Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 180 Suamiku Milik Wanita Lain


__ADS_3

Hari ini adalah salah satu hari yang membahagiakan untuk Vita karena semua orang sedang berkumpul di acara aqiqah Puteri nya, Queenara Anggraini Djaya.


Meskipun terselip kesedihan karena kedua orang tua nya tidak berada di tengah tengah mereka saat ini, tetapi itu tidak membuat senyum bahagia luntur di wajah cantik Vita.


Senyum bahagia Vita semakin mengembang saat Ia tau jika Aro, Alex dan Stella beserta keluarga mereka juga bisa ikut hadir.


" Keponakan ku, " heboh Stella saat melihat betapa cantik dan lucu nya Queen.


" Cantik banget sih, " ucap nya lagi lalu mencium gemas pipi Queen.


Stella mengikuti arah pandang Queen yang sejak tadi tidak berpaling dari seseorang.


" Aro lihat lah, Queen terus memandangi diri mu, " pekik Stella heboh.


Semua orang memandang ke arah Queen dan Aro bergantian. Lalu tersenyum gemas saat melihat Queen tersenyum kepada Aro.


" Sini, sini anak Daddy, " ucap Aro gemas lalu mengambil alih Queen dari gendongan Vita.


Randy tidak mempermasalahkan panggilan Daddy yang di sematkan Aro untuk diri nya sendiri. Begitu juga dengan Rei yang juga ikut ikutan ingin di panggil Daddy oleh puteri nya itu. Ia malah merasa beruntung karena puteri nya menerima begitu banyak kasih sayang dari kedua sahabat nya.


Queen terlihat begitu bahagia berada di gendongan Aro. Apa lagi saat Aro menciumi pipi gembul nya.


" Kesayangan Daddy, " ucap Aro lalu mencium kening Queen cukup lama.


Vita tersenyum bahagia melihat interaksi Aro dengan puteri nya. Ia berharap semoga Aro juga segera menemukan pengganti diri nya dan bahagia bersama pasangan hidup nya.


" Sayang, aku punya kejutan untuk mu, " ucap Randy yang berdiri di samping Vita dan memeluk pinggang Vita.


" Kejutan apa?, " tanya Vita penasaran.


Randy menyeringai lalu menutup mata Vita dengan kain yang Ia ambil dari dalam saku celana nya. Randy membawa Vita berjalan menuju ke dekat danau yang ada di taman samping rumah nya. Semua keluarga dan tamu undangan mengalihkan pandangan mereka ke arah Randy dan Vita.


" Sudah siap?, " tanya Randy.


Vita menarik nafas nya lalu membuang nya perlahan " Siap, " jawab nya.


Randy mulai membuka kain yang menutup mata istri nya dan perlahan Vita membuka mata nya dan menyesuaikan cahaya yang memasuki kornea mata nya.


" Congratulation, Mrs. Djaya, " ucap sekelompok orang serempak dengan buket bunga dan sekotak kado di tangan mereka masing masing.


" Aarrgghhh, " pekik Vita heboh.


" V Oppa, " pekik Vita lagi lalu berlari ke arah V Oppa dan memeluk dengan erat.


" Cemburu? Kasihan, " ledek Putra yang melihat wajah tegang dan marah Randy.


" Siapa coba yang menyuruh mereka datang? Sekarang, rasakan lah cemburu menggerogoti hati mu itu, " timpal Stella lalu tertawa keras membuat Randy semakin kesal.


Randy menutup kedua mata nya rapat rapat berusaha mengusir rasa amarah dan cemburu nya. Setelah sedikit mereda, Ia kembali membuka mata nya dan berjalan mendekati istri nya yang sedang asyik bercanda tawa dengan semua anggota BTS.


" Kamu suka kejutan nya, sayang?, " tanya Randy yang sudah berdiri di samping Vita dan memeluk erat pinggang Vita.

__ADS_1


Vita menoleh kan pandangan nya ke arah Randy, Ia tersenyum dan mengangguk kan kepala nya dengan semangat " Sangat, aku sangat suka, sayang, " ucap nya.


" Terima kasih, " lanjut nya lalu menghadiahkan ciuman di pipi kiri Randy membuat Randy tersenyum bahagia dan aksi mereka mendapat sorakan dari semua anggota BTS dan seluruh keluarga dan tamu yang hadir.


Vita kembali mengajak anggota BTS berbincang bincang dan sesekali mereka tertawa karena lelucon yang di lontarkan Jungkook maupun Jimin. Tak lupa, Ia juga menyapa tamu yang lain bersama Randy. Kalau kalian tanya di mana Queen, maka jawaban nya adalah Queen sedang asyik berada di gendongan Aro yang sedari tadi tidak ingin lepas dari Aro.


" Sayang, aku ke dalam dulu ya, " ucap Vita berbisik di telinga Randy.


Randy mengangguk dan membiarkan istri nya masuk ke dalam rumah.


Setelah beberapa saat, Vita kembali lagi ke tengah tengah acara dengan gitar di tangan nya. Ia meminta Alfian menyiapkan kursi dan microfon untuk diri nya.


" Test test, satu dua tiga, " Vita mengetes microfon yang saat ini berada tepat di depan bibir mungil nya.


Semua orang mengalihkan pandangan nya ke arah Vita saat mendengar suara Vita sedang mengecheck microfon nya. Randy tersenyum saat Vita menatap diri nya dan tersenyum lembut.


" Hari ini, di sini, di depan semua orang, saya ingin mengatakan jika saya sangat beruntung di pertemukan dengan sosok laki laki yang begitu sangat mencintai diri ini yang begitu banyak memiliki kekurangan. Saya sangat bersyukur karena Allah begitu baik menjodohkan saya dengan dia. Dan sekarang, saya akan mengatakan di depan semua orang betapa saya sangat mencintai nya dan merasa menjadi wanita paling beruntung dan bahagia karena bisa menjadi pendamping hidup seorang Randy Aliansyah Djaya, ". Suara tepuk tangan membahana di akhir kalimat Vita.


" Ini untuk mu, sayang, " ucap nya lagi lalu mulai memetik senar gitar.


Dengarlah cinta, hati ku remuk redam.


Jika tak ada kamu.


Menemani aku.


Dengarlah cinta, ku memanggil namamu.


Ku memikirkan kamu.


Aku sepi sepi sepi sepi.


Jika tak ada kamu.


Aku mati mati mati mati.


Jika engkau pergi.


Dengarlah kesayangan ku, Jangan tinggalkan aku.


Tak mampu jika ku tanpa mu.


Dengarlah kesayangan ku, Hidup mati ku untuk mu.


Kumohon pertahankan aku.


Dengarlah cinta, hati ku remuk redam.


Jika tak ada kamu.


Menemani aku.

__ADS_1


Dengarlah cinta, ku memanggil namamu.


Disetiap malam ku.


Ku memikirkan kamu.


Aku sepi sepi sepi sepi.


Jika tak ada kamu.


Aku mati mati mati mati.


Jika engkau pergi.


Dengarlah kesayangan ku, Jangan tinggalkan aku.


Tak mampu jika ku tanpa mu.


Dengarlah kesayangan ku, Hidup mati ku untuk mu.


Kumohon pertahankan aku.


Dengarlah kesayangan ku, Jangan tinggalkan aku.


Tak mampu jika ku tanpa mu


Dengarlah kesayangan ku, Hidup mati ku untuk mu,


Kumohon pertahankan aku,


Dengarlah kesayangan ku.. hidup mati ku.. untuk mu.


Kesayanganku - Al Ghazali Ft. Chelsea Shania (OST Samudra Cinta).


Randy tak dapat membendung lagi air mata bahagia nya. Lagu yang baru saja di nyanyi kan Vita sudah sangat mewakili perasaan Vita untuk diri nya. Ia berjalan mendekat ke arah Vita dan langsung merengkuh Vita ke dalam pelukan nya. Ia memeluk Vita dengan erat dan memberikan ciuman bertubu tubi di puncak kepala istri nya.


Suara tepuk tangan dan riuh sorak sorai keluarga dan tamu undangan membahana. Mereka juga ikut meneteskan air mata saat tadi Vita bernyanyi. Lirik lagu dan penghayatan yang di lakukan Vita membuat mereka menangis terharu.


" Aku sangat mencintai mu, sayang, " ucap Randy serak karena masih menangis.


" Aku lebih sangat mencintai mu, sayang, " balas Vita yang semakin mengeratkan pelukan nya bersama Randy.


Vita melepaskan pelukan nya bersama Randy lalu menghapus sisa air mata di pipi Randy.


" Terima kasih karena telah memilih ku untuk menjadi istri mu. Dan terima kasih kembali karena kamu menjadi kan aku satu satu nya wanita di dalam hidup mu. Aku yang dulu nya selalu merasa SUAMI KU MILIK WANITA LAIN, kini telah menjadi milik ku seutuh nya. Tidak hanya diri nya, tetapi juga hati nya. I love you, " ucap Vita lalu mencium bibir Randy dan tentu saja Randy menyambut ciuman Vita dengan perasaan bahagia. Ia menahan tengkuk Vita untuk memperdalam ciuman mereka.


Semua keluarga dan tamu undangan kembali memberikan tepuk tangan yang meriah untuk pasangan Randy dan Vita. Alfian dan juga Aro, tersenyum bahagia karena wanita yang pernah mengisi hati mereka telah mendapatkan kebahagiaan nya.


" Terus lah berbahagia, " ucap Aro menatap dalam Randy dan Vita.


TAMAT.

__ADS_1


Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya akak.


__ADS_2