ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
51. Games Truth Or Dare


__ADS_3

Seperti biasa Shakil mengantarkan Nabila kesekolah, Lalu dia lanjut kekantor bersama dengan Haris


Amir sudah merencanakan pertemuannya dengan orangtua siska, jadi dia akan pergi ke jerman bersama Amir nantinya,


Mungkin Nabila akan dia tinggalkan untuk beberapa hari. Tapi dia juga khawatir orang-orang siska akan mengincarnya karena kejadian kemarin


hari ini Shakil akan sibuk dikantor, untuk keberangkatannya bersama Amir dia harus menyelesaikan semua urusan yang ada di indonesia dulu,


Makanya untuk hari ini dia tidak bisa menjemput Nabila, lagipula Nabila juga ada latihan Dance dirumah Anna, jadi dia juga tidak merasa keberatan kalau Shakil tidak menjemputnya


"Bil enaknya kita ngapain ya sekarang?" Tanya Anna setelah selesai Dance


"Kita main games aja" Jawab Romi


"Games apa?" Nabila


"Truth Or Dare? (Kebenaran atau Tantangan)" jawab Romi


"Aku gak setuju" Jawab Nabila


"Lho Kenapa Bil? .. Ada yang lo sembunyiin dari kita ya?" Tuding Anna


"Iya nih, gak biasanya lo sepengecut ini" tambah Rey


"Bukan gitu, Kalau nanti lo nanya perasaan gw Sama Romi, gue bingung mau jawab apa?" Canda Nabila


"Sialan lo. Gue masih normal ya buat suka sama cewe dingin ini" bantah Romi


Mereka serempak tertawa bersama dan memulai permainannya. Anna memutar botol kosong diatas meja yang dikelilingi mereka berempat... Tapi botol itu malah tertuju pada dirinya sendiri


"Haha. Lo main buat diri lo sendiri ya Na?" Seru Rey dengan tepuk tangan


"Gue aja yang nanya" Romi antusias


"Gue gak mau, Nabila aja yang nanya, lo pasti nanya yang aneh-aneh" Bantah Anna


"Emm.. gue malah makin curiga kalau lo ketakutan gini?" Ejek Nabila


"Bil lo kok sekongkol sih" Anna jengkel


"Haha emang udah rejeki gue" Romi antusias dengan pandangan yang licik

__ADS_1


"Gak usah Rom, Gue aja" Rey mengangkat kedua halisnya semakin seram dari Romi "Truth Or Dare?" Rey langsung katakan tanpa persetujuan Anna


"Dare" Dengan mantap Anna menjawab


"Wah bener kan kecurigaan gue dia menyembunyikan sesuatu" Romi semakin yakin


"Ann lo kenapa gak mau jujur aja.. Ada yang lo rahasian dari kita ya?" Nabila juga penasaran


"Ya gak lah.. Cuma perasaan gue gak enak, Pasti ini orang mau nanya yang konyol deh" Anna menuding Rey


"Ok, Kalau jawaban lo Dare, Sekarang tantangannya adalah buka kancing baju lo satu dibagian atas aja?" Rey tersenyum licik dan didukung oleh Romi


"Gak gue gak setuju" Bantah Nabila "Ini namanya kalian nyari kesempatan"


"Nabilaaa.. you are my best friend" Anna lalu memeluk Nabila


"gak, Pokonya itu!! , kalau gak berarti lo pilih Truth" desak Rey


"Yaudah pilih Truth" Jawab Anna


"Hahaha.. Gitu dong, Ok lo masih virgin gak?" Pertanyaan konyol yang keluar dari mulut Rey


"Masa coba gue buktiin?" Canda Romi


"Sialan lo" Anna mengambil botolnya lagi dan memutarkan kembali


Nabila sangat deg-degan. dia takut pertanyaan yang dilontarkan pada Anna. Nantinya akan tertuju padanya juga


"Nahh sekarang giliran Nabila" Rey lebih antusias lagi karena menurutnya Nabila sekarang penuh dengan rahasia..


"Kalian udah tau kan gue akan milih apa?" Nabila berusaha menutupi ketakutannya dengan memberanikan diri


"Sekarang giliran gue yang nanya, Karena udah lama gue penasaran sama kejanggalan ini" Anna semangat


"Inget ya, tadi gue udah belain lo dari dua anak berandal ini" Ancam Nabila


"Hahaha... Tenang aja gue cuma mewakili pertanyaan dari mereka-mereka yang sebenernya gue juga penasaran" Anna curiga


"Oh jadi kalian bikin games ini cuma cashing doang, Kenapa gak nanya langsung aja sama gue" Nabila langsung menebak niat ketiga sahabatnya


"Kita emang gak bisa bohong dari lo Bil" senyum Romi

__ADS_1


"Jadi gini? Siapa orang yang suka antar jemput lo sekolah? Dan gue juga lihat dia ada di pemakaman nyokap lo waktu itu?"


Fuuuuuh untunglah mereka cuma nanya itu


"Itu kak Shakil anaknya ayah Amir? Dia bosnya papah dulu" Jawab jujur


"Tapi gue pernah liat dia narik tangan lo. Kasar banget waktu kita dance dihotel" Tanya Rey


Wah... Gawat dia liat kejadian gw ditembak gak ya? apa liat juga waktu kakak cium gue ??


"Iya dia gak suka liat gue pakai pakaian terbuka,


jadi waktu itu sebelum papah meninggal dia bersumpah, Akan jaga gue melebihi nyawanya sendiri. lo tau kan gue pernah cerita kalau papah sayang banget sama anak bosnya? papah jagain dia melebihi nyawanya juga? Nah itu dia orangnya, dia mau balas budi sama papah lewat gue sekarang."


untuk saat ini aku masih aman


"Oh gitu? Berarti lo tiap hari liat wajah orang ganteng itu dong?" Anna berubah genit


"Eh ganjen. Terus kenapa kalau Nabila liat orang ganteng. Toh matanya masih terpasang dengan normal ditempatnya gak kaya lo. Ngebayanginnya aja udah mau loncat itu otak" Rey nyolot


"Gue kan normal, Emangnya Nabila banyak cowo yang nembak aja dia diemin. Jangan bilang lo suka sama gue lagi?" Tuding Anna


"Yaah ketauan deh gue suka sama lo" Nabila menggerepe-***** tubuh Anna


"Nabila apa sih. otak lo koslet ya?" Anna menepis tangan Nabila


Hahaha gara-gara sikuman nih aku jadi ikutan eror. Heemm Jadi kangen pengen cepet pulang


Karena hari sudah sore mereka sudah menyelesaikan latihan dan Mereka juga sudah menyelesaikan permainannya. Kini Nabila pulang diantar rey karena kebetulan mereka satu arah..


***


Setelah selesai makan malam Shakil belum juga pulang. karena dia akan kejerman jadi dia harus menghadiri rapat keluar kota dulu, dan dia juga lupa mengabari Nabila karena tadinya dia pikir hanya sebentar, tapi ternyata ada maslah disana sehingga dia tidak pulang malam ini. dan karena dia sibuk sampai lupa mengisi daya pada ponselnya.


Nabila mengutak-atik alat komunikasi yang ada ditangannya. berharap Shakil kirim pesan atau telepon menanyakan kabar tapi tetap tidak ada juga.


kakak kemana si, gak ada kabar? asisten haris juga gak ngabarin. apa dia lagi sama si bakteri ya? huh bosan


Nabila uring-uringan sendiri merasa bosan karena tidak ada yang mengganggunya.. tak sadar lama-kelamaan menunggu akhirnya dia terlelap disofa kamarnya, Setiap satu jam sekali dia bangun cek ponsel.. Satu jam lagi, Bangun lagi, begitulah Nabila terus menerus sampai pagi..


Bersambung❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2