ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
31. Pengakuan Siska


__ADS_3

"sayang, kenapa diam saja? sudah lama aku menantikan momen ini denganmu, dan pada akhirnya kau menjadi milikku. haha kau akan ada digenggamanku sekarang" menusuk dada shakil dengan jarinya


"sebesar itukah cintamu padaku? sampai kau tak rela aku pergi dari hidupmu?" memeluk siska, agar dia lebih terpancing lagi dengan ektingnya


"haha, kau sangat BODOH" menekankan kata itu tepat di wajah Shakil" Cinta? apa itu cinta. hidupku penuh kebencian kepada keluargamu. kau MENGERTI!" mendorong tubuh Shaki dan menjatuhkan tubuhnya ditempat tidur dengan gaya Mermaid kekeringan..


"kenapa kau membenci keluargaku? apa yang mereka lakukan sampai kau sebenci ini padanya?" mendekati siska dan berbaring lagi disisinya


" karena keluargamu sudah menghancurkan hidupku dan keluargaku"


" aku bahkan tidak mengenal keluargamu? bagaimana aku bisa menghancurkannya?" Shakil bingung


"kau memang tidak mengenalnya. tapi ayahmu dan siba****an harun itu pasti tau, mereka menjatuhkan perusahaan ayahku, membuat kami bangkrut, kami jadi gelandangan karena ulah kalian dan sampai aku harus menjual diri untuk biaya kuliah ku sendiri, you know!" membentak


"kau pasti salah paham! mereka tidak mungkin melakukan itu" mencoba meluruskan


" haha, ini faktanya" teriak


" baiklah tenangkan dirimu kita bisa bicara baik-baik?" menahan siska yang sudah memenjat ketubuh Shakil


"ini saatnya pewaris W3XO ada di genggamanku sekarang, dan aku tidak akan melepaskanmu begitu saja" membuka kancing baju shakil


"apa maksudmu?" menghempaskan tubuh siska

__ADS_1


"sayang kenapa kau kasar sekali padaku? kemarilah kita akan bersenang-senang malam ini!" terlentang pasrah diranjang


ini adalah saat yang tepat untuk Shakil menjalankan rencananya yang sudah dia susun bersama Asisten Haris


Shakil mematikan lampu kamar itu dan mengisyaratkan kepada seorang pria yang sudah dari tadi bersembunyi dibalik tirai agar melaksanakan tugasnya


Pria itu lansung menghampiri siska dan berbaring disisinya tanpa suara, karena hanya ada cahaya dari lilin kecil yang ada disudut ruangan. siska tidak akan sadar kalau pria yang bersamanya adalah orang lain. kemampuan haris sangat luar biasa yang mampu mencari pria dengan tubuh yang sama seperti tuannya. dan untuk lebih meyakinkan lagi Shakil menyemprotkan parfumnya ditubuh orang bayaran itu.


Dan inilah yang dimaksud asisten haris, kalau tuannya akan menyaksikan adegan dewasa secara live, karena resikonya Shakil juga harus duduk ditepi ranjang agar suaranya tetap ada disana.


"sayang kau romantis sekali" siska naik ketubuh pria itu


"malam ini kita akan habiskan waktu berdua. tapi tolong jangan ada kebencian lagi dihatimu, aku menyayangi pak harun dan kini dia sudah tiada jadi aku mohon apa pun kesalahannya tolong maafkan dia" mencoba membujuk siska


"apa maksudmu? apa kau terlibat dengan kecelakaan itu?" mulai serius


" Tentu saja, aku yang merencanakan semuanya, ha ha ha akhirnya dia lenyap ditanganku dengan begitu aku bisa membayarkan setengah dendam ayahku tapi aku belum puas sebelum kau hancur juga.


andai saja harun memiliki seorang putri aku akan menjadikannya *******, untuk membayar penderitaanku tapi sayangnya harimau itu tidak punya keturunan. tapi kau! kau yang akan jadi sasarannku selanjutnya" akhirnya siska pun bergulat dengan pria itu.


sedangkan Shakil hanya bisa memijat keningnya, ia merasa terlambat untuk bertanya hal yang lainnya lagi karena keadaan ruangan itu sudah dipenuhi dengan desahan kedua orang didepannya, pilihan Shakil kini hanya menunggu adegan ranjang itu selesai baru dia akan bertanya lagi.


demi menghindari matanya dari film panas itu, Shakil menunggunya disofa sambil menikmati segelas alkohol untuk menenagkan sedikit otaknya, sampai pada akhirnya kedua orang itu terkapar lelah dengan nafas yang tak beraturan, ini adalah kesempatan shakil lagi untuk bertanya selanjutnya

__ADS_1


" siska katakan dimana keluargamu? bukankah aku harus menemuinya dulu sebelum menikahimu?"


"orang tuaku dijerman. kau tenang saja kita akan menikah tanpa mereka karena itulah tujuannya, biarkan mereka bekerja keras disana dan aku mengurus yang disini untuk...!!" suaranya melemah dan terputus tak sadarkan diri


"Aahh sial" memukul udara" dia terlalu banyak minum dan aku belum sempat mencari tau lebih banyak lagi" berdiri mengusap rambutnya kasar


"hey kau" menunjuk pria bayarannnya "tutupi gadis ini dan panggilkan Haris" perintah Shakil dan duduk lagi disofa dengan meneguk kembali minumannya


Haris masuk kedalam ruangan itu sesuai perintah tuannya, merapihkan rekaman dan juga audio yang sudah merekam semua bukti atas pelaku pembunuhan harun dan juga ayu,


Misi mereka berjalan sesuai rencana walaupun tidak semulus yang dibayangkan untuk mengupas tuntas jati diri Siska, tapi tidak apa! setidaknya dia bisa mendapatkan keadilan untuk istri tetcintanya


Berhubung hari sudah hampir pagi Haris memutuskan untuk bermalam di rumah tuannya. begitupun juga shakil dia sangat merindukan nabila. tapi dia tidak mau mengganggunya apalagi dalam keadaan setengah mabuk Seperi ini, pasti Nabila akan beranggapan yang tidak-tidak tentangnya...


:


:


:


:


Bersambung❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2