Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 127 Super Junior


__ADS_3

" It's show time, guys, " ucap Vita kepada semua tim nya.


Mereka semua tersenyum lalu mengambil posisi mereka masing masing.


****


Saat semua tamu mulai panik dan Ilham juga mulai emosi karena lampu di aula cukup lama padam, tiba tiba lampu yang khusus menyoroti Randy yang sedang berdiri di atas podium menyala membuat semua orang refleks menoleh ke arah podium.


" This is for you mom, " ucap Randy tersenyum.


Musik India mulai mengalun, Randy mulai bernyanyi dan menari.


Dekha Tumko Jab Se


Bas Dekha Tumko Yaara


Tumse Koi Achha Hai Na


Tumse Koi Pyaara


Yun Nazre Na Phero Tum


Mere Ho Mere Tum


Setelah intro, Randy turun dari podium di ikuti oleh Vita dan yang lain nya, yang tadi berdiri di posisi masing masing di belakang Randy.


***You, you


Are, Are


You are my sonia


You, you


Are, Are


You are my sonia***


Mereka membagi jadi dua kelompok pria dan wanita di susul oleh para dancer yang sudah di siap kan Vita untuk meramai kan tarian mereka.


" Pi, itu benar Randy, putera kita?, " tanya Rita memastikan kepada suami nya yang berdiri di samping nya.


" Ehh, iya mi itu Randy. Tapi, kok bisa dia nyanyi dan nari India gitu?, " balas Ilham, tak percaya dengan apa yang di lihat nya.


" Menantu kita memang hebat, bisa membuat Randy seperti itu. Pi, ayo cepat di rekam, " seru Rita antusias.


" Iya iya, sabar sayang, " balas Ilham lalu bergegas mengambil ponsel nya dan merekam anak dan menantu mereka sedang bernyanyi dan menari.


Tidak hanya keluarga yang terpukau dengan penampilan mereka, semua tamu juga terlihat sangat terpukau dan antusias untuk merekam mereka semua yang sedang menari.


Kalau Vita sih tidak di ragu kan lagi suara nya memang merdu. Tapi untuk Randy, ini benar benar suatu keajaiban. Randy bernyanyi lagu India dan suara nya sangat merdu.


Vita dan Randy benar benar pasangan yang luar biasa malam ini. Mereka terlihat seperti seorang penari dan penyanyi profesional. Gerakan tarian mereka terlihat sangat bagus dan tidak kaku. Aahh, sudah seperti artis Hrithik Roshan dan Kareena Kapoor saja yang bernyanyi dan menari dalam lagu You Are My Sonia di film Khabi Khusi Khabi Gham.


Alfian dan yang lain nya juga tidak kalah bagus dari Vita dan Randy. Mereka semua benar benar saling melengkapi dalam tarian.


Setelah musik berhenti mengalun, Vita, Randy dan yang lain nya membungkuk hormat kepada semua orang.


Semua orang memberi tepuk tangan yang sangat meriah untuk persembahan tarian dan nyanyian yang mereka lakukan.


" Sayang, ini sangat bagus sekali. Penampilan kalian benar benar luar biasa, " puji Rita lalu bergantian memeluk Vita, Randy dan Alfian.


" Terima kasih mami. Ini semua kami persembahkan khusus untuk mami, " balas Vita.


Rita menetes kan air mata nya karena merasa sangat terharu. Malam ini, diri nya benar benar merasa bahagia karena mendapat kan hadiah yang benar benar sangat indah dari semua anak dan menantu nya.


****


Setelah pertunjukan tarian tadi, mereka kembali menemui para tamu undangan untuk sekedar berbincang bincang.


" Pertunjukan yang sangat bagus, " puji seorang pria yang berdiri tepat di belakang Randy.


Randy berbalik dan senyum nya langsung mengembang lalu memeluk pria tadi.


" Welcome to Indonesia, brother, " seru Randy.

__ADS_1


" Thank you brother, " balas pria tadi lalu melepas pelukan mereka.


" Oh iya, di mana Rei? Aku sudah sangat merindukan kalian berdua, " tanya pria tadi.


" Ayo kita temui Rei, sekalian aku kenal kan kepada mu istri ku tercinta. Kebetulan mereka sedang bersama, " ajak Randy dan pria tadi mengangguk setuju.


Mereka berdua berjalan menghampiri Rei dan Vita yang sedang mengobrol bersama dengan anak anak XIIipa1.


" Hei Rei, lihat siapa yang datang, " panggil Randy.


Rei berbalik dan wajah nya langsung sumringah melihat pria yang ada di samping Randy.


" Hai Aro, kapan tiba di Indonesia?, " tanya Rei lalu memeluk pria tadi.


" Kemarin siang aku tiba di Indonesia, " jawab pria tadi yang ternyata bernama Aro setelah pelukan mereka terlepas.


" Wah, sudah tiba kemarin siang dan kamu tidak mengabari ku. Sungguh terlalu diri mu, " gerutu Rei.


" Surprise lah, " balas nya terkekeh.


" Sudah sudah, nanti lanjut lagi kangen kangenan nya. Sekarang, aku kenal kan kepada mu istri ku yang paling cantik yang sangat aku cintai, " ucap Randy bangga.


Randy menghampiri Vita yang sedari tadi diam lalu memeluk pinggang ramping Vita.


" Sayang, kenal kan dia ini sahabat ku dan Rei sewaktu kami kuliah di London, nama nya Aro. Dan Aro, ini istri ku Vita, " ucap Randy.


" Hai, aku Aro. Senang berkenalan dengan mu, " sapa Aro lalu menjulur kan tangan nya.


Vita masih saja diam dan terus menatap ke arah Aro. Randy mengelus lembut pipi Vita bermaksud menyadar kan Vita karena Vita terlihat seperti melamun. Sementara Aro, dia menarik kembali tangan nya karena Vita tak kunjung membalas uluran tangan nya.


" Sayang, kenapa diam saja? Kamu lelah?, " tanya Randy lembut.


" Ahh ya emm maksud ku, aku tidak apa apa, maaf, " jawab Vita terbata bata.


" Emm tadi kamu bilang apa sayang?, " tanya Vita lagi.


" Ckk, aku cemburu nih melihat kamu sampai tidak fokus hanya karena bertemu sahabat ku Aro, " rajuk Randy.


" Maaf sayang, tadi aku hanya masih merasa pusing setelah menari dan menyanyi, " bohong Vita.


" Ti..tidak perlu sayang. Sekarang sudah tidak apa apa, " jawab Vita tersenyum.


" Oh iya maaf ya tadi sempat tidak fokus. Hai, kenal kan aku Vita, istri mas Randy, " sapa Vita lalu menjulur kan tangan nya.


" Hai, aku Aro, " balas Aro lalu menyambut uluran tangan Vita dan langsung melepas nya kembali.


" Wah, ternyata kamu sangat pintar memilih istri ya Rand. Dia benar benar terlihat sangat cantik dan umm ya dia terlihat sangat sexy, " puji Aro.


" Hahahaha tentu saja, Randy gitu loh, " bangga Randy.


" Hei sayang, jangan lupa kan kalau aku sempat menolak lamaran mu yah, " goda Vita.


" Tega kamu sayang menjatuh kan harga diri suami mu sendiri, " rajuk Randy.


Mereka semua tertawa terbahak bahak melihat Randy yang merajuk.


" Bercanda sayang, jangan ngambek lagi dong, " rayu Vita lalu mencubit gemas pipi Randy.


Aro terus saja memperhatikan interaksi antara Randy dan Vita, mereka benar benar terlihat sangat mesra.


" Oh iya Aro, kenal kan ini adik angkat ku, Alfian, " ucap Randy sambil menunjuk Alfian.


" Dan Alfian, ini sahabat ku dan Rei, Aro, " ucap Randy sambil menunjuk Aro.


Alfian dan Aro saling berjabat tangan dan memperkenal kan diri mereka masing masing.


Setelah itu, mereka kembali berbincang bincang dan mengingat kembali kenangan mereka selama masih kuliah di London.


****


Setelah acara selesai, mereka semua kembali ke kediaman Djaya. Alex, Stella dan juga Aro di paksa untuk ikut kembali ke kediaman Djaya dan tidak di perboleh kan menginap di hotel.


Randy telah selesai membersih kan diri lalu keluar dari dalam kamar mandi hanya mengenakan handuk kecil yang melilit di pinggang nya.


Randy menghampiri Vita yang sedang duduk melamun sambil menyandar di atas tempat tidur. Kebetulan tadi, Vita lebih dulu membersih kan diri sebelum Randy.

__ADS_1


" Sayang, kamu kenapa melamun?, " tanya Randy sambil mengelus lembut pipi Vita.


Vita tersadar dari lamunan nya lalu menoleh ke arah Randy.


"Ada apa mas? Kamu sudah selesai mandi?, tanya Vita.


" Sudah sayang. Aku tanya kamu, kenapa melamun? Apa yang kamu lamun kan?, " tanya Randy yang masih terus mengelus pipi Vita.


" Tidak ada sayang, aku hanya lelah saja, " jawab Vita berbohong.


" Yasudah, malam ini kita langsung tidur saja. Aku gak mau kamu malah sakit karena kita tetap melakukan nya malam ini, " ucap Randy.


" Kamu yakin?, " tanya Vita memastikan.


" Iya sayang, aku masih bisa menahan nya. Lebih baik aku puasa malam ini dari pada kamu sakit nanti nya, " jawab Randy yakin.


Vita pun mengangguk patuh lalu Randy bangkit dan memakai pakaian nya yang sudah di siap kan Vita tadi.


Setelah itu, Randy berbaring di samping Vita yang sudah merebah kan tubuh nya. Randy menarik Vita ke dalam pelukan nya, lalu mencium puncak kepala Vita berkali kali.


" Terima kasih sayang atas kerja keras mu menyiapkan surprise party untuk mami dan papi. Tahun ini adalah perayaan paling berkesan untuk kita semua, " ucap Randy tulus.


" Sama sama sayang. Itu semua aku lakukan untuk membuat mami dan papi bahagia, dan setidak nya membuat mereka kembali mengingat setiap momen mesra di antara mereka, " jawab Vita terkekeh.


" Kira kira untuk anniversary kita yang pertama, kamu ingin merayakan nya dengan tema apa?, " tanya Randy.


" Emm, belum kefikiran sih. Memang nya kamu akan mengabulkan semua permintaan ku? Ya, meskipun tema nya aneh menurut mu, " tanya Vita balik.


" Apapun akan aku kabul kan sayang karena aku ingin selalu membuat mu bahagia, " jawab Randy.


" Kalau gitu, sebentar aku fikir kan dulu ya, " jawab Vita lalu berfikir sambil mengetuk ngetuk pelan jari telunjuk nya di dagu nya.


Sesaat suasana hening karena Vita masih berfikir dan tentu nya Randy masih setia menunggu istri nya memikirkan tema apa yang di ingin kan istri nya itu.


" Aha, aku tau tema apa yang keren, " pekik Vita lalu bangkit dan duduk, membuat Randy juga ikut bangkit dan duduk melipat kaki nya di depan Vita.


" Katakan pada ku tema apa yang kamu mau sayang?, " tanya Randy penasaran.


" Emm, tapi kamu janji ya akan mengabulkan permintaan ku, " rayu Vita dengan puppy eyes nya.


Randy sangat gemas melihat tingkah lucu istri nya ini.


" Iya sayang, apa pun itu jika aku bisa aku akan mengabulkan semua permintaan mu, " jawab Randy.


" Aku mau tema saat anniversary kita yang pertama adalah tema ala ala Korea Selatan. Dan satu lagi, aku mau kamu mengundang Super Junior untuk bernyanyi di party kita, " ucap Vita antusias.


" Aaapaaa?, " pekik Randy terkejut.


Tiba tiba, Randy merasa kepala nya mendadak pusing karena mendengar permintaan istri nya yang di rasa nya sangat aneh.


" Siapa lagi itu Super Junior?, " gumam Randy dalam hati sambil memijit pelipis nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya akak.


__ADS_2