Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 55


__ADS_3

Farel sangat terkejut dengan pernyataan Randy yang mengatakan kalau Vita adalah istri nya. Seingat Farel, Vita baru akan lulus SMA tahun ini. Jadi, kenapa bisa Vita udah menikah.


" Vit, kamu udah menikah?, " tanya Farel memastikan.


" Ehh iya mas. Aku udah menikah sama mas Randy beberapa hari yang lalu, " jawab Vita.


" Tapi, bukan nya kamu harus nya masih sekolah? Terus, kenapa bisa kamu menikah sekarang? Lalu, sekolah kamu bagaimana? Atau jangan jangan kamu, " tanya Farel dan langsung mencengkaram kaos Randy dengan begitu emosi.


" Hei bajing*n. Kamu apakan Vita sampai bisa menikah dengan kamu? Kamu hamilin dia hah?, " ucap Farel penuh emosi.


Randy kembali tersulut emosi dengan sikap Farel yang dengan berani mencengkram kaos nya dan berbicara dengan kasar. Kemudian, Randy juga mencengkram kerah kemaja Farel dengan kasar.


" Apa yang aku dan Vita lakukan, itu bukan urusan kamu, " ucap Randy tak kalah emosi.


Vita panik melihat Randy dan Farel saling mencengkram baju dan bersitegang. Para pengunjung yang berjalan disekitar mereka berhenti dan melihat ke arah mereka, membuat Vita menjadi takut.


" Cukup mas Farel, mas Randy. Aku mohon, jangan bertengkar, " ucap Vita sambil menarik lengan Randy agar melepaskan cengkraman nya.


" Mas Farel, tolong lepaskan suami aku. Suamiku gak bersalah. Saat menikah, aku juga masih perawan. Kami menikah karena saling men..mencintai, " ucap Vita yang di akhir kalimat nya sangat sulit untuk diucapkan.


Farel melepaskan cengkraman nya. Ia udah sangat merasa bersalah karena menuduh Randy menghamili Vita. Terlebih, Ia merasa bersalah karena beranggapan Vita pernah melakukan hubungan terlarang sebelum menikah.


" Vit, maafin mas. Mas gak bermaksud bersikap kasar terhadap suami mu. Hanya aja, mas merasa bertanggung jawab melindungi mu. Apalagi, mas dengar ayah bunda udah tiada, " ucap Farel merasa bersalah sambil menggenggam kedua tangan Vita.


" Iya mas, gak apa apa. Vita ngerti kok, " ucap Vita, lalu segera melepaskan kedua tangan nya dari genggaman Farel karena takut Randy akan lepas kendali lagi saat melihat Farel menggenggam tangan nya.


" Lalu, kenapa kamu bisa menikah dengan nya? Sekolah kamu bagaimana?, " tanya Farrel penasaran.


" Cerita nya panjang mas. Yang jelas, aku tetap masih sekolah kok, " jawab Vita.


" Emm, sebaiknya kita cari tempat yang nyaman ya mas untuk mengobrol dan nanti Vita jelasin semua nya ke mas Farel. Lagi pula, kita udah lama gak ketemu. Banyak yang ingin Vita ceritain, " ajak Vita.


" Maaf Vit, gak bisa sekarang. Saat ini, mas ada janji temu dengan teman. Tapi lain kali, mas janji kita bertemu lagi dan ngobrol lama. Kamu juga hutang penjelasan sama mas, " jawab Farel.


Vita terlihat kecewa, namun Ia mengeti kalau memang Farel masih ada urusan. Jadi, Ia meminta nomor telepon Farel dan memberikan nomor telepon nya supaya bisa saling komunikasi.

__ADS_1


Setelah bertukar nomor, Farel langsung pamit dan bergegas meninggalkan Randy dan Vita.


" Kalau kamu mau ketemu dia, harus dengan ku. Jika tidak, jangan harap kamu bisa menemui nya lagi, " ucap Randy saat Farel udah jauh meninggalkan mereka.


" Iya, baik mas, " balas Vita pasrah.


Randy menggenggam tangan kanan Vita dengan tangan kiri nya, sementara tangan kanan Randy memegang pegangan troli. Lalu, Randy mengajak Vita untuk segera pulang kerumah karena Ia udah sangat sangat lelah.


****


Sesampainya di rumah, Randy langsung naik ke lantai atas menuju kamar nya untuk mandi karena badan nya udah sangat lengket.


Sebelum ke kamar, Vita membereskan barang belanjaan nya di bantu bibi dan juga Rita. Rita dan bibi tertawa melihat belanjaan Vita yang begitu banyak, seperti stock untuk beberapa bulan aja.


" Sayang, kamu belanja banyak banget. Memang nya ini untuk stock berapa bulan?, " tanya Rita.


Vita tersenyum kikuk. Ia juga gak mengerti kenapa bisa jadi sebanyak itu. Saat belanja, Ia hanya memilih semua yang memang diperlukan. Tapi, ternyata jadi nya sebanyak itu.


" Kebanyakan ya mi? Maaf ya mi, Vita boros. Tadi, Vita milih semua yang Vita rasa memang diperlukan. Gak tau nya jadi sebanyak ini, " ucap Vita merasa bersalah.


Vita mengangguk dan mereka kembali membereskan barang belanjaan. Setelah selesai, Vita pamit ke kamar untuk mandi dan beristirahat.


Didalam kamar, Randy yang telah selesai mandi langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur dan memejamkan mata nya. Rasa nya, hari ini adalah hari yang melelahkan sepanjang hidup nya.


Vita menghampiri Randy yang sedang rebahan diatas tempat tidur. Ia duduk di tepi tempat tidur dan mengelus lembut pipi suami nya.


" Mas, "panggil Vita lembut.


Randy membuka mata nya saat Vita memanggil diri nya.


" Ada apa?, " tanya Randy.


" Terima kasih ya, udah temani aku belanja. Dan maaf, kamu jadi nya kelelahan karena menemani aku belanja begitu lama, " ucap Vita yang masih terus mengelus pipi Randy.


Randy merasakan sentuhan Vita di pipi nya begitu lembut membuat darah nya berdesir dan jantung nya berdegub kencang. Ia sangat menikmati sentuhan lembut dari Vita.

__ADS_1


" Iya sama sama, " balas Randy dengan tersenyum.


" Yaudah, aku mandi dulu ya mas. Kamu istirahat aja duluan, " ucap Vita lalu bangkit dan menuju lemari untuk mengambil baju ganti dan mengambil handuk, lalu masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah Vita masuk ke dalam kamar mandi, Randy duduk dan menyandarkan tubuh nya di punggung tempat tidur. Ia berfikir, kenapa hanya dengan sentuhan lembut Vita gairah nya bisa bangkit. Padahal dulu, Ia gak pernah merasa seperti ini dengan Clara. Apalagi, Clara lebih sexy dari pada Vita.


" Aaarrgghh, kenapa aku bisa seperti ini. Sentuhan nya benar benar membuat gairah ku bangkit. Jika begini terus, aku gak akan mungkin bisa tahan untuk gak menyentuh nya, " ucap Randy frustasi.


Randy memejamkan mata nya sambil bersandar. Menahan gairah nya untuk gak menyentuh Vita, membuat kepala nya pusing.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Ok, seperti janji saya kemarin, saya akan memberikan crazy up 1-5 untuk akak akak semua. Tapi like nya jangan hanya di akhir aja ya. Kalau like nya di akhir aja, saya merajuk loh gak mau kasih crazy up lagi. Hehehe, ngancam dikit boleh lah ya 😆.


Jangan lupa juga comment dan vote nya ya akak, supaya saya lebih semangat lagi nulis nya.


Terima kasih ❤.

__ADS_1


__ADS_2