
Randy sedang memeriksa berkas berkas yang ada di atas meja kerja nya bersama dengan Rei. Biasa nya hari minggu Ia habis kan bersama dengan Vita, berhubung Vita sedang tidak bersama nya saat ini, Ia memilih untuk pergi ke kantor.
Randy dan Rei harus secepat nya menyelesaikan pekerjaan mereka karena mereka akan pergi menyusul pujaan hati mereka.
Saat sedang sibuk memeriksa berkas, ponsel Randy berdering. Ia segera mengambil ponsel nya yang ada di atas meja dan melihat nama yang tertera di layar.
Senyum Randy mengembang saat nama yang tertera di layar sesuai dengan harapan nya. Randy segera mengangkat panggilan itu.
" Hallo, " sapa Randy.
" Persiapkan diri mu. Selasa pagi kalian akan berangkat menyusul kami ke Medan, " ucap seseorang di seberang telepon langsung to the point.
" Ok, thanks, " balas Randy.
Randy mengakhiri panggilan telpon nya dan meletakkan kembali ponsel nya ke atas meja. Ia tersenyum bahagia setelah menerima panggilan di ponsel nya.
Rei mengernyitkan kening nya melihat Randy senyum senyum setelah menerima panggilan.
" Hei, kenapa senyum senyum? Stres di tinggal Vita?, " tanya Rei.
" Sembarangan kalau ngomong. Aku lagi bahagia karena sebentar lagi akan ketemu sama Vita, " jawab Randy bahagia.
" Yang telpon tadi Alfian?, " tanya Rei dan Randy mengangguk.
" Jadi, kapan kita akan menyusul mereka ke sana? Sebenar nya, mereka liburan ke mana sih?, " tanya Rei.
" Selasa pagi kita akan berangkat menyusul mereka semua ke Medan, " jawab Randy.
" Medan?, " beo Rei.
" Iya Medan, " balas Randy.
" Jauh ya liburan mereka, " ucap Rei sambil geleng geleng kepala.
" Sudah sudah nanti kita bahas lagi. Yang penting sekarang, kita cepat selesaikan pekerjaan kita supaya siska tidak kerepotan saat kita tinggal, " ucap Randy dan Rei mengiyakan.
Mereka kembali menyelesaikan pekerjaan mereka dengan hati berbunga bunga. Mereka sudah sangat tidak sabar untuk bertemu pujaan hati mereka.
****
Malam pun tiba, Vita dan teman teman nya menikmati makan malam mereka di cafe literasi seperti siang tadi.
Malam ini benar benar makan malam yang indah untuk mereka. Ini kali pertama, mereka menikmati makan malam di alam terbuka seperti ini. Jauh dari keramaian ibu kota dan hanya terdengar suara jangkrik.
Malam ini, mereka kembali menyantap masakan yang di hidang kan ibu ibu yang bertugas memasak makanan untuk mereka.
Vita meminta Halim untuk memanggil salah satu ibu ibu yang memasak makanan untuk mereka.
" Selamat malam mbak. Ada apa ya mbak, kenapa saya di panggil ke sini? Apa masakan nya tidak enak?, " tanya ibu itu.
" Selamat malam bu. Masakan ibu sangat enak dan saya meminta ibu ke sini karena saya ingin ibu mengajari saya masak masakan seperti ini. Saya ingin memasak untuk keluarga saya di Jakarta, " jawab Vita.
" Oh begitu mbak, saya kira masakan nya tidak enak. Begini saja mbak, nanti saya akan mencatat resep makanan ini, jadi waktu liburan mbak tidak terganggu, " ucap ibu.
" Itu lebih bagus bu. Nanti saat saya akan pulang ke Jakarta, saya akan minta catatan nya ya bu, " balas Vita.
Ibu itu mengangguk lalu pamit kembali ke dapur. Setelah itu, Vita kembali menikmati hidangan yang ada di hadapan nya.
Selesai makan malam, Halim mengajak mereka untuk duduk menikmati musik yang tersedia di sana.
Kalau di Jakarta, mereka memakai alat musik lengkap yang di gunakan para pemain band, tetapi di Medan mereka hanya menggunakan keyboard dan itu lebih dari cukup untuk memeriahkan suasana di sana.
Mereka duduk di tempat yang telah di sediakan pengurus wisata. Mereka menikmati suguhan musik yang mengalun indah.
Penyanyi bernyanyi sambil berjalan mendekat ke arah mereka. Saat sudah di depan mereka, penyanyi itu menarik tangan Alfian untuk ikut berjoget ria.
Alfian berjoget bersama penyanyi dan beberapa pengunjung lain nya. Reno tidak mau ketinggalan, Ia pun ikut menyusul Alfian dan ikut berjoget bersama.
Melihat kedua teman nya berjoget dengan senang nya, Fabian bangkit dan menarik tangan Ririn untuk ikut berjoget bersama.
Selesai lagu nya berputar, penyanyi mempersilahkan pengunjung untuk bernyanyi dan berjoget bersama di atas panggung.
Saat Alfian ingin mengambil mic, tiba tiba Vita sudah menyambar mic yang ada di tangan penyanyi itu.
Vita langsung memberitahukan kepada pemain keyboard lagu apa yang akan Ia nyanyikan. Setelah itu, Vita menyuruh Ayu dan Vira untuk gabung di atas Panggung.
Vita mulai berjoget saat musik mulai berdendang. Alfian dan yang lain nya melongo melihat Vita berjoget. Alfian dengan sigap menyuruh Halim memvideokan mereka di atas panggung.
__ADS_1
*maafkanlah sayang kembalilah sayang
aku masih cinta kepadamu
aku lagi bete beib
aku lagi sensi
jangan rayu-rayu
aku lagi males pacaran
aku lagi ogah beib
aku lagi ilfil
gara-gara kamyu
aku lagi males bercinta
aku lagi bete beib
aku lagi sensi
jangan rayu-rayu
aku lagi males pacaran
aku lagi ogah beib
aku lagi ilfil
gara-gara kamyu
aku lagi males bercinta
kemarin ku cinta kamunya bertingkah
kamu tega selingkuh dariku
kemarin ku sayang kamunya sok ganteng
syakit syakit kau duakan
gak ada waktu beib gak ada waktu
maafkanlah sayang kembalilah sayang
aku masih cinta kepadamu
aku lagi bete beib aku lagi sensi
jangan rayu-rayu aku lagi males pacaran
aku lagi ogah beib aku lagi ilfil
gara-gara kamyu aku lagi males bercinta
kemarin ku cinta kamunya bertingkah
kamu tega selingkuh dariku
kemarin ku sayang kamunya sok ganteng
syakit syakit kau duakan
kemarin ku cinta kamunya bertingkah
kamu tega selingkuh dariku
kemarin ku sayang kamunya sok ganteng
syakit syakit kau duakan
gak ada waktu beib gak ada waktu
dulu kamyu selingkuhin aku
__ADS_1
gak ada waktu beib gak ada waktu
dulu kamyu ngeduain aku gak ada waktu beib
(Gak ada waktu beib, Ghea Youbi*)
Vita terus berjoget sambil bernyanyi, Ia ingin menghilangkan beban fikiran nya dan menikmati waktu liburan nya.
Setelah selesai bernyanyi dan berjoget, Vita turun dari panggung dan duduk kembali di kursi nya di ikuti teman teman nya yang lain.
Alfian menghampiri Halim dan meminta di kirim kan video tadi. Setelah video terkirim ke ponsel nya, Alfian langsung mengirimkan Video tersebut ke seseorang. Lalu, kembali bergabung dengan teman teman nya yang lain.
" Ternyata momsky bisa juga ya joget begitu, " ucap Fabian dengan nafas masih tersengal karena habis berjoget.
" Bisa, cuma memang jarang saja seperti itu. Lagi pula, ini lagi masa liburan kita, jadi gue mau menikmati nya dan menghilangkan beban fikiran di otak gue, " balas Vita sambil menyeka keringat nya.
" Gitu dong, nikmati waktu liburan kita, jangan bersedih terus, " ucap Ayu.
Vita tersenyum dan mengangguk. Ia merasa sedikit lega setelah bernyanyi dan berjoget bersama teman teman nya.
****
Randy sedang duduk bersama Ilham dan rita di Ruang keluarga. Rita sedang menonton tv, sedangkan Ilham dan Randy sedang membicarakan bisnis.
Randy meminta papi nya untuk membantu kembali di perusahaan selama diri nya dan Rei pergi ke Medan. Hanya dua hari saja mereka di sana, tapi tetap saja pekerjaan mereka banyak sekali. Jadi, mau gak mau Randy meminta papi nya menghandle perusahaan sementara waktu.
Saat sedang membicarakan pekerjaan nya bersama Ilham, ponsel Randy berdering. Randy mengambil ponsel nya di atas meja lalu melihat di layar ada satu pesan masuk.
Segera Randy buka pesan itu dan ternyata sebuah video. Randy kaget setengah mati dan Mata nya membelalak saat Video itu berputar. Ponsel nya sampai terjatuh dari tangan nya karena terkejut.
Ilham mengernyitkan kening nya melihat Randy syok setelah membaca pesan. Ia mengambil ponsel Randy yang terjatuh dan melihat nya.
Ilham pun kaget setelah melihat Video itu, tetapi sesaat kemudian Ia tersenyum dan menghampiri istri nya.
Rita merasa kesal karena diri nya terganggu saat menonton sinetron kesayangan nya. Ia memarahi suami nya itu dan kembali menonton sinetron. Tapi, dengan sigap Ilham mengarahkan ponsel Randy tepat di depan wajah istri nya. Ia menyuruh istri nya untuk melihat video itu dulu baru nanti lanjut nonton sinetron.
Dengan perasaan kesal, Rita mengambil ponsel Randy dan melihat video itu. Seperti Randy dan Ilham, Rita juga terkejut melihat video itu. Tapi, kemudian Rita tersenyum dan melanjutkan menonton video dari ponsel Randy.
Rita dan Ilham menonton video itu sampai selesai, lalu menyerahkan kembali ponsel Randy.
" Rand, kenapa wajah mu begitu?, " tanya Rita setelah selesai menonton video.
" Randy syok mi. Apa benar yang di video itu istri Randy?, " tanya Randy balik.
" Iya benar itu Vita. Lalu kenapa kalau itu Vita?, " tanya Rita.
" Wah, ternyata dia happy banget ya di sana sampai nyanyi sambil joget. Memang nya dia penyanyi dangdut. Tega banget dia happy di sana, sementara di sini aku menderita, " ucap Randy kesal.
" Sudah lah jangan kesal kesal. Biarkan Vita menikmati masa liburan nya di sana, " balas Rita.
Randy mendengus kesal. Di sini, diri nya menderita karena rindu berat, tidur saja pun gak nyenyak, eh istri nya di sana happy nyanyi sambil berjoget.
" Vita, lihat saja kamu ya. Setelah pulang ke rumah, aku kasih hukuman yang berat untuk kamu, " ucap Randy lalu menyeringai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1
Hari ini sudah up dua episode, besok kita lanjut lagi ya akak. Saya usahakan besok bisa up lebih dari hari ini.
Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak.