ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
110. Iyan PDKT


__ADS_3

Nabila yang sudah disambut Anna yang baru saja tiba dikampus dan seperti biasa dia berteriak setelah melihat wajah temannya "Bil,,, Baru berapa hari aja nggak ketemu gue udah kangen banget" Ana memeluknya sambil melompat-lompat seperti anak kecil


"Na please!!! Jangan kayak gini, Dede bayinya nanti kesakitan" Nabila menahan perutnya agar tidak tergerak-gerak oleh tingkah Anna


"What?? Lo hamil?" Anna teriak


"Sssttt,,, Jangan teriak!! Berisik tahu, nanti orang dengar" Nabila berbisik sambil menutup mulut sahabatnya


"Sorry gue lupa, saking terkejutnya, tapi serius Bil, lo hamil?" Anna pun ikut berbisik


"Iya serius, Sumpah gue senang banget gak nyangka didalem sini ada bayi" Nabila Memegang perutnya dengan senyum bahagia terpancar diwajahnya


"Ya ampun Selamat ya,, Gue bakal jadi tante hahaha!!!" Anna juga menyentuh perut Nabila


Dan akhirnya mereka pun masuk kelas tapi malah tertahan oleh Iyan yang menghalangi jalannya


"Kak Iyan?" Anna terkejut


"Nabila Kamu tidak apa-apa kan?" Tanya Iyan dengan kepanikannya tidak menghiraukan Anna, dia khawatir tentang penculukan Nabila


"Lho emangnya ada apa?" Anna bingung


"Aku nggak apa-apa Kak" Nabila menjawab agak canggung


"Ini Sebenarnya ada apa sih?" Pertanyaan Anna tidak satupun dijawab oleh Nabila atau Iyan


"Udah nggak ada apa-apa, kita permisi kedalam dalam dulu ya!!" Nabila pamit


"tunggu" Iyan menahannya lagi


"Ada apa?"


"Aku mau minta maaf karena tidak bisa melindungimu waktu itu" Iyan memegang tangan Nabila dan berlutut


"Kak tolong jangan seperti ini, aku nggak enak takut ada yang liat" Nabila menarik pelan tangannya


"Aku nggak peduli pokoknya maafin aku" Dia bersikeras


"Iya aku udah maafin, lagipula gak usah diungkit-ungkit lagi. itu juga bukan kesalahan kak Iyan kok" Nabila senyum terpaksa


"Terima kasih,,, Terima kasih banget Nabila" Iyan pun ikut tersenyum sedangkan Anna masih belum mengerti apa duduk perkaranya

__ADS_1


"Yaudah aku masuk kedalam ya!!" Nabila melewati pria itu dan juga Anna tanpa mereka sadari ada Sepasang Mata yang geram melihat Iyan bersama Nabila


Kantin kampus


Seperti biasa Romi dan Rey datang setelah kelas Nabila dan Anna selesai, Mereka pun berkumpul di kantin tempat favoritnya "Hai Bil? Hai Na?" Kedua pria itu menyapa


"Hai juga, udah makan siang belum?" Tanya Anna


"Belum nih, Gue laper" Jawab Rey


"Sama gue juga belum makan siang" Tambah Romi berlaga tidak kuat lagi menahan perut laparnya


"Nah kebetulan Nabila mau neraktir kita nih" Kata Anna


"Serius Bil? Ada perayaan apa?" Romi heran


"Perayaan menyambut hadirnya dede bayi" Anna berbisik


"Lo lagi nggak bercanda kan?" Rey tidak percaya


"Masa urusan kayak begini bercanda sih Rey" Ana nyolot


"Jadi Serius nih kita akan punya keponakan?" Rey ikut bahagia lalu memeluk Nabila begitupun dengan Romi sama bahagiannya dan memeluk juga


Ini orang izin tapi dia sendiri udah duduk, katanya senior kampus tapi kelakuannya enggak punya etika,,, batin Rey


"Eh iya kok enggak apa-apa Gabung aja" Anna pun basa-basi tapi dihatinya juga kurang nyaman


"Oh ya minggu depan papaku mau meresmikan cabang perusahaannya yang baru, dan aku mau kalian dance disana Bagaimana? bisa nggak?" Tanya Iyan


Keempat grup dance GFG itu saling melempar pandang tanda minta persetujuan dari masing-masing pihak, tapi setelah ketiganya mengarah pada Nabila dia pun Memegang perutnya menandakan kalau dia tidak bisa karena sedang hamil, akhirnya Rey mengambil kesimpulan dan menolaknya dengan lembut "Maaf Kak Iyan, bukannya kita tidak mau tapi untuk saat ini kita sedang vakum dari dance karena kita mau fokus dulu pada kuliah"


"Yah sayang sekali padahal honornya tiga kali lipat loh" Iyan mengiming-imingi dengan budgetnya


Wah gila tiga kali lipat,,, batin Anna


Menurut Nabila mau budget Sebesar apapun dia tidak peduli, karena lebih dari itu dia bisa minta pada suaminya yang kaya raya, tapi tidak dengan ketiga temannya dan Nabila juga tidak mau egois karena temannya pasti butuh uang, Akhirnya dia pun angkat bicara "Maaf kak Iyan, kesehatanku kurang baik akhir-akhir ini dan aku juga harus bulak-balik check up ke dokter, tapi kalau ketiga temanku bersedia it's oke, paling aku cuma hadir aja dan nggak akan bisa dance" jelas Nabila


"Iya Kak,, Nabila memang lagi kurang sehat, paling kita bertiga aja yang dance karena Dokter bilang Nabila harus istirahat selama


satu tahun kedepan" Jelas Romi dia tidak mau ada yang curiga tentang kehamilannya karena statusnya yang belum banyak orang tahu, hanya saja khawatir nantinya orang-orang akan berpikir Nabila wanita tidak baik

__ADS_1


"Benarkah?" Iyan terkejut "Kamu sakit apa sampai harus istirahat selama itu, Apakah penyakit kamu serius?" Wajah Iyan berubah panik


"Ah tidak, hanya saja akhir-akhir ini kesehatanku sering menurun mungkin karena terlalu lelah aja dan Setelah satu tahun aku aku akan mulai dance lagi" Nabila berusaha meyakinkan Iyan


"Tapi benar kan? kamu nggak apa-apa?" Dia masih hawatir, tapi perhatian Iyan ternyata mengundang amarah dari seorang wanita yang terlihat agak elegan duduk tidak jauh darinya


Dreet Dreet


Pesan masuk


📩Kuman: Sayang udah pulang belum? Kakak jemput ya karena dirumah sedang ada pembongkaran, dan kita balik kekantor aja Kakak khawatir kamu kenapa-napa


Apa yang dibongkar? sampai aku tidak boleh pulang *ke*rumah dulu, Tapi nggak apa-apa deh setidaknya nggak bosen dirumah, cuma kalau ikut dia pasti ceramah lagi


📩My Little wife: oke, aku udah selesai nih, lagi makan siang di restoran Jepang kampus


📩Kuman: Jangan kemana-mana, nggak usah keparkiran juga, karena kakak yang akan jemput kamu kesana


Dasar mulai lagi deh parnonya


📩My little wife: Iya sayang


Iyan meninggalkan tempat itu karena ada kelas, begitupun Rey dan Romi keduanya juga pamit karena ada urusan masing-masing. tinggal Anna dan Nabila saja yang masih menetap, Anna tidak tega meninggalkan Nabila sendiri sampai suaminya menjemput, Tapi hal tak terduga tiba-tiba datang seorang wanita yang dari tadi sudah memperhatikannya, dengan tidak sopan dia menggebrak meja


Brak,,!! "Aku peringatkan sama kamu, kalau kamu berani mendekati Kak Iyan lagi aku akan membuat kamu tidak tenang disekolah ini" Dengan juteknya wanita itu mengibaskan rambutnya


Brak,,!! "Hello,,!!! siapa juga yang mau dekat-dekat sama Kak Iyan, nggak lihat apa dari tadi dia sendiri yang deketin Nabila" balas Anna menggebrak meja juga


"Kak Iyan gak bakal deketin perempuan ini kalau dia sendiri nggak tebar-tebar Pesona" dengan tidak sopannya wanita itu teriak-teriak sambil menunjuk pada Nabila


"Heeh Mak Erot , bisa nggak sopan sedikit? lo pikir Nabila suka dideketin sama Kak Iyan? pria itu bukan tipenya dia, jadi enggak usah repot-repot ngomel disini" Anna yang mengibaskan tangan wanita itu dihadapan wajah Nabila


"Singkirin ya tangan loh dari gue, Jijik banget tahu" tepis wanita itu


"Siapa juga yang sudi pegang-pegang tangan lo? Gak sopan datang kesini ngomel-ngomel gak jelas, ngaca dong kenapa Kak Iyan ngejar-ngejar Nabila? Karena dia jauh lebih baik dan lebih cantik dari lo" Ejek Anna


"Kurang ajar lo ya!!" Wanita itupun sudah mengangkat tangannya ingin menampar Anna tapi tertahan oleh Nabila


"Maaf ya!!! Tapi lo itu adalah senior di sini, apakah pantas seorang senior bersikap rendah seperti ini, dan satu lagi gue sama sekali nggak tertarik sama kak Iyan kalau lo suka Kenapa nggak Lo kejar terus itu cowok, gak usah ganggu-ganggu hidup gue!! Ngerti loh?" Nabila dan Anna pun pergi meninggalkan Wanita itu menuju keparkiran "bikin darah tinggi aja"


Tak berselang lama Shakil pun datang Lalu membawa Nabila pergi tentunya dengan omelan karena Nabila tidak menuruti perkataannya kalau dia harus tunggu di restoran tapi malah sudah berada di parkiran.....

__ADS_1


Bersambung❤❤❤


__ADS_2