Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 62


__ADS_3

Sesampai nya di dalam kamar, Randy langsung merebahkan Vita di atas tempat tidur. Setelah itu, Ia juga ikut merebahkan tubuh nya di samping Vita dan memeluk erat tubuh Vita.


" Mas, kenapa aku di bawa kembali ke kamar?, " tanya Vita bingung.


" Istirahat lah, " jawab Randy yang semakin erat memeluk Vita.


" Tapi kan, aku mau menonton film korea bareng mami, " ucap Vita yang masih bingung kenapa diri nya di bawa kembali ke kamar.


" Mulai sekarang, kamu dan mami gak di izinkan lagi menonton film Korea, " balas Randy.


" Loh, kenapa mas?, " tanya Vita yang semakin bingung.


Randy melepaskan pelukan nya, kemudian memiringkan tubuh nya menghadap Vita dan menopang kepala nya dengan sebelah tangan nya.


" Kalau aku bilang gak boleh ya gak boleh. Jangan membantah, " ucap Randy tegas.


" Iya, tapi kenapa mas? Aku kan ingin tau alasan nya, kenapa tiba tiba dilarang menonton lagi, " tanya Vita yang mulai merasa kesal.


" Haissss, suami mana yang tahan melihat istri nya memuji ketampanan pria lain tepat di hadapan nya. Apakah, aku dan papi tidak cukup tampan sampai kamu dan mami memuji mereka di hadapan kami?, " balas Randy geram.


Vita tertawa terbahak bahak mendengar jawaban Randy. Ia gak menyangka suami dan mertua laki laki nya cemburu, saat diri nya dan mertua perempuan nya memuji aktor tampan yang berasal dari Korea Selatan tersebut.


" Ya ampun, ternyata suami ku tersayang sedang cemburu, " ledek Vita sambil menjepit hidung Randy.


" Siapa juga yang cemburu. Aku hanya gak suka mendengar kamu memuji ketampanan pria lain, " elak Randy sambil melepaskan tangan Vita yang menjepit hidung nya.


" Yakin, gak cemburu?, " goda Vita.

__ADS_1


" Cihh " cibir Randy.


Vita kembali tertawa terbahak bahak. Lalu setelah itu, Vita mendekati Randy dan memeluk erat tubuh Randy. Vita menenggelamkan wajah nya di dada bidang suami nya dan mencium aroma tubuh suami nya dengan begitu dalam.


Setelah itu, Vita melepaskan pelukan nya dan ikut memiringkan tubuh nya menghadap Randy dan menyanggah kepalanya dengan sebelah tangan nya. Lalu, Vita mengelus lembut pipi suami nya.


" Mau setampan apapun pria di luar sana, tetap gak ada yang bisa menandingi ketampanan dari suami ku ini. Meskipun aku memuji mereka, itu hanya lah sebatas rasa kagum fans terhadap idola nya, gak lebih. Bagi ku, kamu adalah separuh jiwa ku, hidup ku dan gak ada yang bisa menggantikan diri mu didalam hidup ku. Aku.. aku mencintai mu, " ucap Vita tulus dan dengan tatapan penuh cinta.


Jantung Randy berdegub sangat kencang mendengar pernyataan cinta dari Vita. Ia gak menyangka, bahwa Vita sekarang mencintai nya. Randy berfikir, bahwa sampai kapan pun yang akan di cintai Vita hanya lah Alfian dan menganggap pernikahan mereka hanya lah sebuah hubungan yang saling menguntungkan. Tapi, ternyata fikiran nya salah.


" Apa benar, dia sekarang mencintai aku? Apakah rasa cinta nya untuk laki laki itu benar benar udah hilang? Berarti, saat ini yang ada di hati nya hanya ada nama ku?, " pertanyaan pertanyaan itu terus berputar di dalam otak Randy.


" Aku sadar mas, saat ini yang kamu cintai hanya mbak Clara. Tapi, bolehkah aku berusaha untuk bisa membuat mu mencintai ku juga? Meskipun, gak sebesar cinta mu untuk nya. Namun, sekecil apa pun rasa cinta mu untuk ku, itu udah sangat membuat ku merasa bahagia. Jadi, izinkan lah aku untuk bisa membuat mu mencintai ku, " pinta Vita dengan tatapan sendu.


Randy gak tau harus menjawab apa. Ia gak mungkin menolak permintaan Vita. Tapi, Randy juga gak ingin menyakiti perasaan Vita jika suatu saat diri nya tetap gak bisa mencintai Vita. Dengan berat hati, Ia mengiyakan permintaan Vita.


Saat vita memeluk tubuh Randy, Randy refleks membalas pelukan vita dan mencium puncak kepala Vita berkali kali.


Entah kenapa, Randy merasa diri nya sangat bahagia saat melihat Vita bahagia. Begitu juga sebaliknya, saat Vita menangis atau terluka, Diri nya juga ikut merasakan sakit.


Randy tersenyum bahagia dan mempererat pelukan nya bersama Vita.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Iklan dikit:


Readers : Thor, kami semua gak rela Vita jatuh cinta duluan sama Randy.


Author : Lah, kok protes nya sama gue. Kan, yang punya hati si Vita. Tanya aja sana sama yang punya hati.


Readers : Memang sih yang punya hati si Vita, tapi yang buat cerita nya kan lo thor. Gimana sih lo thor?.


Author : Oh iya, gue lupa. Hahahaha.


Readers : Gggrrrrr.


Author : Kabuuurrrr.

__ADS_1


Like nya jangan cuma di akhir episode aja ya akak.


__ADS_2