
Shakil telah memenuhi acara makan malam dengan Siska. ini adalah kesempatannya untuk menjebak Siska dan mengakhiri kisah cinta yang tak jelas baginya. sedangkan Siska dengan semangat dia memilih restoran mewah yang bertema romantis karena dia sendiri juga merencanakan hal buruk untuk shakil,
Siska menggunakan gaun hitam sexy sangat menggoda dengan bagian punggung terbuka, sedangkan Shakil berpakaian pormal seperti biasanya. Shakil sangat jarang memakai pakaian santai karena kesibukan kantor yang memaksanya selalu berpenampilan seperti itu.
"hi sayang? sapa Siska
"hi juga. kamu cantik sekali malam ini" pujian Shakil
"benarkah? ini adalah pujian pertama yang aku dapatkan darimu lho" curiga
" aku baru menyadari setelah sibuk beberapa hari ternyata aku sangat kehilanganmu" memeluk hangat Siska
"ada yang aneh? kenapa tiba-tiba sikapnya semanis ini?"
" apa kamu baik-baik saja sayang?"
"aku belum pernah sebaik ini" menggoda
"apa dia sedang mabuk?" melihat kearah meja dan ternyata benar ada Wine disana "bagus ini akan memudahkan rencana ku. dia tidak akan berbohong saat mabuk"
"sayang aku ingin bertanya sesuatu padamu?"
"katakan. aku akan mejawab semua pertanyaan mu manis" menyentuh dagu siska
"siapa nabila sebenarnya?"
" sudah kuduga kau akan menanyakan ini. bagus dengan berekting mabuk, nabilaku akan aman"
" kenapa kau tanyiakan gadis bodoh itu? aku tidak mau namanya hadir diantara kita malam ini, dia hanya pengganggu saja" pura-pura tidak peduli
"tapi dia hadir pada saat harun tiada? apakah nabila anaknya?"
__ADS_1
"kenapa tiba-tiba dia tanyakan ini? aku harus bertahan seperti ini agar dia sendiri yang membuka kedoknya"
"mana mungkin, seluruh dunia tau pak harun tidak memiliki anak"
"tapi kenapa kamu seperhatian itu padanya, apakah keluarganya orang terhormat?"
"haha dia hanya anak teman ayahku tidak penting. aku menjaganya karena bunda menganggap dia putrinya hanya itu saja"
" bagus jadi gadis itu hanya orang yang tidak penting.. posisiku masih aman dan malam ini aku akan meluncurkan serangan baru untuk mendapatkan semuanya"
"siska kenapa kamu diam saja? ayo minum ini aku sudah menyiapkannya untukmu" menuangkan wine kedalam gelas siska
"apa kau ingin membuatku mabuk?"
"tentu saja, karena kau selalu membuatku mabuk hanya karena melihatmu. dan sekarang aku yang akan membuatmu mabuk dan lihat seberapa hot kau menggoda ku dalam keadaan ini" mengangkat tubuh Siska kepangkuannya
Haris dan Shakil sudah merencanakan sesuatu untuk menjebak Siska, dia memesan minuman yang akan membuat orang hilang kesadaran dan mengatakan seluruh isi hatinya. agar mereka bisa tau identitas dan juga rencana buruknya.
"jangan menolaknya, karena malam ini kita akan menghabiskan waktu hanya berdua denganmu disana" menegukan lagi minuman di mulut siska
"kau mau membawaku kemana?" mulai mabuk
"kemana lagi? ketempat yang hanya ada kamu dan aku" satu tegukan lagi
setelah melihat siska mulai kehilangan kesadaran Shakil menggendong siska pergi dari tempat itu karena dia yakin disana banyak mata-mata Siska dan akan menggalkan seluruh rencananya nanti
karena pengaruh minuman membuat wanita itu lebih agresif dari biasanya, dan inilah wujud asli siska sesunggunya yang lebih patas disebut perempuan ja***g..
"sayang aku sangat bebas sekarang, sudah lama aku menahan untuk jadi diriku sendiri demi kamu. dan hari ini aku mendapatkannya kembali" tak terkendali siska naik ke pangkuan Shakil
"jadi inilah dirimu yang sebenarnya? kau bahkan lebih menggoda dari yang aku kira" masih terus berekting
__ADS_1
" kau tau, aku peminum yang luar biasa bahkan aku bisa menghabiskan tiga botol sekaligus agar aku jadi diriku sendiri tanpa harus berpura-pura manis dihadapan orang haha" semakin gila
" baiklah, kita akan minum sepuas sebanyak yang kamu inginkan" berusaha menurunkan Siska dari pangkuannya yang akan membuatnya sakit kepala
vila
saat siska masuk kedalam kamar betapa terkejutnya melihat dekoran bernuansa bulan madu, dengan lilin-lilin kecil dan kelopak bunga mawar yang bertaburan memenuhi ruangan itu
"sayang! kau menyiapkan ini untuk kita?" berlari dan membanting tubuhnya ketempat tidur "kamu nakal sekali, kau ingin melakukan malam pertama bahkan sebelum kau melamarmu" bangun dan menarik dasi Shakil agar jatuh ketubuhnya
" tentu saja dan ini, minumlah lagi" memberikan sebotol minuman
"sayang terima kasih" langsung meneguknya seperti orang yang kehausan. dan benar saja yang dia katakan dia mampu menghabiskan ya hanya dalam beberapa menit saja
semakin hilang kesadaran siska terus menggoda Shakil dan melucuti pakaiannya sendiri membuat Shakil terkejut dengan apa yang dilihatnya, bukan karena kemulusan dan kesexyan tubuh siska, tapi karena dia melihat banyak tanda merah bekas kecupan disekujur tubuhnya
"sial ternyata yang nabila sebut benar dia wanita ja**g , berapa banyak lagi kebohongan yang kamu sembunyikan dariku, jika bukan karena orang yang aku cintai membutuhkan keadilan orangtuanya, aku pasti sudah membunuh mu dengan tanganku sendiri, dan mari kita lihat kejutan apa lagi yang akan kamu tunjukan padaku"
Bersambung❤❤❤
**Epilog***
"kau sudah menyiapkan semua yang aku pesan" tanya Shakil
" sudah tuan dan juga pria yang kita cari sudah ada divila lengkap dengan kamera pengawas dan audio dibawah bantal, tapi!!
"apakah ada masalah?"
"apa anda yakin bisa melakukan ini? maksudku menyaksikan film dewasa secara live"
" kau meragukanku, kau tau setangguh apa aku menahan juniorku setiap hari pada nabila! aku tidak akan tergoda olehnya apalagi hanya sebuah rongsokan yang tak berguna"....
__ADS_1