ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
56. Malam Panjang


__ADS_3

Bagaimana ini? Aaa Aku punya ide.. aku akan minta izin padanya untuk dance lagi. Aku yakin dia tidak akan menolaknya..


"Kakak aku mau bicara dulu sebentar?" Nabila menahan wajah Shakil yang akan menyusup ke dadanya


"Katakan saja, Kakak akan mendengarkan mu sayang" Shakil melanjutkan


"Tiga hari lagi aku ada dance DiGedung Graha louncing prodak Cosmetik XX.. boleh kan?" Shakil menghentikan permainannya


"Waah saat ini istriku sedang berubah jadi kancil lagi. Kau pintar sekali memanfaatkan keadaan, Tidak, Kakak tidak mau kamu ikut dance lagi" Dan shakil melanjutkan kembali kegiatannya


Nabila hanya diam tidak mengeluarkan suara apa pun, Dan tubuhnya juga sengaja dia lemaskan pasrah tanpa penolakan lagi. Membuat Shakil pun tidak nyaman juga dengan keadaan itu


"Sayang mengerti lah. Kakak tidak suka kamu disentuh laki-laki lain apalagi seperti adegan kemarin. Kalian sama-sama menikmatinya, Dan juga pakaian kamu. Kenapa tidak sekalian telanjang saja" Wajah Shakil berubah kesal mengingat adegan kemarin


Nabila tidak menjawab dia hanya diam dan memalingkan wajahnya kearah lain..


Aku yakin dia tidak suka aku diam.. ini akan menjadi senjata ampuh untukku. Apalagi dia Sangat ingin tubuhku Saat ini. hahah kita liat saja siapa yang kalah


"Huh" Shakil membunag napas kasar "Baiklah. tapi ada syaratnya?" Dan pada akhirnya Shakil juga yang kalah


"Apa?" Dengan cepat Nabila menatapnya


"Malam ini kamu harus benar-benar jadi milik kakak seutuhnya" Membisikan dengan desahan


cih aku dance dibayar, trus sekarang kenapa harus aku yang bayar..


"Bagana setuju tidak?"


Fuuhh. menolak pun percuma sekarang aku sudah gak virgin lagi, Dan Dipertahankan juga tidak akan ada artinya

__ADS_1


"Ok. Deal" Nabila memenuhi syarat dari Shakil. apa pun dia akan lakukan demi Grup dancenya.. Karena hanya bersama ketiga temannya lah dia bisa normal seperti Anak remaja pada umumnya..


"Tapi itu baru syarat pertama. Belum yang lainnya"


"Kakak curang sekali.. Aku hanya ajukan satu permintaan tapi kakak memberikan begitu banyak syarat"


"Karena kamu milik kakak, Jadi kamu harus mematuhi semuanya"


"Yasudah apa lagi"


Demi dance aku harus patuh padanya saat ini


"Jangan pakai pakaian terbuka. Jangan memilih lagu romantis. Jangan ada adegan menggoda. dan Satu lagi, Kesananya harus ditemani Bunda dan pak Marco, kalau kamu keberatan dengan semua syaratnya kakak maka tidak usah dance lagi" Ancam Shakil


"Emm ok aku setuju" Nabila memutar otakknya karena bukan itu saja yang ingin dia minta, Dengan mengelus-elus dada Shakil. Nabila melontarkan permintaannya lagi "Ada satu lagi yang aku mau minta dari kakak" Nabila sedikit gugup


"Waah kamu sudah mulai berani ya.. Pintar sekali meminta sesuatu padaku dengan cara seperti ini.. Kau tau semua permintaan yang kamu ajukan akan ada lima persyaratan sayang," Shakil semakin memanas saat Nabila menyentuh dadanya, Dia ingin sekali melakukan kegiatan yang sudah lama dia tahan


"Katakan lah sayang" Shakil membisikan pada Nabila dengan nada lebih menggoda lagi.. Belum lima menit Shakil sudah meninggalkan banyak tanda merah di seluruh tubuh Nabila


"Tapi a,, aahh.. Aku tidak bisa" Nabila semakin tidak terkendalikan karena Shakil benar-benar membuatnya terbang tinggi


"Jangan ditahan.. Keluarkanlah suaramu. Kakak suka mendengarnya" Dan akhirnya malam panjang dimulai. Sekarang Mereka melakukannya tanpa keraguan bahkan Nabila sendiri tidak takut lagi kalau dirinya hamil nanti


***


Saat Nabila membuaka mata. Yang pertama dia lihat adalah wajah tampan suaminya yang begitu lembut dan tenang.. Nabila juga senyum-senyum sendiri mengingat apa yang Shakil lakukan pada nya tadi malam. Itu benar-benar membuatnya sangat malu


kaka membuat Seluruh tubuhku remuk. aku sudah membayar pajak ku. awas saja kalau dia tidak menepati janjinya

__ADS_1


Nabila turun dari ranjang dan melonggarkan otot-ototnya lalu berjalan kekamar mandi.. Walau masih pukul lima. tapi dia harus segera Siap-siap sekolah karena kalu tidak Shakil akan mengganggunya lagi


Tak lama kemudian nabila selesai mandi. Dan saat melihat Shakil yang tidur dengan tenang tiba-tiba muncul lah ide jahil diotaknya


cih dia enak-enakan tidur nyenyak setelah membuatku terjaga sepanjang malam.. haha ini saatnya pembalsan dariku


Nabila mengumpulkan rambutnya yang masih basah dan mengarahkan setiap tetesan tepat di wajah Shakil.. Shakil mengusap wajahnya berkali-kali tapi tetap dengan mata yang masih tertutup.


Lama kelamaan Nabila bosan karena Shakil tidak ada respon lain lagi selain mengusap wajah. akhirnya Nabila pun memilih berjalan ke ruang ganti dan bersiap-siap. tapi seketika tangannya sudah ditarik Shakil sampai jatuh keatas tubuhnya, dan tanpa Nabila sadari handuknya pun sudah melorot


Shakil langsung memutar tubuh Nabila dan sekarang posisinya malah kebalik. Nabila yang dibawah dengan handuk yang sudah tidak tau kemana perginya.


"Apa semalam masih kurang?, apa kamu ketagihan? Sampai sepagi ini kamu sudah menggodaku lagi"


Nabila gugup karena bukan itu niatnya


aku kan mau ngerjain dia tapi kenapa sekarang malah berbalik ke aku shi?


"Aku,, Aku hanya mau bangunin kakak aja..Aku mau sekolah" Nabila gugup karena melihat Shakil yang sudah senyum-senyum dalam arti tanda kutip


"Benarkah.. Tapi kamu membangunkan yang lainnya juga sayang" Shakil mencium bibir Nabila sampai dia sesak "Kakak bilang buka mulutmu dan bernapas.. untuk apa kau tahan.."


"Kakak ini sudah siang aku mau sekolah" Nabila mendorong tubuh Shakil yang sebenarnya akan sia-sia juga


"Sebelum kau tanggung jawab. Kakak tidak akan melepaskan mu"


apa yang aku lakukan. kenapa dia pakai kata-katanya tanggung jawab si. udah jelas dia yang narik aku tadi.. huh dasar pria ini. kalau aku menolakknya percuma yang ada dia akan lebih Senang dalam posisi ini terus... pria keras kepala ini tidak akan melepaskan ku sebelum mendapatkan apa yang dia mau.. huuh


Akhirnya nabila menyerah juga. Demi bisa lolos dari pria itu dia harus membayar lunas saat ini juga

__ADS_1


Dan pagi ini mereka disambut dengan sarapan. bukan untuk menambah energi tapi malah menguras energi....


Bersambung❤❤❤


__ADS_2