
Inilah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang, yaitu hari dimana dunia akan tau kalau Nabila adalah nyonya Shakil untuk kedepannya
Setelah melakukan banyak drama kemarin Nabila kelelahan dan sampai tidur dimalam hari dengan nyenyak, tentunya dalam pelukan suaminya juga
Tok... tok
Nabila yang sudah bangun lalu membukakan pintu dan langsung terkejut dengan sapaan orang yang ada di luar kamarnya
"Hai cantik!!" pria bertubuh sixpack sempurna dan dengan tangan lentik khas dirinya siapa lagi kalau bukan Joy.
"Kau mengejutkanku?" Nabila mengusap-usap dadanya
"Iiiihhh yey pikir kita ini hantu apa?" Joy mengibaskan kepalanya sekolah Dia memiliki rambut yang panjang, dengan terus melangkah ke dalam tanpa dipersilahkan masuk lebih dulu oleh Nabila
Bukannya dia memang makhluk jadi-jadian hahaha
Nabila menutup pintu kamarnya kembali setelah beberapa apa orang yang dibawa juga ikut masuk.
"Yuk ah cint.... Kita langsung dempul aja dan kebetulan Eke udah bawa mereka-mereka ini" Yang dimaksud Joy adalah perias pengantin
"Tunggu" Nabila menghentikan langkah Joy yang ingin masuk ke area dimana mereka tidur..
"Tunggu.. Eh tunggu" Tiba-tiba dia jadi latah "Terkejut de ah, Ada apa sih?" Dan Joy akhirnya menghentikan langkahnya
Karena terdengar suara berisik berisik dari ruangan sebelah akhirnya Shakil terbangun..
"Sayang Ada apa di sana?" Shakil berteriak memastikan kalau Nabila sedang berbicara dengan seseorang..
"Sebentar" Nabila berteriak membalas pertanyaan sakit
"Eh... Si sayang menyembunyikan pria di dalam kamar" Tiba-tiba roh kemayu Joy terpanggil setelah mendengar suara seorang pria
"Kenapa? Dia suamiku" pandangan Nabila yang tajam menusuknya agar Joy sadar kalau itu adalah Shakil
"Cih.. Pria tampan beristri ternyata.. Dia bukan idolaku lagi sekarang.." Dengan tampang jutek Joy duduk di sofa menunggu Nabila menghampiri Shakil
Setelah urusan suami istri itu selesai sekarang waktunya untuk makeover Nabila yang juga dibantu dengan 3 orang lainnya. Sedangkan Shakil juga ikut dibantu oleh Joy memasangkan setelan jas pengantin
tapi dia merasa risih karena sesekali pria kemayu itu selalu mencari kesempatan dengan menyentuh-nyentuh bagian dadanya
"KAU!!! apa yang kau lakukan?" Shakil berteriak karena itu bukan yang pertama joy melakukannya
__ADS_1
"Ih terkejutlah eke... Apalagi? Tentu saja merapihkan agar terlihat lebih keren"
"Tapi tidak harus menyentuhku"
"Memangnya kita punya ilmu telepati? merapihkan hanya dengan pikiranku? tentu saja harus menyentuhnya"
"Tidak perlu, aku bisa sendiri!!!" Shakil sudah sangat risih dengannya
"Ihh ganteng-ganteng kok galak" Joy kembali lagi duduk di sofa
Tak berselang lama, Harris datang dengan setelan jas berwarna putih karena dekoran, pengantin, maupun tamu-tamu undangan semuanya harus memakai busana berwarna putih, dan itu membuat Haris semakin gagah dengan seragamnya.. Saat dia masuk dan menutup pintunya kembali, tiba-tiba sudah dikagetkan dengan teriakan histeris Joy seperti melihat seorang pangeran datang untuk melamarnya
"Aaaaahhhh handsome... How are you my doting.. doting..." Joy berlari ke arah Haris dan langsung lompat ke tubuhnya seperti seekor kera, sampai Haris sempoyongan dan terjatuh karena postur tubuh Joy juga seperti tubuhnya
Bruuukk
Keduanya tersungkur di lantai dengan posisi Joy yang ada di atas Haris....
"KAU!!!! Sudah gila ya?"
"Aahh.. aku memang tergila-gila padamu handsome" Joy menggesek-gesekkan pipinya di pipi Haris dan tidak mau melepaskan pelukannya
"Apa yang kau lakukan? Kenapa bersembunyi di punggungku?"
"Jawab dulu pertanyaanku kenapa kamu membiarkan dia masuk?"
"Mana kutahu!! Saat aku membuka mata dia sudah muncul, harusnya aku yang bertanya padamu Kenapa bisa ada lebah betina ini di sini,,"
"Memang, semua pria tampan sangat sombong.. Menyebalkan.. Kalau begitu aku akan membantu gadis imut itu untuk mengenakan gaunnya saja deh" Joy berjalan ke arah ruangan dimana Nabila sedang dirias
"Eee tunggu?" Shakil mencegahnya
"Untuk apa dicegah? biarkan saja dia di dalam sana bergabung bersama sejenisnya" Haris yang menggidigkan bahunya masih di berlindung belakang tubuh Shakil
"Hai Bodoh!! Mau bagaimana pun dia itu seorang pria, dan kau tidak mendengar apa yang dikatakannya tadi? dia ingin membantu Nabila mengenakan gaunnya" Shakil belum sadar kalau Harris masih seperti kucing yang takut bertemu anjing
"Kalau begitu sebaiknya kau usir saja dia" Haris memberikan ide pada Shakil
"Benar juga, dia sebaiknya tunggu saja di luar" tapi tiba-tiba Shakil tersadar "Hei asisten kurang ajar.. kau ingin makan gaji buta? ini tugasmu, Kenapa harus aku yang mengusirnya!!"
"Aku mohon untuk kali ini kau yang mengusirnya" Haris benar-benar ketakutan
__ADS_1
"Tenagamu lebih kuat dari nya.. Kenapa kau harus takut!!!"
"Aku akan menggunakan tenaga jika senjata musuh ku adalah kekerasan, tapi ini tidak!!! dia menggunakan jurus lemah gemulai.."
"Haha.. Maka dari itu kamu harus menggunakan senjata lemah gemulai juga" Shakil mengejeknya
"Baiklah... itu akan lebih baik karena setiap hari aku akan bersanding dengan pria tampan sepertimu" Haris mencolek dagu Shakil
"Sial.. Apa karena berpelukan tadi kau jadi tertular virus kemayu nya" Shakil memukul tangan Haris "Sudahlah untuk kali ini aku yang akan membereskannya"
"Terima kasih Tuan, muah... muah..." Haris memberikan dua ciuman jarak jauh pada Shakil
"Menjijikan.. Aku akan melempar kau dan dia dari Hotel ini sekarang juga" Shakil langsung menghampiri Joy
"Hai Joy"
"Apa sih Jay Joy Jay Joy.. Nama kita Zoya" Dia memalingkan wajahnya karena tidak suka Shakil memanggil dengan nama laki-laki
"Ya sudah terserahmu mau Zoya kek, Soya kek, Koya kek.. Aku tidak peduli.. yang penting sekarang kamu harus turun ke Lobby karena ayah membutuhkan bantuanmu untuk memasang kan kemejanya"
"Oh si om handsome Amir!! Cus ah meluncur.." Baru saja kedua pria itu mengedipkan mata tapi Joy sudah menghilang seperti kilat.
Karena Amir yang tersohor itu akan membuat popularitasnya meningkat kalau dia membantunya
"Wih cepat sekali" Kemudian keduanya ambruk di sofa, merasa lega Joy yang rusuh sudah menghilang dari hadapan mereka
***
Di Lobby
Dangat kebetulan sekali ada Amir yang sedang berusaha menggaruk punggung nya yang gatal. Tapi sayangnya Mira tidak ada di lokasi, mau tidak mau dia menggeliat seperti cacing kepanasan
Dan inilah saatnya Joy salah paham. Dia pikir memang Amir membutuhkan bantuannya seperti yang dikatakan Shakil padanya tadi,
tanpa berpikir panjang lagi dia langsung mencopot jas Amir dan merapikan kemejanya .. otomatis ini membuatnya terkejut, beberapa kali Amir teriak karena bingung ada pria setengah wanita gila yang ingin memperkosanya...
Lalu kebetulan Mira datang maka Amir bisa minta bantuan pada istrinya.. tapi sungguh tak terduga
Wanita itu malah mengabadikan kejadian yang ada didepan matanya dengan merekam video sambil tertawa terus menerus melihat kelucuan Joy yang bertubuh laki-laki sejati tapi dengan kemayunya menggerayangi Amir..
Bersambung ❤️❤️❤️
__ADS_1