
Setelah mengatakan apa yang menjadi tujuan James dan istri nya, Rita mengajak James dan istri nya untuk duduk santai di gazebo yang ada di halaman samping rumah mereka. Rita ingin menciptakan keakraban di antara mereka dan melupakan masa lalu.
Kebetulan hari ini adalah hari minggu, jadi Randy bisa bersantai di rumah bersama istri dan keluarga nya.
" Sayang, bagaimana keadaan kandungan kamu, baik baik saja kan?, " tanya Samantha sambil mengelus lembut perut Vita.
" Alhamdulillah baik tante, " jawab Vita.
" Mommy, panggil saya mommy ya, " pinta Samantha.
" Ehh, " Vita terkejut dengan permintaan Samantha. Ia menoleh ke arah Rita meminta pendapat mami nya.
Rita tersenyum dan mengangguk kan kepala nya. Ia tidak keberatan jika Vita memanggil Samantha dengan sebutan mommy.
" Emm, iya mommy, " ucap Vita terbata bata.
Samantha tersenyum lalu memeluk Vita. Ia bahagia meskipun David putera nya tidak menikah dengan Vita dan sekarang sudah pergi meninggalkan nya untuk selama lama nya, Vita mau memangggil nya mommy dan sekarang bayi yang di kandungan Vita juga boleh di anggap nya sebagai cucu kandung nya sendiri.
" Terima kasih ya sayang, " ucap Samantha lalu melepas pelukan mereka.
Rita, Samantha dan Vita kembali mengobrol seputar kehamilan. Rita dan Samantha menceritakan bagaimana mereka dulu mengandung. Vita mendengar kan dengan seksama cerita mertua dan ibu angkat nya itu agar menjadi pembelajaran untuk nya yang sedang mengandung.
" Sayang, kamu tau tidak waktu mommy mau melahirkan David, daddy kamu panik nya minta ampun. Karena terlalu panik, sampai melupakan mommy, " cerita Samantha dengan antusias.
" Heh, maksud nya melupakan mommy apa?, " tanya Vita dengan suara sedikit meninggi membuat para lelaki yang sedang mengobrol bisnis menjadi penasaran dan menghampiri mereka.
" Siapa yang di lupakan sayang?, " tanya Randy penasaran lalu duduk di bawah tepat di hadapan Vita dan menjatuhkan kepala nya di atas paha Vita.
" Ini loh sayang, mommy Samantha. Kata mommy, waktu mau melahirkan David, daddy panik banget sampai melupakan mommy, " jawab Vita sambil mengelus lembut puncak kepala Randy.
" Kok bisa?, " tanya Randy.
" Daddy kalian itu seram dan tegas nya hanya sebagai ketua mafia, tapi saat di rumah dan di hadapkan dengan istri nya yang mau melahirkan, otak nya langsung blank dan lupa segala nya. Seperti orang bod*h, " jawab Samantha.
" Honey, " tegur James karena membeberkan aib nya.
" Ayo cerita mom, Vita ingin tau, " pinta Vita.
Samantha tersenyum ke arah suami nya yang sedang memasang wajah kesal karena aib nya akan terbongkar.
" Waktu itu, mommy dan daddy sedang tidur dan tengah malam mommy merasakan kontraksi yang luar biasa. Segera mommy bangunkan daddy dan mengatakan kalau mommy akan segera melahirkan. Kalian tau tidak saat mendengar mommy mau melahirkan, daddy kalian menjerit histeris dan panik lalu memanggil semua orang untuk bersiap siap. Saat semua sudah di siapkan, daddy malah melupakan mommy dan meninggalkan mommy di kamar, daddy malah lari kencang menuju mobil dan menyuruh sopir untuk segera berangkat ke rumah sakit. Semua pembantu dan bodyguard tertawa melihat kelakuan daddy kalian. Sopir mengingat kan daddy jika mommy masih berada di dalam rumah, sopir bilang wajah daddy kalian lucu banget pas tau mommy tidak berada di dalam mobil dan masih di dalam kamar. Akhir nya, daddy turun dari mobil dan masuk kembali ke dalam rumah dan membawa mommy untuk ke rumah sakit. " terang Samantha.
Semua orang tertawa mendengar cerita Samantha, sementara James menekuk wajah nya karena malu aib nya terbongkar.
Ilham menepuk bahu James lalu mengejek James " Ternyata ketua mafia bisa juga kalang kabut seperti itu, ".
" Ketua mafia juga manusia biasa, " dengus James.
" Itu berarti daddy benar benar menyayangi dan mencintai istri dan anak daddy. Sehebat apa pun kita di luar sana, jika tidak bisa menyayangi dan mencintai keluarga nya juga percuma. Karena yang akan menerima kita apa ada nya adalah keluarga. Sejauh apa pun kita melangkah, kita tetap akan kembali kepada keluarga kita, " ucapan Vita membuat semua orang kagum. Meskipun umur nya masih muda, tetapi fikiran nya sangat lah dewasa.
" Kamu benar sayang, keluarga adalah yang utama, " timpal Ilham.
__ADS_1
Randy mengangkat kepala nya lalu menatap Vita dengan penuh cinta " Aku beruntung karena memiliki istri seperti mu, ".
" Bagus lah mas kalau sadar jadi jangan di sia sia kan, " ledek Alfian membuat Randy mendengus kesal.
" Sudah lah kalian ini selalu saja saling meledek, " lerai Rita.
" Anak bungsu mami itu yang suka meledek Randy, " sanggah Randy.
" Loh kok aku saja, memang nya mas juga gak sering meledek aku, " elak Alfian.
" Kamu, " tuduh Randy.
" Kamu itu mas, " tuduh Alfian.
Untuk beberapa saat mereka saling menuduh membuat semua orang hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah kekanak kanakan mereka.
" Sudah berhenti. Kalian ini sudah tua masih saja seperti anak anak. Gak sadar apa sebentar lagi kalian akan menjadi ayah dan om. Kelakuan kalian sungguh menyebalkan, " lerai Rita membuat Alfian dan Randy terdiam dengan bibir yang maju lima senti. Hahaha.
Di saat yang tepat, para perusuh datang membuat suasana menjadi gaduh. Siapa lagi kalau bukan Aldo and the geng dan tak ketinggalan Rei yang datang sambil merangkul pinggang Ayu dengan possesive, gak ada beda nya dengan Randy.
" Hallo everybody, we are coming, " pekik Ririn dengan suara cempreng nya.
Vita menepuk kening nya melihat kelakuan absurd sahabat nya itu, sementara yang lain menggeleng geleng kan kepala mereka.
" Ya ampun Rin, kalau masuk ke rumah orang itu ucap salam bukan nya teriak gak jelas gitu, " tegur Alfian.
Ririn cengengesan smabil meminta maaf saat mendapat teguran dari Alfian.
" Sudah lah Fian, tidak apa apa. Tapi lain kali jangan begitu ya nak, ucap salam kalau masuk ke dalam rumah, " lerai Rita lalu memberi nasehat kepada Ririn.
Ayu yang sedari tadi diam kini angkat bicara " Mau apa mereka datang kemari, Vit? Mau cari masalah lagi dengan kita?, " tanya Ayu sambil menunjuk James dengan dagu nya.
Vita yang paham siapa yang di maksud Ayu langsung mengklarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.
" Daddy dan mommy datang karena ingin meminta maaf atas perbuatan David. Dan juga mengatakan akan menjadi kan anak yang aku kandung ini sebagai pewaris nya menggantikan David, " terang Vita.
Ayu menaikkan sebelah alis nya tidak percaya dengan apa yang di katakan Vita. Ia tidak mudah percaya begitu saja jika James memutuskan hal itu, pasti ada maksud terselubung dari keputusan nya itu.
" Apa tujuan anda menjadikan keponakan ku sebagai pewaris anda?, " tanya Ayu to the point.
James tersenyum miring mendengar pertanyaan Ayu yang to the point. Ternyata pemikiran puteri dari ketua Golden tidak bisa di remeh kan.
" Ternyata Zafran memiliki puteri yang hebat. Tidak salah jika nanti nya kamu akan menggantikan nya sebagai ketua, " puji James.
" Katakan saja tujuan anda, tak perlu memuji ku, " seru Ayu.
" Baik lah akan aku katakan tujuan ku. Tujuan ku adalah aku ingin dia meneruskan semua bisnis yang selama ini aku capai menggantikan David, putera ku. Aku akan menjadikan nya sebagai seseorang yang hebat dan terkenal di dunia. Aku membutuhkan penerus, dan aku tidak peduli meskipun dia bukan cucu kandung ku. Aku memilih nya karena putera ku sendiri yang memutuskan nya. Dia menyayangi dan mencintai bayi itu seperti anak kandung nya sendiri jadi itu juga berlaku kepada ku, " terang James.
Ayu tersenyum miring mendengar jawaban James " Termasuk menjadikan nya ketua mafia menggantikan anda kan? Jangan anda fikir, aku tidak tau fikiran licik anda. Perlahan tapi pasti, anda akan mengenalkan dunia hitam itu kepada nya, " ucap Ayu.
James tertawa mendengar apa yang di katakan Ayu " Kamu memang hebat, tau apa yang sebenar nya menjadi tujuan ku, ".
__ADS_1
" Daddy James, daddy sudah berjanji tidak akan melakukan itu, " ucap Vita.
" Tenang lah nak, itu tidak akan daddy lakukan. Daddy tidak ingin kehilangan penerus daddy lagi. Biar nanti urusan mafia akan daddy serahkan kepada orang lain, " balas James.
" Daddy janji?, " ucap Vita.
" Janji nak, " balas James.
Vita bernafas lega karena James akan menepati janji nya. Ia tidak akan sanggup melihat anak nya akan menjadi pembunuh dan melakukan hal ilegal.
Saat suasana masih tegang karena Ayu masih belum mempercayai James sepenuh nya, Rei pamit untuk mengangkat panggilan di ponsel nya. Cukup lama Ia menjawab panggilan lalu kembali dengan wajah tegang.
" Ada apa Rei, kenapa wajah mu tegang? Ada masalah dengan perusahaan?, " tanya Randy saat melihat perubahan wajah Rei setelah menerima panggilan.
" Tidak Rand, ini bukan masalah perusahaan, " jawab Rei.
" Jika bukan masalah perusahaan lalu masalah apa?, tanya Randy.
" Rand, tadi yang menghubungi ku dokter dari rumah sakit jiwa yang menangani Clara, " ucap Rei.
" Lalu?, " tanya Randy dengan ogah ogahan karena mendengar berita tentang Clara. Malas rasa nya, telinga nya mendengar nama Clara.
" Clara, dia di temukan mati bunuh diri di kamar inap nya, " jawab Rei.
" Apaa, " pekik semua orang terkejut mendengar jawaban Rei.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1
***Penasaran gak sih kenapa ular keket bisa masuk ke rumah sakit jiwa?.
Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya kakak 😊***.