Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 53


__ADS_3

Randy terus memijit kepala Vita dengan lembut. Perhatian kecil yang diberikan Randy membuat Vita merasa bahagia.


Jika gak ada perjanjian itu, udah pasti hal ini akan membuat Vita lebih bahagia karena memiliki suami yang sangat sempurna di mata nya.


" Udah gak pusing lagi?, " tanya Randy lembut lalu menurun kan tangan nya


" Emm, udah mas. Terima kasih, " balas Vita tersenyum kikuk, sebab Ia memukul kepala nya bukan karena pusing tapi otak nya yang mesum.


" Sekarang kamu siap siap, kita pergi makan. Aku gak mau kamu sakit, " ucap Randy lalu berdiri dan berjalan menuju pintu kamar.


Vita ikut berdiri dan berjalan mengikuti Randy. Tiba tiba aja, Vita memeluk Randy dari belakang, membuat Randy berhenti berjalan.


Vita semakin mengeratkan pelukan nya. Saat ini, Ia mengakui jika Ia mulai menyukai Randy. Perhatian kecil, sentuhan lembut, bahkan perdebatan kecil diantara mereka, telah meluluhkan pertahanan hati Vita.


Randy melepaskan pelukan Vita dan berbalik menghadap Vita. Vita menundukkan kepala nya, Ia merasa malu karena tiba tiba memeluk Randy.


Randy mengelus pipi kiri Vita dengan tangan kanan nya, lalu mengangkat wajah Vita yang sekarang udah terlihat memerah malu. Randy tersenyum dan mengecup lembut kening Vita lalu memeluk nya dengan erat.


Vita membalas pelukan Randy dan menenggelamkan wajah nya di dada bidang suami nya. Ia merasa bahagia, meskipun Randy belum mencintai nya, setidak nya Randy gak menghindar dari nya.


Randy melepaskan pelukan nya, dan kembali menyuruh Vita untuk bersiap siap. Lalu, Randy berjalan keluar kamar dan menunggu di ruang tamu.


Vita bersiap siap. Ia memakai tas sekolah nya dan memasukkan seragam sekolah nya serta pakaian kerja Randy kedalam paper bag. Lalu, menyusul Randy yang sedang berada di ruang tamu.


Vita dan Randy segera keluar rumah dan tak lupa mengunci pintu rumah, lalu masuk ke dalam mobil. Randy segera mengendarai mobil nya menuju mall milik nya untuk makan di restoran seafood langganan nya.


****


Kini Randy dan Vita telah berada di restoran. Setelah memesan makanan, Vita memperhatikan Randy yang sedari tadi sibuk dengan handphone nya.


Karena tadi keluar kantor terburu buru untuk mencari Vita, Randy gak sempat mengabari Siska maupun Rei. Bahkan, panggilan dari Siska yang berulang kali, gak di angkat Randy.


Vita merasa bersalah karena diri nya, Randy harus meninggalkan pekerjaan nya.


" Mas, maafin aku ya. Karena aku, kamu harus tinggalin pekerjaan mu, " ucap Vita.


Randy mengalihkan pandangan nya dari handphone dan menatap Vita, Ia mengelus lembut kepala Vita dan tersenyum.


" Gak apa apa, aku juga salah. Tapi, lain kali jangan begitu lagi. Aku khawatir cari kamu kemana mana, " balas Randy.


" Iya mas. Aku janji, apapun yang terjadi, aku gak akan lari dari kamu, " janji Vita.


Obrolan mereka terhenti karena pelayan datang membawa pesanan mereka. Setelah selesai meletakkan semua pesanan diatas meja, pelayan pamit. Randy dan Vita mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka.

__ADS_1


Mereka makan dengan lahap, sambil sesekali mengobrol ringan. Karena sejak siang mereka belum makan, jadi gak butuh waktu lama, mereka menghabiskan semua makanan yang ada di depan mereka.


Setelah selesai makan, Vita mengajak Randy ke supermarket untuk membeli kebutuhan dapur dan barang pribadi mereka. Tak lupa pula, cemilan untuk teman teman nya saat lusa mereka akan belajar bersama.


Randy mengiyakan ajakan Vita. Lalu, setelah membayar bill, mereka langsung menuju supermarket. Selama perjalanan ke supermarket, Randy terus menggenggam erat tangan Vita,nmembuat Vita merasa bahagia.


****


Randy merasa sangat lelah menemani Vita belanja. Ia baru tau, ternyata menemani wanita belanja akan sangat menguras energi nya. Bahkan, lebih banyak dari pada saat Ia bekerja.


Dulu, Randy gak pernah menemani Clara belanja. Ia hanya memberikan kartu kredit nya dan Clara selalu berbelanja sendiri sepuas nya. Bahkan Randy selalu menolak menemani Ziya atau pun mami nya, saat mereka meminta di temani belanja.


Udah satu jam setengah, mereka berputar putar di dalam supermarket. Karena supermarket yang ada di dalam gedung mall milik Randy sangat lengkap, membuat Vita senang. Ia bisa membeli semua barang yang di butuhkan di dalam supermarket itu. Bahkan, troli yang di dorong Randy udah terisi penuh. Namun, Vita masih mengajak Randy untuk membeli barang barang yang lain.


Randy menarik tangan Vita dan meminta nya untuk berhenti. Ia merasa, jika Vita


gak di hentikan, maka seluruh jenis yang ada di supermarket ini akan berpindah ke rumah nya..


" Vit, udah dong berhenti. Lihat ini, troli nya juga udah penuh. Lagi pula, aku juga udah sangat lelah satu setengah jam muterin supermarket ini, " pinta Randy memelas.


Vita menoleh ke arah Randy, saat Ia sedang memilih buah buahan. Terlihat jelas, banyak bulir bulir keringat di kening Randy dan baju randy yang udah basah karena keringat. Meskipun ruangan ber ac, tetapi berjalan begitu lama membuat Randy bermandikan keringat.


Vita menyeka keringat di kening Randy. Ia tersenyum lucu melihat suami nya yang udah bermandikan keringat.


Randy mengangguk lalu Vita kembali memilih buah apa aja yang akan di beli nya. Setelah selesai, mereka berjalan menuju kasir.


Setelah mengantri cukup panjang di kasir, kini giliran mereka tiba. Randy membantu Vita mengeluarkan belanjaan dari troli untuk di scan penjaga kasir. Setelah selesai, Randy mengeluarkan kartu kredit nya dan memberikan kepada penjaga kasir. Setelah selesai transaksi pembayaran nya, mereka bergegas meninggalkan meja kasir.


Saat Randy dan Vita baru beberapa langkah menjauh dari meja kasir, tiba tiba aja ada yang memanggil Vita dari belakang, membuat langkah Randy dan Vita terhenti.


Mereka menoleh ke belakang ke arah suara itu berasal. Terlihat, seorang laki laki menghampiri mereka.


Setelah sampai di depan Randy dan Vita, laki laki itu mengatur kembali nafas nya yang sedikit tersengal karena berjalan cukup cepat, bahkan bisa di bilang berlari kecil.


Vita memperhatikan laki laki yang ada di depan nya. Sekilas, Ia merasa mengenal nya. Namun, Ia lupa siapa laki laki ini.


" Hai vit, masih ingat aku? " tanya laki laki itu dengan nafas yang masih sedikit tersengal.


" Emm maaf, kamu siapa ya?, " tanya Vita balik dengan kening yang berkerut.


" Tega kamu lupain aku. Ini aku, mas Farel, " jawab laki laki itu dengan wajah kecewa.


" Mas Farel?, " beo Vita sambil mengingat ingat siapa.

__ADS_1


" Oooo mas Farel.. Ya Allah mas, udah lama gak ketemu. Kapan mas kembali dari Amerika?, " ucap Vita heboh setelah mengingat siapa laki laki itu dan langsung memeluk nya.


Randy yang melihat Vita tiba tiba memeluk laki laki di hadapan nya itu, langsung marah dan menarik lengan Vita untuk melepaskan pelukan mereka.


" Vita, berani kamu peluk laki laki lain di hadapan aku?, " ucap Randy emosi.


" Woiii santai bro, gak usah marah marah. Lagian, siapa kamu melarangVita meluk aku?, " tanya Farel yang juga udah tersulut emosi.


" Maaf mas Randy, aku refleks. Mas farel, tolong jangan ikutan emosi ya, " ucap Vita melerai mereka.


" Mas Randy, kenalin ini mas Farel. Mas Farel ini dulu nya guru privat aku, sekaligus yang jagain aku selama ayah dan bunda sibuk kerja. Jadi, setelah pulang sekolah bunda minta mas Farel jemput aku di sekolah dan membawa aku ke panti asuhan di mana mas Farel tinggal. Setelah bunda pulang kerja, baru deh bunda jemput aku lagi di panti. Hanya aja, sewaktu aku baru masuk smp mas Farel pergi ke Amerika karena mendapat beasiswa kuliah disana. Jadi, kita gak pernah ketemu lagi sampai sekarang. Dan satu lagi, mas Farel ini udah aku anggap seperti saudara laki laki aku sendiri mas, " ucap Vita menjelaskan.


Emosi Randy sedikit mereda karena penjelasan yang di berikan Vita. Randy meminta maaf dan mengulurkan tangan nya ke arah Farel dan Farel membalas uluran tangan Randy.


" Sorry, aku gak tau siapa kamu dan hubungan kalian. Aku hanya gak suka, kalau istri aku tiba tiba meluk laki laki lain di hadapan ku, " ucap Randy.


" Aappaaa, ii..istri?, " tanya Farel terkejut.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Maaf ya akak baru bisa up.


Akak akak, yukk mari gabung di grup chat, supaya kita bisa lebih dekat dan saling mengenal ☺.

__ADS_1


Jangan lupa klik like, comment and vote nya ya akak 😘😘.


__ADS_2