
Anna masih diam mematung tak bisa berkata apa-apa lagi. Dia benar-benar dibuat bingung dengan keadaan yang serba salah bahkan Haris sendiri tidak pernah membicarakan perasaannya pada Anna sama sekali, hubungan mereka berjalan begitu saja seperti sahabat pada umumnya, memang Haris sering menunjukkan sisi peduli dan empati tapi bukankah itu juga selalu dia dapatkan saat bersama Rey dan Roni
karena ini acara penting bagi kedua orang tua harus jadiAmir maupun Mira tidak mau membahas apa yang dia katakan tentang anak mereka hanya tersenyum tanda mengucapkan selamat kepadanya
Nabila berpamitan karena dia tidak mungkin lama-lama berdiri memakai heels yang memang tidak terlalu tinggi tapi akan pegal juga nantinya.. Sebelum meninggalkan tempat itu Nabila mengedipkan sebelah matanya kearah Anna berharap mengerti kalau dia harus mengikuti dirinya
Dan balasan Anna hanya tersenyum tanda bersedia menceritakan apa yang sahabatnya ingin tahu
"Hai kita bertemu lagi di sini" Sapa seorang wanita bertubuh model yang terlihat memang cantik apalagi menggunakan gaun yang tadi dia pamerkan pada Nabila
Nabila mendongakkan kepalanya karena kini posisi dia sudah duduk, dan hanya mengeluarkan senyum paksa seperti biasanya.
"Haah" Tanpa permisi dia duduk sambil menghela nafasnya "Pesta ini sangat membosankan" Tidak ada bosannya dia berbicara sendiri padahal sudah sangat jelas Nabila malas untuk menimpalinya
"Gaunmu lucu sekali!!! Ternyata seleramu oke juga.." Nova menatap Nabila dari ujung kaki sampai tata rias rambutnya, dan kemudian matanya terbelalak saat melihat kalung berlian yang melingkar di leher Nabila.. tanpa dia sentuh sedikitpun perhiasan itu sudah terlihat dengan nyata kalau harganya sangat fantastis
Cih,,, bocah ini pasti merengek untuk meminta barang-barang mahal itu.. Dasar tidak tau malu
Nova terus memandang Nabila dengan sinis. Sementara yang dia tatap malah tidak berguming sedikitpun..
Sampai Anna menghampiri mereka saat matanya tertuju pada wanita yang bersama Haris di cafe tempo hari.. dan sekarang dia ada bersama Nabila?
Anna tidak mau wanita jahat itu membuat Nabila susah dalam keadaan hamil muda.. apalagi kata-katanya yang kurang sopan pasti menyakiti hati mereka
Apa sih maunya orang itu... Dia nih terbuat dari ulet keket kali ya..? kenapa seluruh tubuhnya seperti gatal
__ADS_1
Anna segera menghampiri meja yang ada Nabila dan Novanya,, dengan sengaja duduk tiba-tiba tanpa melirik ke arah Nova sedikitpun...
"Bil!! lo mau makan apa? nanti gue ambilin" Anna memahami betul kalau Nabila tidak akan bisa mondar-mandir mengambil makanan dalam ramainya orang,, Jadi dia menawarkan niat baik untuk sahabat tercintanya itu
"Thanks!!!, Ambilin gue minum aja" Wajah Nabila sangat murung dengan tangan yang sudah ribuan kali membuka kunci layar poselnya..
Sementara Nova malah sangat tidak senang melihat kedatangan Anna apalagi gadis itu Sama sekali tidak menganggapnya ada
"Kenapa pria zaman sekarang suka gadis polos?" Tiba-tiba Nova mengajukan pertanyaan seperti itu
"Mungkin karena gadis polos sangat menggemaskan" Dengan bangganya Nabila menyadari kamu arah tujuan Nova ada pada dirinya
"Cih kamu terlalu naif.. Mereka sengaja mencari gadis yang tidak tahu apa-apa karena saat pria itu berhasil menguasai dirinya maka dengan mudahnya Dia bisa mencari gadis lain tanpa harus ketahuan"
"Oh benarkah?.. Tapi sepertinya teori yang kamu pecahkan adalah teori murahan" Nabila menekan kata murahan di akhirnya
"Sebenarnya aku udah nggak kaget lagi sama apa yang kamu katakan.. Bukannya memang banyak kucing liar yang selalu tertarik dengan pria beristri?" Nabila sudah sangat kesal menghadapi Nova yang terus-menerus membuat darahnya naik
baru nova ingin menjawab tapi sudah ditimpal boleh Anna yang dengan membawa 2 minuman di tangannya.. "Lo bener banget bil.." Lalu meletakan minuman itu tepat di hadapan Nabila "Tau gak? Jaman sekarang tuh banyak banget yang namanya Pe_la_kor" anak juga menekankan kata terakhirnya begitu jelas sambil melirik kearah Nova
"Kau mau tau pelakor itu seperti apa?" Nova mengangkat sebelah alisnya tepat ditujukan pada Anna "Pelakor itu adalah orang yang berusaha ingin memiliki seorang pria yang hatinya sudah penuh dengan mencintai orang lain" Nova merasa menang
"Tepat sekali" Nabila menggebrak meja mengejutkan Anna juga Nova "Pelakor itu bahkan tidak tau diri kalau dirinya sudah ditolak mentah-mentah sekalipun" Pernyataan Nabila membuat mata Nova mendelik karena sangat menusuk ke dadanya dan merasa memang dia yang dituju
"Emangnya lo pernah ngalamin ada pelakor masuk ke dalam rumah tangga lo bil?" Tanya Anna yang mulai curiga pada Nova
__ADS_1
"Sering banget.. Sampai detik ini aja masih suka ada yang peluk-peluk suami gue" Nabila membuat seasik mungkin percakapan mereka, dan mengacuhkan wanita yang dari tadi sudah menekan kedua giginya
"Serius?? Gue rasa itu orang keturunan ulat keket yang seluruh badannya gatal"
Hahaha keduanya berlalu dalam gelak tawa yang membuat hati Nova semakin panas mendengar semua lawak kan kedua anak kecil yang ada di hadapannya
Tak lama kemudian ada suara sound system berdenging tanda diaktifkan dan keluar lah kata lembut menggema memenuhi telinga setiap para tamu
"Para hadirin yang saya hormati, Terima kasih karena sudah berkenan hadir dalam acara yang sederhana ini.. saya dan suami sangat bersyukur karena sampai saat ini Tuhan masih mempersatukan kita berdua.. Dan momen yang paling bahagia ini saya ingin menambahkan lagi kebahagiaan yang akan disampaikan oleh putra pertamaku, Harris!!" arah tangan ibunya Harris kini telah menunjukkan kepadanya.
Dengan balutan setelan jas maroon Haris berjalan dengan gagahnya sambil membawa seikat bunga di tangan, lalu mengambil alih microphone yang ada di tangan ibunya tadi
Haris melirik kedua orang tuanya dan mendapatkan anggukan tanda persetujuan dari mereka
"Pertama-tama aku mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang masih mempersatukan kedua orang tuaku baik susah maupun senang,, Bagiku tidak ada yang lebih bahagia dari itu.. Dan di depan hadirin yang ada di sini, aku juga ingin mewujudkan niat baik yang selama ini sudah dipersiapkan dengan matang" Haris meletakkan microphone-nya lalu berjalan ke arah Anna dengan membawa seikat bunga yang masih setia Dia genggam
Tanpa sepatah kata pun Haris memberikan bunga itu dan menggenggam tangan Anna untuk mengikutinya ke tempat di mana dia berbicara tadi.. Dengan tatapan yang masih bingung Anna berjalan mengekornya tapi perasaan dan jantung yang tidak tau irama apa
Ini sebenarnya dia mau ngapain?,, Jantung aku sampai mau copot berantakan seperti ini.. Kenapa dia terlihat serius dan pakai kasih bunga segala,, Apa yang akan dia lakukan???
Sampailah keduanya tepat di mana ada kedua orang tua Harris, dan ibunya langsung mengulurkan kotak kecil terbuat dari kaca yang memang sudah nampak jelas terlihat kalau itu adalah sebuah cincin berlian yang sangat indah
Haris menggenggam tangan anak penuh dengan kelembutan bahkan, tatapan mata yang biasa dia pancarkan kini berbeda dari biasanya. Dia bertumpu di hadapan Anna lalu mengambil kotak cincin yang tadi tanpa mempedulikan raut wajah Anna merah karena masih bingung dan tidak mengerti
"Mungkin ini sangat membuatmu bingung.. Tapi aku juga tidak pernah mau melewatkan sesuatu yang sudah mantap dihatiku... Anna!!!!... Malam ini aku ingin menjadikanmu calon istriku dan akan menemui kedua orang tuamu setelah kau mengijinkannya"
__ADS_1
Ana masih menatap bingung ke arah Haris, seakan bibirnya kaku tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun...
bersambung ❤️❤️❤️