Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 102 Surat dari Vita


__ADS_3

Randy masih menangis sendiri di ruang keluarga. Ia benar benar merasa sebagai laki laki bodoh yang hampir saja mencelakakan keluarga nya sendiri.


Randy benar benar masih tidak menyangka, wanita yang sangat di cintai nya dan di bela mati matian, malah merencanakan untuk membunuh keluarga nya.


Jika saja Vita tidak hadir di dalam hidup nya dan membongkar semua ini, maka mungkin saat ini keluarga nya telah tiada semua nya.


Mengingat tentang Vita, Randy bangkit dan berlari menuju kamar nya. Ia ingin memastikan sendiri kalau istri nya itu benar benar pergi meninggalkan nya saat ini.


Randy buka pintu kamar nya secara kasar lalu masuk ke dalam kamar. Ia memeriksa lemari pakaian, dan memang benar istri nya itu telah pergi membawa hampir semua pakaian nya.


Tubuh Randy merosot ke lantai, hari ini diri nya benar benar hancur. Dia kehilangan seorang wanita yang benar benar tulus mencintai nya dan juga keluarga nya.


Bayang bayang akan diri nya dulu yang sering menyakiti Vita dengan kata kata nya. Sikap egois nya yang membuat Vita harus berpisah dari Alfian, laki laki yang saat itu Vita cintai. Bahkan dengan tega nya lebih memilih untuk mengabaikan Vita hanya demi mengangkat telpon Clara.


Hari ini sikap sombong nya, sikap tegas nya, sikap arogan nya hilang. Randy kini hanya seorang pecundang yang telah kehilangan wanita terbaik di dalam hidup nya.


Randy terus menangis dan meratapi kebodohan nya sendiri. Ia berteriak memanggil nama Vita dan berteriak meminta maaf kepada Vita. Randy juga berteriak memohon untuk Vita kembali kepada nya.


Rita dan Ilham turut sedih mendengar teriakan putus asa putera nya itu. Mereka keluar dari kamar dan menghampiri Randy yang sedang duduk di lantai kamar nya sambil terus menangis terisak isak.


" Rand, maafkan mami dan papi tidak bisa melarang Vita untuk pergi dari rumah. Itu sudah keputusan nya. Setelah semua ini terungkap, dia memilih untuk pergi dan membiarkan kamu menata kembali hati mu. Dia ingin, kamu meyakinkan hati mu tentang siapa dia sebenarnya di hati mu. Dia tidak ingin dianggap hanya sebatas pelampiasan hati mu setelah pengkhianatan Clara. Tolong kamu pahami kenapa dia memutuskan hal ini. Ini ada surat untuk kamu dari Vita, bacalah dan setelah ini renungkan semua yang telah terjadi. Buatlah keputusan yang terbaik untuk pernikahan kalian, " ucap Rita lalu menyerahkan selembar surat dari Vita.


Randy menatap wajah mami nya lalu dengan tangan gemetar Ia menerima surat dari Vita. Ia peluk surat itu dengan air mata yang semakin deras mengalir.


" Sekarang, jadi lah laki laki bertanggung jawab. Belajar dari pengalaman mu ini. Buat lah keputusan yang membuat kita semua bahagia, " ucap Ilham lalu menepuk pelan bahu putera nya itu.


Ilham mengajak istri nya untuk keluar dari kamar Randy dan membiarkan putera nya sendiri.


Randy masih saja terus memeluk surat dari Vita, Ia merasa takut untuk membaca nya meskipun diri nya sangat penasaran apa isi surat itu.


Setelah beberapa menit mengumpulkan keberanian, Randy perlahan membuka surat dari Vita dan membaca nya.


Hai, suami ku yang bawel, suami ku yang posesif, suami ku yang paling aku cintai.


Maaf, aku pergi meninggalkan mu dan melanggar janji ku pada mu untuk tetap berada di sisi mu apapun yang terjadi.


Aku juga minta maaf karena memberitahukan tentang surat perjanjian pernikahan kita kepada mami dan papi. Maaf, karena aku tidak bisa membohongi mereka lebih lama lagi.

__ADS_1


Aku juga minta maaf, sudah menunjukkan bukti bukti kejahatan Clara dan bukti perselingkuhan nya. Aku tau, saat ini pasti kamu sedang terluka dengan semua itu. Maaf, karena saat kamu terluka, aku tidak berada di samping mu untuk menjadi sandaran mu.


Aku pergi bukan karena tidak mencintai mu, justru aku pergi karena aku sangat mencintai mu. Saat ini, aku tidak bisa berada di samping mu, menemani mu dan melewati hari hari yang indah bersama mu.


Aku ingin memberikan kamu waktu untuk berfikir tentang bagaimana sebenar nya perasaan mu kepada ku, bagaimana arti aku di dalam hidup mu. Aku tidak ingin di anggap sebagai pelampiasan hati mu yang sedang terluka. Aku juga tidak ingin di dalam pernikahan kita, masih ada bayang bayang masa kelam mu bersama Clara.


Aku mohon jangan tangisi kepergian ku. Jika kamu menangis, aku merasa sangat sedih karena tidak bisa menghapus air mata mu.


Aku tau, pasti kamu dulu sempat berfikir yang tidak tidak kenapa aku menerima pernikahan ini. Aku menerima pernikahan ini karena aku tidak ingin kamu kehilangan orang orang yang kamu cintai dan hidup dalam rasa bersalah seumur hidup.


Cukup aku yang merasakan rasa sakit itu, aku tidak ingin kamu juga merasakan hal yang sama.


Suami ku tersayang, jangan sedih dan khawatir, meskipun kita tidak berada di bawah atap yang sama, tetapi kita masih tetap berada di bawah langit sama. Aku mohon, jaga diri mu selama aku tidak berada di samping mu.


Jika kita memang di takdirkan untuk bersama, maka kita akan kembali bersama. Jika tidak, aku akan ikhlas melepaskan mu. Tapi satu hal yang harus kamu ingat, hati ini selama nya akan menjadi milik mu.


Jika kamu sudah bisa mengambil keputusan tentang siapa aku di hidup mu, temui lah aku. Aku akan menerima apapun keputusan mu, meskipun itu menyakiti hati ku.


Jaga diri mu baik baik. Aku sangat mencintai mu Randy Alansyah Djaya.


Air mata Randy tidak henti henti nya menetes selama membaca surat dari Vita. Ia memeluk kembali surat Vita setelah selesai membaca nya.


Ingin rasa nya Ia pergi mencari Vita dan meminta nya untuk ikut pulang bersama nya saat ini juga, tetapi Ia urungkan semua itu. Ia akan menghargai keputusan istri nya saat ini.


Ia juga harus merenungi semua hal yang terjadi. Memikirkan kata kata Vita untuk meyakinkan diri tentang perasaan nya.


Memang benar diri nya saat ini mencintai Vita, tapi mungkin Vita masih meragukan semua itu karena Clara masih ada di dalam hati nya.


Namun mulai saat ini, Randy akan meyakinkan diri nya untuk lepas dari bayang bayang Clara dan melupakan semua yang pernah terjadi di antara mereka.


Ia akan fokus menata hati nya kembali untuk Vita dan fokus untuk membuat Vita yakin kalau diri nya tidak pernah menganggap Vita sebagai pelampiasan hati nya.


Randy akan melakukan segala nya agar diri nya bisa kembali bersama Vita. Ia tidak ingin kehilangan seorang istri yang baik dan tulus mencintai diri nya dan juga keluarga nya.


Randy menghapus air mata nya dan bangkit. Ia berjalan keluar dari kamar untuk pergi menemui mami dan papi nya.


Randy mengetuk pintu kamar orang tua nya. Rita bangkit dari tempat tidur saat mendengar suara ketukan dan membuka pintu kamar nya.

__ADS_1


Randy langsung bersimpuh di kaki orang tua nya saat pintu terbuka dan menampakkan mami nya berdiri di hadapan nya. Ia menangis dan memohon maaf atas semua yang terjadi. Ia benar benar menyesal tidak pernah mendengarkan nasehat orang tua nya tentang Clara.


Ilham yang melihat Randy bersimpuh di kaki istri nya, menghampiri mereka. Ia membantu Randy untuk bangkit dan menuntun nya masuk ke kamar dan duduk di tepi tempat tidur.


Randy memeluk mami nya dan menangis di dalam pelukan mami nya. Ilham mengelus punggung Randy untuk menenangkan Randy. Meskipun Ilham masih kesal dan marah dengan Randy, tapi melihat anak nya saat ini begitu rapuh Ia merasa tidak tega.


" Mi pi, bantu Randy meyakinkan Vita untuk mau pulang kembali ke rumah ini. Randy tidak pernah menganggap Vita sebagai pelampiasan. Meskipun saat itu Randy mencintai Clara, tetapi Randy benar benar sudah sangat mencintai Vita. Terlebih saat ini, setelah Randy tau semua nya, Randy benar benar semakin mencintai Vita. Randy tidak ingin kehilangan Vita, " ucap Randy di tengah tengah isak tangis nya.


" Mami papi akan bantu kamu, Rand. Tapi, untuk saat ini biarkan Vita sendiri dan menenangkan diri nya. Mami tau dia masih tidak bisa mempercayai kata kata mu, jadi berusaha lah untuk meyakinkan dia tentang hati mu, " balas Rita.


Randy merasa sedikit lega karena orang tua nya sudah memaafkan nya dan mau membantu diri nya agar bisa bersatu kembali dengan Vita.


Semoga diri nya bisa meyakinkan Vita jika Ia benar benar sangat mencintai Vita dan tidak pernah menganggap Vita sebagai pelampiasan hati nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


***Mewek lagi aku nya akak nulis episode ini. Benar benar menguras perasaan kisah nya Randy dan Vita.

__ADS_1


Maaf belum bisa kasih crazy up, tapi saya usahakan selalu up tiap hari satu sampai dua episode. Bahkan kadang lebih, hehehe.


Jangan lupa like and vote yang banyak ya akak***.


__ADS_2