketenangan ku jua derita ku jua
Meri aashiqui ab tum hi ho
Cinta ku kini hanya diri mu seorang
Rita tak kuasa menahan tangis nya saat melihat Foto akad nikah mereka. Lalu saat diri nya hamil Randy dan Ziya. Serta menampil kan foto saat diri nya melahirkan kedua buah cinta mereka.
***Tumhi ho
Diri mu
Tumhi ho
Diri mu
Tere liye hi jiya main
Hanya untuk mu aku hidup
Khud ko jo yun de diya hai
Telah ku serah kan diri ku pada mu seperti ini
Teri wafa ne mujhko sambhala
Kesetiaan mu lah yang telah menjaga ku
Saare ghamon ko dil se nikala
Menghapus seluruh duka dari dalam hati ku
Tere saath mera hai naseeb juda
Bersama mu nasib ku terjalin
Tujhe paake adhoora naa raha hmm
Setelah mendapat kan mu diri ku menjadi sempurna***
__ADS_1
Randy kecil dan Ziya kecil yang sedang bermain bersama Ilham dan Rita. Lalu foto saat pertama kali mereka masuk sekolah, juga ada di layar. Semua orang gemas melihat Randy dan Ziya kecil.
Kyunki tum hi ho
Karena hanya kamu
Ab tum hi ho
Zindagi ab tum hi ho
Kehidupan ku kini hanya kamu seorang
Chain bhi, mera dard bhi
Ketenangan ku jua derita ku jua
Meri aashiqui ab tum hi ho
Cinta ku kini hanya diri mu seorang
Foto Ilham dan Rita yang menangis saat Ziya menikah dengan Putra membuat semua tamu yang hadir ikut terharu. Bahkan, ada juga yang menangis saat melihat nya.
Kyunki tum hi ho
Karena hanya kamu
Ab tum hi ho
Zindagi ab tum hi ho
Kehidupan ku kini hanya kamu seorang
Chain bhi, mera dard bhi
Ketenangan ku jua derita ku jua
Meri aashiqui ab tum hi ho
Cinta ku kini hanya diri mu seorang (Tum Hi Ho , Arijit Singh)
Dan terakhir, gambar Vita dan Randy menikah serta saat Randy menggendong Vita ala bridal style saat diri nya sudah tidak sanggup lagi berdiri di pelaminan.
Sebelum Video berakhir, Vita menampil kan foto seluruh keluarga besar Djaya yang kemarin baru saja melakukan foto keluarga.
Tangis Rita semakin pecah saat seluruh video berakhir. Ini adalah hadiah terindah untuk nya di hari jadi pernikahan nya bersama Ilham.
Vita bangkit dari kursi dan berdiri di depan podium.
" Selamat hari jadi pernikahan untuk mami dan papi. Somoga mami dan papi suka dengan surprise yang Vita berikan ini. Semua ini tidak lebih berarti dari pada kasih sayang dan cinta yang kalian berikan untuk kami anak dan menantu kalian, " ucap Vita dengan mata berkaca kaca.
Semua keluarga dan tamu undangan terharu dan menangis. Surprise Vita benar benar menguras emosi dan perasaan semua orang.
Ilham dan Rita menghampiri Vita lalu memeluk menantu mereka bergantian.
" Sayang, ini adalah kado terindah untuk mami dan papi. Terima kasih ya sayang, " ucap Rita lalu kembali memeluk Vita.
" Kamu benar benar membuat papi menangis malam ini yah, " ucap Ilham lalu memeluk Vita dan mencium puncak kepala Vita saat istri nya telah melepas pelukan mereka.
Semua tamu undangan memberi tepuk tangan atas tampilan Vita yang sangat memukau.
Lalu Ilham, Rita dan Vita turun dari podium setelah mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan.
" Sayang, kamu hebat sekali. Aku gak nyangka kamu bisa menyiapkan semua ini dengan begitu sempurna, " puji Randy lalu memeluk Vita dengan erat.
" Terima kasih sayang. Aku juga gak menyangka hasil nya akan sebagus ini, " ucap Vita.
Semua keluarga menghampiri Vita lalu memuji penampilan Vita yang sangat memukau tadi. Vita merasa sangat malu karena mendapat pujian yang begitu banyak.
Saat semua orang masih terharu dengan penampilan Vita tadi, lampu aula mendadak mati kembali.
Randy dan Vita perlahan menjauh dari seluruh keluarga dan berkumpul bersama Alfian dan yang lain nya.
" It's show time, guys, " ucap Vita kepada semua tim nya.
Mereka semua tersenyum lalu mengambil posisi mereka masing masing.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
***Bagaimana episode kali ini, kembali menguras air mata kalian gak ya?.
Kalau saya sih sempat baper dan berkaca kaca saat menulis episode kali ini.
__ADS_1
Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya kakak. Terima kasih***.