Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 72


__ADS_3

PARIS, PERANCIS.


Clara sedang melakukan sesi pemotretan di studio foto tempat nya bekerja. Ia juga termasuk salah satu model terbaik di agency tempat nya bernaung. Clara selalu bekerja dengan sangat profesional membuat tim nya selalu puas dengan hasil foto diri nya.


Seperti kali ini, Clara menerima banyak pujian dari sang fotographer dan juga atasan nya. Ia merasa bahagia karena mereka semua merasa sangat puas dengan hasil foto nya. Tapi, tidak untuk rekan model wanita yang lain. Mereka merasa kesal dan marah karena Clara selalu mendapat pujian.


" Aku gak terima dia selalu di puji semua orang sampai seperti itu. Kita juga bagus, tapi kenapa kita gak pernah di puji, " ucap Cathrine kesal.


" Iya, aku juga gak terima. Ini gak adil banget, " ucap Alexa menahan emosi.


" Aku sih gak heran kenapa dia bisa menerima pujian sebanyak itu, " ucap Elise dengan tersenyum sinis.


Cathrine dan Alexa menatap Elise meminta penjelasan dari kata kata yang baru saja Ia ucapkan.


" Maksud kamu apa, Elise?, " tanya Alexa penasaran.


" Iya, maksud kamu apa? Apa ada sesuatu yang kamu ketahui tentang Clara?, " tanya Catherine yang sama penasaran nya dengan Alexa.


" Ya, aku tau sesuatu tentang dia. Dan ini benar benar berita yang wow, " jawab Elise masih dengan senyum sinis nya.


" Elise, cepat katakan apa itu. Jangan buat kami semakin penasaran, " desak Alexa.


" Ok ok, akan aku katakan sekarang. Aku merasa gak heran kenapa dia bisa mendapat pujian sebanyak itu, karena di belakang nya ada tuan Alexander Matthew Ezekiel, " ucap Elise.


" Maksud kamu tuan Alexander Ceo dari AME.CORP?, " tanya Catherine dan Alexa berbarengan.


" Yap benar. Bahkan, tadi pagi aku melihat dia turun dari mobil tuan Alex, " jawab Elise.


Catherine dan Alexa mengepalkan kedua tangan mereka menahan emosi. Mereka sangat marah karena ternyata Clara bermain curang. Selama ini mereka telah berusaha mati matian agar bisa mendapat pujian dari semua orang, tapi malah Clara yang mendapatkan nya.


" Ini gak bisa di biarkan, kita harus kasih dia pelajaran, " ucap Catherine emosi.


" Iya betul, kita harus kasih dia pelajaran biar dia gak seenak nya saja. Harus profesional dong, jangan main belakang begitu, " timpal Alexa yang juga semakin emosi.


" Aku punya ide yang bagus untuk kasih dia pelajaran. Kalian mau dengar?, " tanya Elise dengan senyum sinis nya.


" Ide apa itu?, " tanya mereka antusias.


Elise menyuruh Catherine dan Alexa mendekat, Ia membisikkan ide nya ke telinga Catherine dan Alexa. Catherine dan Alexa mendengarkan dengan seksama, sesekali mereka mengangguk kan kepala tanda mengerti. Setelah selesai membisikkan ide nya, Elise menjauh kan diri nya.


" Bagaimana, kalian setuju dengan ide ku?, " tanya Elise.


" Tapi, apa nanti kita gak akan ketahuan? Aku gak mau berurusan dengan laki laki yang kejam seperti tuan Alexander, " tanya Catherine bimbang.


" Kamu tenang saja, mereka gak akan tau kalau kita yang melakukan itu, " jawab Elise meyakinkan.


" Aku setuju. Dia harus terima balasan yang setimpal karena sudah berani berbuat curang. Aku gak peduli meskipun tuan Alexander tau, yang penting aku puas sudah balas dendam ke dia, " ucap Alexa berapi api.


" Baiklah, aku juga setuju, " ucap Catherine meskipun masih ada keraguan.

__ADS_1


" Kalau kalian sudah setuju, ayo kita laksanakan, " ucap Elise dengan senyum sinis tercetak jelas di bibir nya.


" Clara, semoga kamu menikmati setiap rasa sakit yang akan kamu rasakan nanti. Ini baru permulaan, semoga kamu bisa bertahan ya, " gumam Elise dalam hati.


Alexa, Catherine dan Elise bergabung dengan yang lain nya karena Claudia atasan mereka meminta semua orang untuk berkumpul.


" Baiklah, pertama tama saya ucapkan terima kasih atas kerja keras kalian semua. Kalian bekerja dengan sangat profesional dan semua hasil nya sangat memuaskan. Jadi, sebagai ucapan terima kasih, big bos memberikan kita hadiah makan malam tim di restoran termahal yang ada di Paris, " ucap Claudia semangat.


Semua model, fotographer, dan juga beberapa asisten bersorak riang medapatkan hadiah dari big bos mereka. Ini adalah sesuatu yang langka karena big bos mereka termasuk seseorang yang sangat sulit memberikan hadiah kepada bawahan nya.


" Kalau begitu, kita bertemu kembali nanti malam tepat jam tujuh malam. Dan sekarang, kalian boleh istirahat lebih awal dan tidak ada pemotretan lagi hari ini sebagai hadiah kedua dari big bos, " ucap Claudia.


Mereka semua semakin bersorak riang karena mendapatkan libur setengah hari. Biasa nya, mereka gak mendapatkan lembur sudah bersyukur sekali. Ini malah dapat hadiah libur kerja setengah hari, semakin bahagia lah mereka.


Semua membubarkan diri setelah Claudia pamit undur diri, kecuali Alexa, Catherine dan Elise.


" Wah, ternyata keberuntungan berpihak kepada kita. Malam ini, kita bisa langsung menjalankan rencana kita, " ucap Alexa.


" Tentu. Kesempatan gak akan datang kedua kali nya, " timpal Elise.


" Baiklah, sekarang kita pergi dari sini. Kita harus mempersiapkan nya dengan baik, agar rencana kita tidak berantakan, " ucap Elise dan di anggukin oleh Catherine dan Alexa.


Kemudian, mereka bertiga berjalan beriringan keluar dari studio foto dan meninggalkan kantor mereka menuju ke suatu tempat.


****


" Clara sayang, kamu dimana?, " teriak Alex begitu sampai di penthouse nya.


Clara yang mendengar suara Alex, segera keluar dari dalam kolam renang.


" Aku di belakang sayang, lagi berenang, " teriak Clara begitu sudah keluar dari dalam kolam renang.


Alex langsung menuju ke kolam renang menemui Clara setelah mendengar teriakan Clara. Begitu sampai, Alex langsung mencium bibir Clara dengan mesra dan tentu saja Clara menikmati ciuman dari Alex dan membalas nya.


" Sayang, kenapa kamu pulang? Apa tidak ada lagi pekerjaan di kantor?, " tanya Clara setelah selesai berciuman dengan Alex.


" Sudah aku serahkan semua nya ke asisten ku, " jawab Alex lalu menggiring Clara duduk di kursi yang ada di pinggir kolam dan memeluk nya erat.


" Jangan peluk Lex, nanti jas kamu basah, " ucap Clara lalu mendorong pelan tubuh Alex.


" Gak apa apa sayang. Aku rindu dengan mu, " jawab Alex lalu kembali memeluk Clara.


Clara membiarkan Alex memeluk nya, Ia merasa kalau Alex sudah benar benar tergila gila dengan nya.


" Lex, kalau pekerjaan kamu banyak kenapa pulang?, " tanya Clara.


" Bagaimana aku bisa konsentrasi bekerja kalau aku sangat merindukan mu. Saat kamu bilang kamu sudah di rumah, aku langsung bergegas pulang, " Jawab Alex sambil menciumi bahu Clara.


Clara menutup mata nya menikmati ciuman Alex di bahu nya. Alex benar benar bisa membuat gairah nya bangkit.

__ADS_1


" Lex ahhh jangan aahh uhhh. Malam ini aahhh aku ada acara ahhh makan malam dengan tim ahhh, " ucap Clara di sela sela desahan nya.


Alex tidak mendengar kan ucapan Clara, Ia terus menciumi Clara. Bahkan Ciuman nya sudah naik ke leher Clara dan meninggalkan banyak tanda di sana.


Clara yang sudah tidak bisa menahan gairah nya langsung duduk di pangkuan Alex dan mencium bibir Alex dangan ganas nya.


Alex tersenyum kecil di sela sela ciuman mereka. Kemudian, Alex menggedong Clara dan membawa nya ke dalam kamar.


Kegiatan panas pun berlangsung, mereka melakukan pelepasan sampai berkali kali. Setelah itu, mereka tertidur karena kelelahan.


****


Clara terbangun pukul lima sore. Ia membuka mata nya dan melihat Alex tidur di samping nya dengan memeluk erat diri nya. Clara mengeser tubuh nya perlahan agar Alex tidak terbangun.


" Kamu mau kemana sayang?, " tanya Alex dengan suara serak khas bangun tidur dan mata yang masih terpejam.


" Aku harus bersiap siap sayang. Aku ada acara makan malam dengan tim jam tujuh malam, " jawab Clara.


" Bisakah kamu tidak pergi?, " pinta Alex yang sudah membuka mata nya dan menatap sendu wajah Clara.


" Sayang, aku pergi sebentar saja. Lagi pula, aku gak mau di bilang sombong karena tidak menghadiri makan malam ini, " tolak Clara halus.


Alex menghela nafas nya berat. Ia tidak rela Clara meninggalkan nya malam ini.


" Sayang, please Izinin ya. Aku sebentar saja di sana. Setelah itu, aku akan segera pulang dan menemui kamu, " pinta Clara memohon.


" Baiklah. Tapi satu ronde lagi, baru kamu boleh mandi dan bersiap siap, " ucap Alex yang sudah langsung berada di atas Clara dan menindih nya.


Kegiatan panas itu pun berlangsung sekali lagi. Setelah itu, Clara mandi dan bersiap siap pergi ke acara makan malam bersama tim nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa like dan vote yang banyak ya akak.

__ADS_1


__ADS_2