Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 59


__ADS_3

Bi Ana mempersilahkan teman teman Vita duduk di ruang tamu terlebih dahulu. Setelah itu, bi Ana pamit karena ingin memberitahukan Rita kalau teman teman Vita datang menjenguk.


" Popsky, kira kira mertua momsky memperbolehkan kita gak ya untuk menemui momsky?, " tanya Fabian tiba tiba sesaat bi Ana pergi.


" Ya gak tau juga sih. Tapi, semoga aja boleh, " balas Alfian.


" Yang aku dengar dari Vita, mertua nya baik banget. Jadi, pasti kita dibolehin lah ketemu dia, " ucap Ayu.


" Iya, semoga aja, " balas Alfian lagi.


Gak berapa lama, Rita dan Ilham datang menemui teman teman Vita di ruang tamu.


Saat melihat kedatangan mertua Vita, sontak mereka semua langsung berdiri dan menyalami Ilham dan Rita bergantian.


" Ayo, silahkan duduk lagi anak anak, " ucap Rita mempersilahkan.


Mereka kembali duduk di tempat mereka masing masing. Anak anak yang lain memberi kode kepada Alfian untuk meminta izin supaya bisa bertemu dengan Vita. Alfian yang mengerti kode dari teman teman nya, akhirnya memberanikan diri bertanya kepada mertua Vita.


" Maaf Om tante, kedatangan kami mengganggu istirahat kalian. Maksud kedatangan kami semua kesini, ingin menjenguk Vita. Apa boleh Om, tante?, " tanya Alfian sopan.


" Tentu boleh nak. Tante senang sekali, karena kalian semua udah perhatian kepada menantu tante. Dan juga, merepotkan kalian sampai datang menjenguk nya, " ucap Rita dengan senyum tulus.


" Ahh gak merepotkan kok tante. Momsky udah seperti ibu kami semua. Jadi, kalau ada apa apa dengan momsky, kami akan merasa sangat sedih dan khawatir, " ucap Vira.


" Begitu ya, terima kasih ya nak. Yaudah, kalian di antar sama Om Ilham aja ya, tante mau ke dapur dulu meminta bibi untuk buatkan kalian minuman dan menyiapkan sedikit cemilan, " ucap Rita.


" Gak usah repot repot tante. Kami jadi gak enak, " ucap Alfian.


" Gak apa apa nak, gak merepotakan, " balas Rita sambil tersenyum.


Rita meninggalkan mereka terlebih dahulu menuju dapur, sementara Ilham mengajak mereka naik ke lantai atas dimana kamar Vita dan Randy berada.


Selama perjalanan menuju ke kamar Vita, mereka semua hanya diam, antara takut atau segan dengan aura yang ada di dalam diri Ilham.


Begitu sampai di depan kamar Vita, Ilham mengetuk pintu dan terdengar jawaban lemah dari dalam mengizinkan untuk masuk.


" Nak, lihat siapa yang datang menjenguk?, " ucap Ilham saat pintu telah terbuka.


" Siapa pi?, " tanya Vita dengan nada lemah.


" Ayo, mari semua masuk, " ajak Ilham.


" Iya om, terima kasih, " jawab anak anak serempak.


Begitu Alfian dan teman teman masuk ke dalam kamar, terlihat raut bahagia terpancar di wajah pucat Vita.

__ADS_1


" Momsky, " ucap anak anak serempak.


" Teman teman, kalian datang, " balas Vita.


Mereka semua menghambur mendekati Vita. Anak anak perempuan bergantian memeluk Vita, tapi tidak dengan anak laki laki. Mereka hanya berdiri mengitari tempat tidur. Takut jika ikut memeluk Vita, maka bisa dipastikan akan mendapatkan amukan dari mertua Vita.


" Vit, gimana keadaan lo sekarang? Udah lebih baik?, " tanya Ayu.


" Alhamdulillah udah. Demam nya udah turun, hanya masih lemas dan sedikit pusing aja, " jawab Vita.


" Anak anak, om tinggal ke bawah ya. Kalian lanjut aja lagi mengobrol nya. Sebentar lagi, bibi akan membawakan minuman untuk kalian, " sela Ilham.


" Baik om, terima kasih, " jawab anak anak serempak.


Ilham menutup pintu kamar, lalu turun ke bawah meninggalkan menantu dan teman teman nya untuk mengobrol.


Setelah Ilham pergi, baru lah anak laki laki mendekati Vita, mereka jadi bisa lebih leluasa mengobrol.


" Momsky, kita semua khawatir sekali, sewaktu bu Mira memberi kabar kalau momsky gak bisa hadir karena sakit, " ucap Fabian yang kini udah duduk di lantai dekat tempat tidur Vita.


" Maaf ya, udah membuat kalian khawatir, " balas Vita merasa bersalah.


" Oh iya Vit, ini kita bawakan buah buahan untuk lo, semoga lo cepat sembuh ya, " ucap Alfian lalu meletakkan parcel buah di atas meja belajar Vita.


" Terima kasih ya, maaf jadi merepotkan kalian, " balas Vita.


" Mas Randy pergi ke kantor karena ada meeting penting yang harus Ia hadiri, " jawab Vita.


Mereka semua manggut manggut mendengar jawaban Vita.


Gak berapa lama, terdengar suara ketukan pintu. Saat pintu terbuka, terlihat Rita dan juga bibi sedang membawakan minuman dan juga sedikit cemilan untuk teman teman Vita.


Ayu, Ririn dan juga Vira bangkit dan berjalan mendekati Rita dan juga bibi. Mereka mengambil alih nampan yang dibawa Rita dan bi Ana.


" Aduh, maaf ya tante, kami jadi merepotkan begini, " ucap Ayu saat mengambil alih nampan dari tangan Rita.


" Gak kok nak. Tante senang kalian datang menjenguk Vita, jadi Vita ada teman mengobrol. Semoga aja dengan bertemu kalian, Vita jadi cepat sembuh, " balas Rita.


" Aamiinn, " jawab mereka serempak.


" Yaudah, kalian lanjut lagi ngobrol nya. Tante tinggal dulu ke bawah, " pamit Rita.


" Iya tante, " jawab mereka.


Rita dan juga bi Ana turun ke bawah meninggalkan mereka di dalam kamar.

__ADS_1


Fabian yang sedari tadi udah haus, langsung menyambar segelas minuman dan meminum nya.


" Aahhh, segar nya, " ucap Fabian lega, sambil mempraktekan adegan yang di lakukan monyet yang lega setelah minum air kelapa dalam serial kartun anak anak Upin dan Ipin.


Mereka semua tertawa melihat tingkah konyol Fabian.


" Vit, lo kenapa bisa demam seperti ini? Bukan nya kemarin lo sehat sehat aja?, " tanya Alfian.


" Ahh, gue cuma kecapean aja, " jawab Vita terbata bata.


Vita terpakasa berbohong, karena kalau teman teman nya tau Ia demam karena ketiduran saat berendam, bisa bisa di tertawakan oleh mereka. Malu banget rasa nya kalau mereka tau kelakuan bodoh nya.


" Haiisss, ini pasti karena ulah Om Om itu yang minta tiap malam sama lo kan momsky? Awas aja, nanti kalau ketemu pasti gue marahin habis habisan, " ucap Vira kesal sambil mengepalkan kedua tangan nya.


" Maksud lo, Vir?, " tanya mereka semua serempak.


Mereka semua saling pandang saat mencerna kata kata Vira tadi, namun tetap aja gak mengerti.


" Ahh udahlah, nanti juga kalian akan tau, " ucap Vira saat melihat teman teman nya menatap diri nya meminta penjelasan.


Mereka kembali mengobrol dan terkadang di selingi candaan yang gantian dilontarkan Fabian atau pun anak anak yang lain dan membuat mereka tertawa terbahak bahak.


Vita ikut tertawa saat mendengar candaan dari teman teman nya. Kehadiran teman teman nya membuat diri nya kembali merasa lebih sehat.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Sesuai janji saya kemarin, saya udah memberikan crazy up untuk akak akak semua.

__ADS_1


Jangan lupa like, comment dan vota nya ya akak untuk saya lebih semangat lagi ❤.


__ADS_2