
Hari semakin sore Nabila dan teman-temannya masih belajar, kadang mereka bermain games dan kadang juga meminta Anton untuk membuatkan makanan kesukaan masing-masing. Nabila benar-benar merasa dirinya kembali lagi seperti saat dahulu sebelum dia menikah... Walaupun Shakil tidak pernah mengekangnya tapi dia selalu tahu batasan untuk tidak banyak meluangkan waktu bermain bersama teman-temannya,
dan hari ini bahkan dia sampai lupa pada kehamilannya karena benar-benar sangat happy
Entah apa yang dibicarakannya sampai Nabila tertawa begitu lepas hampir saja perutnya keram gara-gara terkekeh dengan lawakan Romi dan Rey..
"Wah... Wah.. Kau benar-benar melupakanku" Shakil yang tiba-tiba sudah ada di depan pintu
"Kakak!! kok udah ada disini aja. Sampai nggak kedengeran suara mobilnya" Nabila menghampirinya memeluk dan Shakil pun mencium keningnya
"Kamunya aja yang terlalu heboh sampai Haris klakson beberapa kali tidak mendengarnya" Shakil berbohong padahal sengaja Dia berjalan mengendap-endap karena ingin tahu apa saja yang dilakukan istrinya saat dia tidak ada
"Benarkah" Nabila percaya begitu saja
"Ya sudah kamu lanjut dan kakak akan mandi dulu" Shakil hanya tersenyum pada ketiga teman Nabila lalu pergi
Nabila kembali lagi kepada teman-temannya yang sedang bersiap-siap merapikan buku dan laptopnya karena sudah waktunya mereka pulang
"Loh kalian mau pada ke mana" Tanya Nabila
"Ya kita mau pulang lah" Jawab Anna
"Iya Bil... Ya kali kita terus-terusan di sini nanti yang ada ganggu lagi" Tambah Romi
"Ganggu apanya malah aku senang di sini jadi rame" Nabila mencegah teman-temannya agar tetap tinggal di rumahnya
Anna, Romy dan Rey hanya tersenyum sambil masih membereskan barang-barangnya..Dan sebelum pulang seperti kebanyakan gadis pada umumnya mereka selalu mencari toilet untuk merapikan riasan dan pakaiannya, ini juga ga terjadi pada Anna, dia mencari toilet untuk berdandan sebelum pulang
__ADS_1
"Bila!! di sini nggak ada toilet ya?" tanya Anna sambil celingukan kesana kesini mencari toilet
"Di ruangan ini memang nggak ada,,, lo ke ruang makan dan di sebelah kiri dekat dapur itu ada toilet" Nabila memetakan denah di mana toilet itu berada
"Oke thank you" Anna setengah berlari karena dia tidak membawa mobil jadi akan penumpang pada Rey. Dan dia tidak mau lama menunggunya
Saat Anna terburu-buru masuk ke toilet, dan sangat tepat Haris pun keluar sambil menunduk karena dia sedang menyeletingkan celananya.. bertabrakan lah mereka dengan posisi Anna yang mencium kening Harris..
Bruk!! Haris pun reflek lalu memeluk Anna karena terkejut dan mencegah seseorang yang menabraknya agar tidak jatuh.. Mereka berdua langsung menyadari apa yang terjadi dan kemudian Anna pun mendorong tubuh Haris dengan cepat
"Kamu ini punya mata gak sih?" Anna marah sambil menutup mulut dengan kelima jarinya karena dia sadar betul habis mencium Harris
"Kau yang tidak punya mata, kenapa masuk ke toilet tidak lihat-lihat dulu apakah ada orang atau tidak di dalamnya" Posisi tangan Haris yang masih ia rentangkan karena habis memeluk Anna dan tidak sadar kalau celananya belum selesai ia seletingkan
Mata Anna terbelalak dan bola matanya mundar mandir naik turun naik turun. melihat ke wajah Haris dan melihat lagi ke seleting celana yang masih terlepas
"Hey..Jomblo karat" Anna masih belum bisa berbicara karena lucunya "Kau.... Haha.. Lihat dulu.. Haha"
"Ada Apa denganmu? Apa kau jadi tidak waras karena bertabrakan denganku tadi. Apa kau terpesona dan ingin mengulanginya lagi" Haris mengangkat kedua alis sok keren
"Hahaha sudah cukup perutku sangat sakit gara-gara melihat betapa bodohnya dirimu" Anna terus tertawa sambil menempelkan keningnya di dinding
"Wah benar-benar ada yang tidak beres dengan gadis ini.. sepertinya dia kesurupan!!" Haris bergumam sendiri "Hei Apa kau gila? Sebahagia itukah dapat menciumku?"
"Hahaha... Kenapa dari tadi kau begitu bangganya dengan ciuman dariku.. Kau tidak sadar kalau hari ini... hahah.. kau terlihat bodoh hahaha"
Haris yang masih bingung dengan apa yang terjadi dengan Anna pun mencoba meraih tangannya agar tidak terus tertawa dan berbicara Aya yang membuatnya tidak berhenti tertawa
__ADS_1
Tapi Nabila yang mendengar suara Anna langsung menyusulnya "Asisten Harris!!!! Apa yang ingin kau lakukan padanya" Pemikiran Nabila mengarah pada hal yang tidak-tidak karena melihat tangan Harris yang sedang meraih anna dengan seting celana yang terbuka. Nabila pun refleks menepis tangan asisten suaminya itu dan memeluk Anna
"Tidak nona.. Anda salah paham aku hanya ingin gadis bodoh ini bicara kenapa dia terus tertawa seperti orang gila" Haris mencoba menjelaskan
"Kau yang gila!!!" Nabila juga ikut memalingkan wajahnya dengan menahan tawa
Shakil datang karena dia mencari istrinya yang tidak ada di di tempat dimana Ray dan Romi berada dan kebetulan ada suara ribut-ribut di arah ruang makan. Shakil tidak langsung menegur Harris tapi memperhatikan dan mencerna Apa yang sebenarnya sedang terjadi
"Hahaha... itu...!!" Anna menunjuk ke arah bawah Harris dengan posisi wajah tersembunyi di balik punggung Nabila yang Nabila sendiri ikut tertawa karena baru sadar kalau Haris melupakan celananya
Setelah Haris sadar betapa malunya dia, yang tadi sudah dengan percaya dirinya menggoda Anna karena mencium keningnya malah jadi terlihat sangat bodoh!! dan sialnya lagi Shakil ikut terkekeh dengan berjongkok karena tingkah laku asistennya..
"Ada apa ini Haris.. Hahaha... Apa yang ingin kau tunjukkan?" Shakil terus tertawa sambil menarik Nabila berlindung di dadanya
"Emangnya apa yang ingin aku tunjukkan??? Ini sebuah kecelakaan mati karena dia tidak hati-hati" Haris menunjuk pada Anna
"Kenapa aku yang disalahkan? Memang kamunya aja yang mau pamer hahaha" Anna puas hati melihat Haris yang terpojok
Baiklah gadis kecil..!!! kau yang menginginkannya.. kamu bilang aku pamer? maka akan aku pamerkan padamu nanti
"Sudah Haris... Hari ini kau membuat perutku sakit sekarang kembali lagi ke tugasmu" Shakil yang masih tersenyum sambil mendekap kepala Nabila
Kemudian Anna juga pergi menemui Rey dan Romi sambil mengedipkan sebelah matanya pada Haris dengan senyum ejekan
Kenapa dia selalu lebih unggul dari ku... lihat saja untuk kedepannya Kau akan tahu siapa aku
Lalu Haris kembali ke pekerjaannya lagi, karena Amir dan Mira tidak akan ada di rumah jadi dia yang akan menemani Shakil dan Nabila selama tuan dan nyonya besarnya tidak ada. Walaupun banyak pegawai, Penjaga dan juga Anton, tapi Shakil lebih nyaman jika Haris juga ada bersamanya....
__ADS_1
bersambung ❤️❤️❤️