
Clara sudah tiba di restoran dan bergabung dengan teman teman se tim nya. mereka mengobrol santai dan bercanda tawa sebelum makanan yang mereka pesan datang.
Setelah lima belas menit menunggu, pesanan mereka datang dan dengan segera pelayan restoran menghidangkan pesanan pesanan mereka di atas meja.
Mereka mulai memakan makanan yang ada di hadapan mereka. Mereka sangat menikmati semua hidangan, termasuk Clara. Clara makan dengan lahap nya karena memang hidangan nya terasa sangat lezat.
Saat semua sedang menikmati hidangan nya, mereka di kejutkan dengan suara jeritan Clara yang tiba tiba merasakan gatal di tubuh nya.
" Akkhhhh, gatal sekali, " Pekik Clara sambil menggaruk garuk tubuh dan wajah nya yang sudah memerah.
Semua panik karena hampir semua tubuh dan wajah Clara memerah.
" Clara, kamu kenapa?, " tanya Claudia khawatir.
" Gatal sekali. Tolong bawa aku ke rumah sakit, " pinta Clara sambil menggaruk garuk tubuh dan wajah nya.
Nafas Clara sudah tersengal karena tenggorokan nya mulai tertutup akibat alergi nya yang kambuh. Claudia yang melihat itu langsung membawa Clara ke rumah sakit.
Selama di perjalanan, Clara terus saja menggaruk garuk tubuh dan wajah nya. sampai sampai tangan dan wajah nya berdarah akibat kuku kuku nya yang panjang.
Setelah tiba di rumah sakit, Clara langsung di tangani oleh dokter. Claudia dan yang lain nya menunggu di luar ruangan dengan raut wajah yang khawatir.
Lima belas menit kemudian dokter keluar dari ruangan. Claudia langsung menghampiri dokter dan menanyakan keaadaan Clara.
" Dokter, bagaimana keadaan nya?, " tanya Claudia.
" Pasien baik baik saja. Beruntung karena kalian cepat membawa nya ke sini, jika terlambat sedikit bisa berakibat fatal, " jawab dokter.
" Sebenarnya, ada apa dengan nya dok? Tadi kami semua sedang makan malam dan tiba tiba saja dia menjerit karena merasakan gatal di seluruh tubuh nya, " tanya Claudia penasaran.
" Pasien alergi seafood. Apa pasien tadi makan seafood?, " tanya dokter balik.
" Tidak dok. Dia tidak makan makanan yang ada seafood nya, " jawab Claudia.
" Begitu ya. Kalau begitu nanti kami akan melakukan pemeriksaan kembali untuk memastikan apakah pasien alergi makanan lain, " balas dokter.
" Boleh kami melihat nya?, " tanya Claudia.
" Nanti saja setelah berada di ruang rawat inap. Sekarang, kami sedang menyiapkan pemindahan nya ke ruang rawat inap. Kalau begitu, saya permisi, " jawab dokter lalu pamit dan pergi meninggalkan Claudia dan yang lain nya.
Mereka semua mengangguk dan kembali duduk di kursi sambil menunggu Clara di pindah kan ke ruang rawat inap. Sementara Alexa, Catherine dan Elise berjalan sedikit menjauh dari yang lain nya.
" Aku merasa puas sekali, " ucap Alexa.
" Aku juga puas. Kalian lihat tadi kan, Wajah dan tangan nya sampai berdarah darah. Untuk sementara, dia gak akan bisa melakukan pemotretan " timpal Catherine.
" Begini saja kalian sudah puas. Kalau aku masih belum puas sampai dia keluar dari agency kita. " ucap Elise lalu tersenyum sinis ke arah Catherine dan Alexa.
" Jadi, kamu akan melakukan apa lagi setelah ini?, " tanya Alexa penasaran.
" Nanti akan aku kasih tau rencana selanjutnya. Untuk sekarang, kita biarkan dia istirahat, " jawab Elise.
__ADS_1
" Baiklah, " jawab Catherine dan Alexa berbarengan.
Mereka kembali bergabung dengan teman teman yang lain karena gak ingin ada yang mencurigai mereka.
Setelah beberapa saat, Clara sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Ia sedang tertidur karena pengaruh obat. Claudia menyuruh yang lain untuk pulang dan beristirahat. Claudia sendiri yang akan menjaga Clara sebagai bentuk tanggung jawab nya sebagai atasan, karena Ia tau kalau Clara hanya tinggal sendiri di Paris.
Semua menuruti perintah Claudia. Mereka membubarkan diri dan pulang ke rumah masing masing.
Saat menunggu Clara, Claudia mendengar ponsel Clara berdering. Ia segera mencari ponsel Clara di dalam tas dan setelah mendapatkan nya, Claudia langsung menjawab panggilan di ponsel Clara.
Terdengar suara laki laki di seberang telepon yang terdengar panik saat Claudia mengatakan pemilik ponsel ini masuk rumah sakit. Claudia langsung memberitahukan nama rumah sakit di mana Clara di rawat, saat laki laki itu bertanya. Setelah itu, panggilan telepon langsung terputus.
Claudia kembali memasukkan ponsel Clara ke dalam tas. Setelah itu, Ia berjalan ke arah sofa dan mendudukkan diri nya di sana.
Setelah tiga puluh menit, Alex tiba di ruangan di mana Clara di rawat. Ia terlihat panik dan khawatir. Alex langsung mencium kening Clara dan duduk di kursi yang ada di samping ranjang pasien. Ia genggam tangan Clara dan menciumi nya.
Claudia bangkit dan menghampiri Alex yang duduk di kursi sambil terus menggenggam tangan Clara.
" Maaf, apa anda yang tadi menelpon?, " tanya Claudia.
" Iya benar itu saya. Kalau boleh saya tau dia kenapa? Tadi saat berangkat ke restoran baik baik saja, tapi kenapa sekarang begini, " tanya Alex.
" Dokter mengatakan dia alergi seafood. Tapi, jelas jelas tadi dia tidak makan makanan yang ada seafood nya. Dokter bilang akan kembali melakukan pemeriksaan ulang untuk diri nya, " jawab Claudia.
" Alergi seafood, " beo Alex.
" Ahhh kalau begitu terima kasih karena telah menjaga Clara. Sebaiknya, anda pulang biar saya yang akan menjaga Clara di sini, " ucap Alex.
" Sama sama. Kalau begitu, saya pamit pulang, " balas Claudia lalu pergi meninggalkan ruangan Clara.
Malam ini, Alex tidur di rumah sakit demi menjaga Clara. Ia ingin berada di samping Clara saat Clara bangun besok pagi. Ia pun tertidur di kursi sambil terus menggenggam tangan Clara.
****
Esok pagi nya Clara terbangun dan perlahan membuka mata nya. Ia melihat ke sekeliling ruangan lalu mata nya berhenti saat melihat Alex tertidur di kursi yang ada di samping ranjang nya sambil menggenggam tangan nya.
" Alex, " Panggil Clara.
Alex terbangun dan melihat Clara yang sedang tersenyum ke arah nya.
" Sayang, kamu sudah bangun? Mana yang sakit sayang? Kamu tau aku khawatir sekali saat mendengar kamu masuk rumah sakit, rasa nya jantung aku berhenti berdetak, " ucap Alex khawatir.
" Aku tidak apa apa Lex. Tapi, kenapa kamu bisa tau aku di sini?, " tanya Clara.
" Aku menghubungi ponsel mu dan saat panggilan ku terjawab, teman kamu kasih tau aku kalau kamu masuk rumah sakit. Aku langsung tanya kamu di rawat di rumah sakit mana, dan segera menuju ke sini, " jawab Alex.
" Maaf ya, aku sudah merepotkan mu menjaga aku di sini, " ucap Clara merasa bersalah.
" Tidak sayang, jangan berkata seperti itu. Aku senang bisa merawat mu dan aku tidak merasa di repotkan karena hal ini, " balas Alex.
" Terima kasih ya Lex, " ucap Clara.
__ADS_1
" Sama sama. Sekarang, kamu mau sarapan apa biar aku suruh pelayan di rumah siapkan untuk mu. Aku tau, pasti kamu tidak suka kan makanan rumah sakit?, " tanya Alex.
" Tidak perlu Lex, aku makan makanan rumah sakit saja, " tolak Clara.
" Yasudah kalau kamu mau begitu, " ucap Alex lalu mencium kening Clara.
Dokter masuk ke dalam ruangan Clara untuk memeriksa keadaan Clara. Dokter bertanya banyak hal kepada Clara tentang makanan apa saja yang membuat nya alergi dan apa saja yang tadi malam Ia konsumsi. Clara menjawab semua pertanyaan dokter dan suster mencatat semua nya.
Alex juga bertanya kepada dokter tentang proses penyembuhan Clara. Ia ingin Clara segera sembuh dan segera keluar dari rumah sakit.
Dokter mengatakan kemungkinan Clara bisa pulang dua sampai tiga hari lagi. setelah itu, dokter dan suster pamit undur diri dari ruangan Clara.
Setelah dokter pergi, Alex menyuapi Clara bubur yang baru saja di antarkan oleh petugas pengantar makanan rumah sakit.
" Lex, setelah menyuapi ku sebaik nya kamu pulang dan bersiap siap pergi ke kantor, " ucap Clara di sela sela makan.
" Aku tidak akan pergi ke kantor. Aku akan menemani mu sampai kamu keluar dari rumah sakit, " balas Alex.
" Lex, aku gak mau ada masalah dengan pekerjaan mu karena mengurus aku di sini. Aku bisa jaga diri sendiri, lagi pula ada suster yang bisa membantu ku, " ucap Clara.
" Aku gak bisa biarkan kamu sendirian sayang. Aku juga gak akan tenang bekerja kalau kamu sendiri di sini, " balas Alex.
" Aku tidak apa apa, percaya lah. Kamu harus pergi ke kantor ya, " paksa Clara.
Alex menghela nafas nya dengan berat. Bagaimana Ia bisa meninggalkan Clara sendiri di rumah sakit tanpa ada yang menjaga dan menemani.
" Baiklah, aku akan pergi ke kantor. Tapi, nanti aku akan minta pelayan wanita di rumah untuk datang ke sini menemani dan menjaga mu selama aku di kantor. Dan tidak ada bantahan lagi, " ucap Alex tegas.
" Iya sayang, terserah kamu saja, " balas Clara.
Sekarang, Alex bisa bernafas lega karena akan ada yang menjaga Clara. Setelah itu, Ia terus menyuapi Clara sampai bubur yang ada di mangkok habis.
Alex pamit kepada Clara untuk pulang dan meminta pelayan untuk segera datang ke rumah sakit. Sebelum pergi, Alex mencium kening Clara cukup lama, rasa nya Ia enggan sekali meninggalkan Clara sendiri di rumah sakit. Setelah itu, Ia pergi meninggalkan ruang rawat Clara.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.
Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak.