Suamiku Milik Wanita Lain

Suamiku Milik Wanita Lain
EPISODE 164 Feeling


__ADS_3

Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan. Tak terasa kandungan Vita sudah mencapai lima bulan. Banyak yang sudah di lalui nya selama kehamilan nya beberapa waktu belakangan ini dan Vita merasa sangat bahagia menikmati setiap perkembangan janin nya yang tumbuh dengan sangat sehat.


Apa lagi waktu itu Randy memenuhi janji nya mengajak nya untuk melakukan babymoon ke negeri nya babang Siwon, meskipun kesal karena gak bisa bertemu langsung dengan babang Siwon karena sedang tour ke luar negeri.


Kekesalan Vita pun bertambah karena saat di sana mereka tidak murni hanya untuk babymoon melainkan juga harus menghadiri acara ulang tahun perusahaan dari rekan bisnis Randy dan Stella. Dan juga selama dua hari sebelum hadir di acara pesta itu, Randy sangat sibuk meeting dengan pimpinan perusahaan tersebut bersama Stella. Akhir nya, selama dua hari Vita berkeliling di temani oleh Felix dan beberapa bodyguard.


Namun, saat di acara pesta perusahaan rekan bisnis Randy, Vita membalas kekesalan nya dengan cara membuat Randy terbakar cemburu semalaman. Vita merasa sangat puas karena bisa mengerjai suami nya itu.


FLASHBACK ON.


Vita sedang bersiap siap ke pesta dengan wajah yang di tekuk dan perasaan yang sangat kesal. Randy sudah berulang kali membujuk Vita dengan berbagai cara agar tidak ngambek lagi, namun percuma saja karena istri nya itu sangat sulit sekali di bujuk.


" Sayang, please jangan ngambek lagi ya ya, " bujuk Randy sambil memeluk Vita dari belakang saat Vita sedang duduk di kursi meja rias.


" Kamu sungguh sangat menyebal kan. Kalau tau kamu sibuk mengurus bisnis mu juga di sini, lebih baik aku di rumah saja atau pergi bersama dengan Fian dan yang lain, " gerutu Vita.


" Maaf kan aku sayang. Ini meeting mendadak yang di beritahukan oleh Stella sehari sebelum kita berangkat ke Korea. Mau tidak mau aku harus ikut meeting dengan Stella dan pemilik perusahaan itu. Aku mohon kamu mengerti ya, " ucap Randy.


Vita menghela nafas nya, mau marah segimana pun nama nya pekerjaan tetap harus di kerjakan oleh suami nya. Beruntung bisnis suami nya lancar dan malah semakin berkembang pesat sekarang. Semua harus di syukuri lah, fikir nya.


" Ya sudah, aku maafin. Tapi, besok kamu harus temani aku ke Namsan Tower, " balas Vita.


" Ok sayang, setelah hari ini tidak ada lagi pekerjaan, waktu ku hanya untuk mu, " janji Randy.


" Senyum dong sayang, aku mau tunjukin ke semua orang kalau istri ku ini sangat cantik, " timpal Randy sambil senyum senyum.


" Gombal, " gerutu Vita lalu melepas kan pelukan Randy dan kembali mengoles wajah nya dengan make up tipis dan natural.


Setelah selesai bersiap siap, mereka bergegas pergi ke hotel di mana acara tersebut di selenggarakan.


Sesampai nya di ballroom hotel, Randy mengajak Vita yang juga di ikuti oleh Felix dan dua bodyguard untuk menghampiri Stella dan Alex yang sudah lebih dulu berada di sana bersama dengan client mereka, pemilik acara malam itu.


" Stella, Alex, " panggil Vita semangat saat melihat sepupu ipar nya itu sedang bercengkrama dengan beberapa orang.


" Hai bumil, " balas Stella sambil melambaikan tangan dan Alex hanya membalas panggilan Vita dengan senyum lebar.


Vita berjalan cepat menghampiri Stella tanpa peduli dengan ucapan Randy dan Felix yang menyuruh nya berjalan perlahan lalu memeluk erat sepupu ipar nya itu untuk melepas rindu setelah sekian lama mereka tidak bertemu dan hanya berkomunikasi via chat atau video call.


" Makin cantik saja bumil ini, " goda Stella setelah pelukan mereka terlepas.


" Haisshh, apa nya makin cantik. Gak lihat nih sekarang aku sudah mengembang. Pipi tembem, badan aku juga tambah gendut, " gerutu Vita.


" Gimana gak ngembang, kamu kan makan terus sayang. Apa lagi kalau sudah ingin sesuatu, pasti minimal dua porsi, " saut Randy yang sudah ikut bergabung dengan mereka.


" Tuh kan, kamu ejekin aku lagi. Ya sudah, aku gak mau makan lagi biar gak makin gendut dan gak di ejekin terus sama kamu, " rajuk Vita dengan bibir mengerucut.


" Jangan dong sayang, kalau kamu gak makan nanti anak kita kelaparan, " bujuk Randy gelagapan karena istri nya ngambek dan ngancam gak mau makan. Bisa kena amukan ibu negara kalau sampai tau menantu kesayangan nya gak mau makan karena di godain dia terus.


" Duh duh ngambek bumil kita, " goda Stella.


" Sudah sudah, jangan di godain terus, kasian tuh bumil jadi badmood gitu, " lerai Alex yang sedari tadi hanya memperhatikan tunangan nya dan saudara ipar nya itu menggoda Vita.


" Oh iya sampai telat menyapa yang punya acara, " ucap Randy terkekeh.


" Malam tuan Kim, selamat atas perayaan ulang tahun perusahaan anda. Semoga semakin berjaya, " ucap Randy sambil mengulurkan tangan nya.


" Malam dan terima kasih atas kesediaan anda untuk hadir malam ini serta doa dari anda tuan Djaya, " balas tuan Kim sambil membalas uluran tangan Randy.


" Oh iya, perkenalkan ini istri saya, Vita Djaya, " ucap Randy memperkenal kan Vita saat jabatan tangan mereka terlepas.


" Hallo tuan Kim, senang bisa bertemu dengan anda, " sapa Vita dalam bahasa Korea yang fasih membuat semua orang di sana melongo pasal nya sejak tadi Randy dan yang lain nya berkomunikasi dengan bahasa inggris.


" Ohh hallo dan senang bertemu dengan anda. Saya tidak menyangka anda bisa berbicara bahasa Korea dengan fasih, " balas tuan Kim.


" Ahh iya saya belajar otodidak karena saya sangat suka dengan negara Korea Selatan. Saya berharap suatu saat bisa mengunjungi negara ini jadi saya harus bisa bahasa mereka, fikir saya, " balas Vita.


" Wah, saya sangat kagum dengan anda, " puji tuan Kim.


" Terima kasih tuan Kim, " balas Vita tersipu malu.


" Dan perkenal kan ini istri saya, " ucap Tuan Kim.


" Hallo nyonya, senang bertemu dengan anda, " sapa Vita ramah.


" Hallo, senang juga bertemu dengan anda, " balas nyonya Kim.


" Tuan Randy, saya sangat kagum dengan istri anda yang bisa sangat fasih berbicara bahasa dari negara saya. Sangat jarang saya temui orang orang dari negara luar yang fasih bahasa Korea. Biasa nya kami selalu berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, " puji tuan Kim dengan bahasa inggris.

__ADS_1


" Ahh iya terima kasih tuan Kim. Sejujur nya, saya juga kagum dengan istri saya yang bisa berbicara fasih dalam beberapa bahasa. Dan hari ini, pertama kali saya tau kalau bahasa korea adalah salah satu bahasa yang di kuasai istri saya, " balas Randy.


Mereka semua tertawa karena ternyata Randy sendiri juga baru tau kalau istri nya bisa berbicara bahasa korea. Lah gimana mau tau, mereka saja baru ini berinteraksi dengan orang Korea. Dan Vita juga tidak pernah mengatakan bahasa apa saja yang di kuasai nya.


Lah, kamu sendiri juga gak pernah tanya, dasar Randy.


" Baik lah, silahkan nikmati pesta nya, " ucap tuan Kim.


" Tentu, " balas mereka.


Vita melihat sekeliling mereka, di sana banyak sekali artis artis korea yang hadir dan juga pasti nya para pengusaha di dalam negara maupun dari luar negara Korea.


" Uhhh, gemesin banget deh oppa oppa. Pengen peluk, " gumam Vita pelan.


Saat asyik melihat lihat wajah tampan para oppa oppa kesayangan nya, tiba tiba mata nya menangkap sesosok oppa tampan yang membuat hati nya menjerit jerit untuk segera memeluk oppa tampan tersebut.


" V oppa, " pekik Vita bahagia dengan suara sedikit keras karena melihat salah satu idola kesayangan nya ada di depan mata.


Semua orang yang berada di sana menghentikan aktivitas mereka dan melihat ke arah sumber suara. Randy yang juga sedang berbincang dengan Stella dan beberapa tamu undangan yang lain langsung terdiam saat mendengar suara Vita yang terdengar sedikit keras memanggil seseorang.


V oppa yang merasa di panggil menoleh ke arah sumber suara dan mata nya membulat lucu saat melihat seorang wanita berjalan, ahh salah berlari kecil menghampiri nya.


" Cantik, " gumam V oppa tanpa sadar saat melihat Vita pertama kali.


Felix yang melihat Vita berlari kecil menghampiri orang yang di panggil nya tadi segera menyusul Vita dengan dua bodyguard di belakang nya.


Greepp.


Vita langsung memeluk V oppa saat sudah berada di depan sang personil boyband BTS.


" V oppa, idola ku, " ucap Vita bahagia dengan bahasa Korea karena bisa bertemu dan memeluk langsung idola nya.


V oppa yang masih bingung dengan situasi yang terjadi hanya membiarkan Vita memeluk nya. Saat tersadar dan ingin membalas pelukan Vita, seseorang menarik Vita dari pelukan V oppa.


" Berani sekali kamu peluk peluk istri saya, " bentak Randy sambil menarik Vita ke belakang tubuh nya.


" Hah, " bengong V oppa karena di tuduh memeluk istri orang lain. Lah, kan yang di peluk dia kenapa malah dia yang kena marah dan di bentak.


Plaakk.


" Jangan bentak bentak V oppa, " omel Vita setelah memukul lengan suami nya lalu berjalan maju kembali ke depan V oppa.


" Kalau aku yang jadi suami kamu juga pasti marah dan cemburu serta tidak rela melihat istri ku yang cantik, gemesin serta errr sexy ini memeluk pria lain, " gumam V oppa dalam hati.


" Aahh iya tidak apa apa, saya mengerti jika suami kamu cemburu. Kami juga sudah biasa dengan situasi seperti ini, jadi tak perlu merasa bersalah, " balas V oppa dengan tersenyum.


" Uhhh oppa, kamu sangat baik hati, " puji Vita lalu kembali memeluk V oppa.


Kedua mata Randy membulat sempurna karena lagi lagi melihat istri nya memeluk pria lain tepat di depan mata nya.


" Oppa, aku mencintai mu, " ucap Vita setelah pelukan mereka terlepas.


" V saja nih yang di cintai? Kami tidak?, " saut Suga oppa pura pura merajuk sambil mengerucutkan bibir nya. Uhhh lucu nya pengen tarik itu bibir.


" Tidak tidak tidak, semua aku cinta kok tapi lebih cinta V oppa, " balas Vita tersenyum lalu merangkul lengan V oppa.


" Ahhh, aku sungguh sangat tersanjung, " ucap V oppa sambil meletakkan tangan kanan nya di atas dada nya dan tersenyum bahagia.


Randy dan Felix hanya diam karena tidak mengerti apa yang Vita dan member BTS bicarakan. Namun, satu hal yang Randy tau, jika saat ini diri nya sangat marah dan terbakar cemburu.


Tuan Kim dan istri nya serta Stella dan Alex menghampiri mereka karena melihat raut wajah Randy yang sudah memerah menahan amarah dan cemburu. Tuan Kim tau jika Randy sangat possesive terhadap istri nya karena saat meeting bersama selama dua hari yang lalu, Randy terus saja menghubungi Vita untuk mengetahui keadaan dan posisi Vita saat itu.


" Tuan Randy, perkenal kan mereka adalah member BTS, boyband yang berada di naungan kami. Tidak menyangka ternyata istri anda juga mengagumi BTS, " ucap tuan Kim.


" Ahh seperti nya begitu, terlihat dari sikap dan tatapan memuja nya itu, " balas Randy sarkastik sambil berusaha tersenyum.


" Uhmm, boleh foto bareng tidak?, " pinta Vita.


" Tentu boleh, " saut Jimin Oppa.


" Yeeyyyy, " pekik Vita girang sambil bertepuk tangan.


Mereka lantas berfoto bersama dengan beberapa gaya dan tertawa bersama saat melihat hasil foto mereka yang lucu lucu menggemaskan. Uhh, Vita merasa sangat bahagia karena bisa langsung bertemu, berfoto serta bercengkrama dengan para member BTS. Setidak nya, mengurangi rasa kecewa nya karena tidak bisa bertemu dengan babang Siwon.


Sementara Randy, hanya bisa mengelus dada dan menghela nafas nya berulang kali melihat istri nya yang sedang asyik dengan para pria yang terlihat cantik itu.


Cantik?.

__ADS_1


Ya menurut Randy mereka terlihat cantik bukan tampan, hehehe.


" Rasakan, itu sayang ku. Puas banget lihat kamu cemburu. Siapa suruh kamu sibuk terus sama pekerjaan mu, hahaha, " gumam Vita dalam hati karena melihat wajah Randy yang sangat kesal dan cemburu.


FLASHBACK OFF.


Randy yang baru saja selesai mandi dan keluar dari kamar mandi dengan masih menggunakan handuk menghampiri istri nya yang sedang berjemur matahari pagi di balkon kamar mereka. Ia melihat istri nya berdiri di pinggir balkon sambil melamun.


" Apa yang kamu lamunkan sayang?, " Tanya Randy sambil memeluk Vita dari belakang dan mengelus sayang perut Vita yang sudah membuncit.


" Gak ada sayang hanya mengingat kenangan saat kita di Korea dan bertemu dengan member BTS, " jawab Vita sambil membalas pelukan Randy.


Randy mengangguk anggukan kepala nya saat mendengar jawaban Vita.


" Jangan terlalu lama berjemur sayang nanti kamu pusing. Kita masuk saja yuk," ucap Randy.


" Ihh gak kok sayang, mana ada pusing. Ada ada saja kamu, " balas Vita.


Randy terkekeh lalu melepas pelukan nya dan membawa Vita masuk ke dalam kamar. Setelah itu, Randy memakai pakaian kerja nya dan Vita membantu Randy memakai dasi untuk Randy.


" Sayang, aku izin nanti pergi ketemu sama anak anak rempong ya. Tapi, aku ke kampus mereka dulu, aku mau pergi bareng Fian, " izin Vita.


" Sayang, bisa tidak kamu batasi diri kamu dengan Fian, jangan terlalu dekat banget seperti itu, " ucap Randy setelah Vita selesai memakaikan dasi dan mengambil jas kerja nya di atas tempat tidur.


" Lah kenapa sayang? Fian itu sahabat aku dan sekarang dia adik ipar aku. Ya aneh kalau aku batasin diri sama dia. Lagi pula, kami juga selalu dalam batasan sahabat dan juga kakak dan adik ipar, " balas Vita bingung.


" Iya kamu merasa begitu tapi tidak dengan Fian, " ucap Randy.


" Kok kamu bisa bilang begitu?, " tanya Vita.


" Karena aku selalu melihat dia menatap kamu dengan tatapan penuh cinta dan itu bukan cinta kepada sahabat atau kakak ipar, melainkan tatapan cinta kepada pujaan hati nya, " jawab Randy.


Vita menghela nafas nya dengan berat lalu menggenggam sebelah tangan Randy " Kasih dia waktu untuk melupakan semua perasaan nya itu. Ini semua juga pasti sulit untuk dia yang mengharuskan menerima status aku yang sekarang menjadi kakak ipar nya. Dan satu hal yang harus kamu ingat, kalau dia tidak akan pernah merebut aku dari mu dan aku tidak akan pernah meninggalkan mu karena laki laki lain, " ucap Vita meyakinkan Randy.


Randy tau dan sangat tau jika Fian tidak akan mungkin merebut Vita lagi dari nya dan Vita juga tidak akan pernah meninggalkan nya karena Fian atau laki laki lain. Tetapi, tetap saja hati nya masih tidak tenang karena perasaan Fian untuk Vita masih ada.


" Lebih baik kita berdoa, semoga Fian menemukan seorang wanita yang benar benar bisa membuat nya kembali jatuh cinta dan melupakan perasaan nya kepada ku, " lanjut Vita.


" Aammiinn, semoga saja ya sayang, " balas Randy.


" Ehh tapi sayang, kamu ingat gak wanita yang Fian ceritakan yang dia bertabrakan gak sengaja dengan wanita itu di bandara kemarin waktu mengantar Zi dan yang lain ke bandara?, " tanya Randy.


" Ehmm iya ingat, yang kata nya jelek itu kan? Memang kenapa sayang?, " tanya Vita balik.


" Iya bener dan gak kenapa napa sih sayang cuma aku feeling kalau wanita ini yang akan membuat Fian menjadi bucin, " jawab Randy.


" Ehh kok kamu bisa mikir nya gitu?, " tanya Vita.


" Feeling saja sayang dan feeling aku kuat banget kali ini kalau mereka akan bertemu lagì dan berjodoh, " jawab Randy.


" Aaamiinn. Semoga saja deh sesuai dengan feeling kamu ya sayang, " ucap Vita.


Setelah itu, Randy mengajak Vita untuk turun ke bawah dan sarapan bersama dengan yang lain. Pagi ini, Randy ingin membuat kan susu hamil untuk Vita karena kemarin malam Vita merengek kalau mulai besok pagi dia yang harus membuat kan susu hamil untuk Vita.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya akak.

__ADS_1


Maaf lama banget saya baru kembali update soal nya lagi ada urusan keluarga. Sekali lagi saya mohon maaf.


__ADS_2