Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 42


__ADS_3

Randy masuk kembali ke kamar nya setelah selesai bersih bersih. Kini, Ia terlihat lebih fresh.


Saat memasuki kamar, Randy gak melihat Vita. Ia melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi.


Randy mengetuk pintu nya, berfikir mungkin Vita masih mandi.


Tok.. Tok.. Tok..


" Vit, kamu di dalam?, " tanya Randy.


" Iya mas tunggu sebentar, aku masih pakai baju, " jawab Vita dari dalam kamar mandi.


" Baiklah, " balas Randy.


Randy melangkah ke tempat tidur dan duduk bersandar di punggung tempat tidur. n


Namun sebelum nya, Ia mengambil handphone nya yang Ia letakkan di atas meja kecil di kamar nya.


Seharian ini, Randy gak mengecek handphone nya. Terlihat, banyak sekali panggilan tidak terjawab dari Clara. Randy menelpon Clara kembali.


Tut.. Tut.. Tut..


" Masih ingat sama aku?, " ucap Clara ketus saat panggilan tersambung.


" Sayang, jangan ngambek dong. Maaf, tadi handphone nya aku tinggal di kamar. Dan ini, baru aja aku mengecheck nya, " balas Randy manja.


" Tau lah yang lagi happy sama istri nya, lupa sama aku, " sindir Clara.


" Jangan ngomong gitu dong sayang. Aku nikah juga karena keinginan kamu. Apa kamu lupa itu?, " balas Randy.


" Yaudah iya sayang. Aku cuma cemburu dia bisa dekat dengan mu, sementara aku jauh dari mu. Aku takut, kamu jatuh cinta dengan dia dan melupakan aku, " ucap c


Clara dengan nada sedih.


" Jangan cemburu ya sayang. Meskipun selalu dekat dengan nya, aku gak akan mungkin jatuh cinta dengan nya. Di hati ku, hanya ada kamu, " balas Randy.


" Iya, aku percaya sayang. Yaudah, kamu istirahat ya. Pasti kamu lelah kan?, " ucap Clara.


" Yaudah sayang, aku istirahat dulu ya. Love you, miss you, " ucap Randy.


" Love u more and miss you too, " balas Clara.


Randy mengakhiri panggilan telpon nya bersama Clara, lalu meletakkan kembali handphone nya di atas meja.


Randy merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur. Ia melihat ke arah pintu kamar mandi, namun masih aja tertutup rapat.


" Kenapa lama sekali pakai baju? Yaudah lah, aku tidur duluan, " gumam Randy.

__ADS_1


Randy memiringkan badan nya membelakangi kamar mandi. Gak butuh waktu lama, Ia tertidur sambil memeluk guling.


Sebenarnya, Vita udah selesai memakai baju dan ingin keluar. Namun, saat pintu terbuka sedikit, Ia mendengar Randy sedang menelpon Clara. Jadi, Ia urungkan untuk keluar kamar mandi.


Hati nya sakit saat mendengar Randy mengatakan, bahwa Randy gak mungkin bisa mencintai Vita karena hati nya hanya ada nama Clara.


Sakit, sungguh sakit hati nya mendengar lelaki yang kini berstatus suami nya sedang bermesraan dengan wanita lain di telepon. Meskipun, diri nya gak mencintai Randy. Tetapi, mendengar suami bermesraan dengan wanita lain, istri mana yang gak sakit hati nya.


Vita menguatkan diri nya, Ia gak boleh lemah dengan keadaan. Diri nya menikah dengan Randy juga demi keselamatan sahabat dan teman teman nya. Itu yang penting untuk nya.


Sejak awal, memang lelaki yang saat ini sudah menjadi suami nya memang milik wanita lain. Jadi, mau gak mau saat ini Ia harus menguatkan hati nya saat mendengar kata kara mesra Randy untuk Clara, sampai Ia bisa membuat Randy jatuh cinta pada nya dan melupakan Clara.


Vita membuka kembali pintu kamar mandi dan mengintip. Ternyata, Randy udah tidur. Vita melangkahkan kaki nya keluar dari kamar mandi.


Vita menuju ke meja rias dan duduk di sana. Ia menyisir rambut nya agar besok pagi saat bangun rambut nya gak terlalu kusut.


Setelah selesai, Vita melangkah ke tempat tidur dan merebahkan tubuh nya di samping Randy. Ia memiringkan tubuh nya ke arah Randy.


Vita memperhatikan wajah Randy seksama, Ia tersenyum.


" Tampan nya suami ku. Apa aku bisa, membuat mu jatuh cinta kepada ku mas? "


Setelah puas memperhatikan wajah Randy, Vita membalikkan tubuhnya membelakangi Randy sambil memeluk guling dan memejamkan mata nya. Tak berapa lama, Ia tertidur karena memang badan nya sungguh sangat lelah.


*************


Aarrgggghhhh.


Vita menjerit dan langsung membalikkan badan nya tanpa melihat siapa yang memeluk nya, Vita langsung menendang lelaki yang berani berani nya memeluk diri nya.


Buugghhh.


Randy terjatuh ke lantai dalam sekali tendangan. (Mantap banget tendangan kamu vit 😆 Anggap aja ya, balasan untuk Randy yang malam nya habis mesra mesraan dengan clara 😈).


Aarrgghhhhh.


" Vitaaaaa, " jerit Randy kesal sambil mengelus bokong nya yang sakit.


" Hahhh, mas Randy?, " Vita terkejut karena lelaki yang Ia tendang adalah suami nya sendiri. Vita langsung bangkit menghampiri Randy.


" Maaf mas, maaf, " ucap Vita sambil membantu Randy berdiri dan duduk di tepi tempat tidur.


" Kamu apa apaan sih, main tendang aja. Mau jadi istri durhaka ya?, " ucap Randy kesal.


" Ishhh, maaf mas. Aku kan biasa nya tidur sendiri, jadi belum terbiasa. Apalagi, pas bangun tidur, mas sedang peluk aku, " jawab Vita merasa bersalah.


" Yaudah, aku maafin. Tapi, lain kali awas kamu berani tendang aku begini. Aku kasih kamu hukuman, " balas Randy.

__ADS_1


" Iya mas, gak ada lain kali deh. Aku kan gak mau jadi istri durhaka, " jawab Vita.


" Bagus lah. Yaudah, mau kamu dulu yang mandi atau aku? Atau mau mandi bareng?, " ucap Randy menggoda sambil menaik turun kan alis nya.


" Ogahhhh, " jawab Vita lalu langsung menyambar handuk dan berlari masuk ke kamar mandi.


Randy terkekeh melihat tingkah Vita. Ia kembali merebahkan tubuh nya di tempat tidur sambil menunggu Vita selesai mandi.


Lima belas menit kemudian, Vita telah selesai mandi. Ia mengeringkan badan nya dengan handuk. Namun, Ia teringat lupa membawa baju ganti karena tadi langsung berlari kekamar mandi.


Vita membuka sedikit pintu kamar mandi dan melihat Randy sedang tertidur. Ia keluar dengan sedikit berjingkat agar tidak membangunkan Randy.


Perlahan, Vita membuka lemari dan mengambil baju nya. Namun saat ingin menutup pintu lemari, tiba tiba aja Randy memeluk nya dari bekakang.


" Arrggghhh, "jerit Vita karena terkejut dan menjatuhkan baju yang Ia pegang.


" Kamu itu suka sekali ya menjerit, " ucap Randy yang masih memeluk Vita.


Tubuh Vita menegang karena Randy memeluk nya. Terlebih, saat ini Ia hanya mengenakan handuk. Randy tersenyum dengan reaksi Vita. Dalam hati nya, menjahili istri gak dosa kan ya. Hehehe.


Randy mencium bahu Vita, perlahan lahan naik ke leher nya. Vita semakin tegang dan mulai gemetar. Tiba tiba, Randy menghentikan aksinya.


" Shiittt. Niat nya ngerjain dia, tapi kenapa aku yang tegang. Argghhh, menyebalkan, " batin Randy.


Randy melepas pelukan nya dan langsung mengambil handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi. Ia mencoba untuk menghilangkan hasrat nya. Sementara, Vita masih mematung di tempat mencerna yang baru aja terjadi.


Sesaat, Vita tersadar dan langsung mengambil baju nya yang terjatuh di lantai dan buru buru memakai nya sebelum Randy keluar dari kamar mandi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2