ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
127. Jahil diwaktu rapat


__ADS_3

Hari Berikutnya


Untuk hari ini teman-teman Nabila tidak bisa datang karena kesibukan masing-masing dan juga jadwal kuliah yang begitu padat. Mau tidak mau dia ditinggalkan di rumah. Shakil sendiri bukan tidak khawatir meninggalkan Nabila tapi mau bagaimana lagi untuk mengambil cuti yang begitu panjang dia harus menyelesaikan sebagian pekerjaannya terlebih dahulu


Mungkin hari ini akan menjadi hari yang paling membosankan bagi Nabila, tidak ada kegiatan dan tidak ada juga siapapun yang bisa diajak bicara seperti kepada teman-temannya.. Berapa kali dia menginginkan sesuatu kepada Anton tapi apapun itu dengan cepat Anton selalu mengabulkan apa yang dia inginkan dan ini juga membuatnya sedikit membosankan


Akhirnya Nabila memiliki satu ide untuk membuat suasana hatinya saat ini menjadi ramai dan juga menyenangkan apalagi yang membuatnya bahagia selain menjahili suaminya


Di Kantor


Shakil sedang memimpin rapat untuk membagi tugas pemantauan hotel yang dikelola oleh manajer sebelumnya setelah korupsi, maka dari itu saat ini suasana hatinya memang benar-benar buruk ditambah lagi orang yang dia percayai memang beberapa hari tidak masuk karena sedang berkabung


braaakkk shakil menggebrak meja rapat


"Ada apa dengan kantor ini?.. Tidak adakah dari 1000 karyawan yang memiliki kemampuan lebih di sini? Apa saja kemampuan kalian sampai bisa di terima di kantorku.." Shakil menegangkan urat lehernya.


Dia sangat murka dan marah besar kepada karyawan-karyawan yang menurutnya tidak ada yang memiliki kemampuan lebih untuk mengelola hotel kesayangannya, dan tidak ada satu orang pun yang berani menjawab betapa menyeramkannya Shakil saat ini


Dreeet.... dreeet


Ponsel Shakil yang sedang di pegang Haris bergetar tanda pesan masuk dari my little wife


Nabila📩: Kakak kapan pulang? aku bosan..


Haris membuka pesan itu dan membaca isi pesan yang masuk. Bukannya dia lancang tapi memang Shakil yang sudah memerintahkannya.. dan akhirnya Haris memiliki ide agar Shakil tidak terus marah-marah yang tidak ada titik terangnya malah dan membuat semua karyawan ketakutan


📩Haris: Nona.. ini saya Haris! Tuan sedang rapat Bukankah akan lebih menyenangkan jika anda membuatnya merindukanmu di dalam rapatnya


📩Nabila : Aaaahhh apakah kau bisa membaca pikiranku?? memang ini yang aku harapkan, Baru kali ini kau ada di pihakku walaupun mungkin ada sesuatu yang ganjil tapi terima kasih untuk informasinya Baiklah aku akan telepon sekarang


Mau bagaimana lagi memang Anda satu-satunya orang yang akan bisa meredakan amarahnya saat ini.. semoga gadis kecil ini berhasil


Dan kemudian Nabila pun menelpon suaminya, dengan senang hati mood-nya tiba-tiba berubah menjadi sangat menyenangkan setelah tahu Shakil sedang memimpin rapat


Haris berjalan mendekati Shakil dan memperlihatkan layar ponsel yang sedang ada di genggamannya dengan nama my little wife


"katakan padanya aku sedang rapat, nanti akan aku telepon lagi" Wajah Shakil berubah lebih menenang cuma hanya karena melihat foto profil istrinya saja

__ADS_1


ah rencanaku gagal,, tapi lihat hanya melihat panggilannya saja dia sudah mulai mereda, apalagi kalau bicara sungguhan dengan Nona? tidak bisa kubiarkan ...mereka berdua harus mengobrol apapun itu caranya


"Tapi tuan.. Tidakkah anda khawatir??.. maksudku.. saya hanya takut ada sesuatu hal yang penting atau terjadi apa-apa pada Nona karena dia sekarang kan sendirian di rumah"


Shakil berpikir sejenak ada benarnya juga Harris berbicara seperti itu karena memang tidak biasanya Nabila telepon di saat dia sedang sibuk "Baiklah sambungkan" Shakil memerintahkan Haris untuk menyambungkan teleponnya ke bluetooth yang sedang terpasang di telinganya


Panggilan suara tersambung


📲Nabila: Halo Kakak.. Lama sekali angkat teleponnya


📲 Shakil: Maaf sayang Kakak sedang rapat


Seketika raut wajah yang memerah karena marahpun hilang.. Sontak semua karyawan ingin sekali tertawa tapi takut Shakil semakin murka


📲Nabila: Kak aku bosan.. tidak apa-apa kan kalau Kakak temenin aku walau hanya suara..


rengek Nabila, dan mau bagaimana lagi Shakil tidak pernah bisa berbuat apa-apa pada istrinya kalau sudah meminta sesuatu maka tidak tega untuknya menolak


📲Shakil: Tentu saja tidak... lagipula hari ini dikantor tidak terlalu sibuk


📲Shakil: Tapi hanya saja ada masalah kecil dan harus Kakak selesaikan pada Sabtu pertemuan


📲Nabila: Aku janji tidak akan mengganggu kakak tapi jangan tutup teleponnya ya


📲 Shakil: Baiklah sayang


Dan Shakil pun melanjutkan rapatnya dengan panggilan suara bersama istrinya. untuk itu dia tidak bisa marah-marah lagi ataupun sedikit mengeraskan nada suaranya karena dia tidak mau Nabila melihat sisi lain darinya yang akan membuat dia takut


Di tengah-tengah fokus rapatnya terdengar suara gemercik air di seberang sambungan telepon


📲Shakil: Apa yang sedang kau lakukan? kenapa berisik sekali seperti kau sedang melakukan sesuatu


📲Nabila: Aku sedang mandi berendam di air hangat.. Aaaahhh nyaman sekali


📲Shakil: Nabila!!! sedang rapat


📲Nabila: Aku tahu!! lalu kenapa? lagi pula aku tidak mengganggu kakak

__ADS_1


Nabila terkekeh,, dan sebenarnya dia tidak sedang mandi hanya saja dia sengaja membuka keran agar terdengar suara air


📲Shakil: Kamu memang tidak mengganggu Tapi suaramu membuat kakak tidak fokus membayangkan apa yang sekarang sedang kamu lakukan,, Dia pun berbisik


📲Nabila: Tapi bener loh udah lama banget kan kita nggak mandi berdua.. jadi kepingin kayak awal kita nikah... Nabila terkekeh jungkir balik di kasur


📲Shakil : Nabila!!!!


📲Nabila: Hahaha.. Oke.. Oke.. Aku tidak akan berbicara lagi


Di kedua sisi telepon akhirnya hening, Shakil juga kembali fokus pada rapatnya memperhatikan beberapa karyawan persentasi mengenai hotel yang sedang terkena masalah. Dan bagaimana cara menyelesaikan kerugiannya sedangkan dia mau cuti bulan madu


Dan Nabila masih terus memutar otak untuk menjahili Shakil kembali tapi, kenapa pemikirannya sudah buntu, mungkin karena dia kehabisan akal dalam keadaan perut yang kenyang, apalagi si jabang bayi sama sekali tidak menginginkan apapun untuk saat ini jadi tidak ada juga yang bisa dia pinta


📲Nabila: Kakak!!!!.. Dengan suara rengekannya


📲Shakil: Iya sayang


📲Nabila: Aku aku ingin sekali makan sosis


📲Shakil: Mintalah pada Anton, dia akan membuatkan apapun yang kamu inginkan


📲Nabila: Tidak ma!!u aku maunya sosis kakak..Eh..salah maksudku aku maunya sosis yang Kakak beli


📲Shakil: Nabila kamu coba-coba mengganggu Kakak lagi ya


📲Nabila: mana ada aku tadi salah ngomong..


Lagi-lagi dia terkekeh tanpa suara


📲Shakil: Yasudah pulang kantor kakak belikan


📲Nabila: Tapi aku mau yang sudah dipanggang ya!!.. dengan mentega yang masih lumer dipermukaanya aaaahhhh betapa nikmatnya jika aku jilat


Dengan gaya bicara Nabila yang setengah mendesah dan membayangkan dia makan sosis saja.. darah Shakil langsung mengalir deras naik sampai kekepala lalu blank..


Bersambung❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2