
Sejak awal Shakil tau perasaan Nova padanya seperti apa, maka dari itu dia selalu menghindar agar sepupunya sendiri tidak sakit hati dengan memberikan harapan palsu kepadanya.
Bukan hanya Nova saja, terhadap wanita lain pun juga sama. Dia tidak mau tebar-tebar pesona selain orang yang dia cintai
"Terima kasih.. Semoga kamu juga bisa segera menemukan pria yang terbaik untukmu" Shakil hanya berlalu begitu saja dan tidak mau banyak bicara karena dia tahu seorang wanita jika diberikan perhatian sedikit saja maka tidak akan lepas darinya
Shakil aku tau cintamu hanya untuk Lexa, dan aku yakin tidak akan ada wanita manapun yang bisa menggantikan posisinya di hatimu, untuk kali ini aku tidak bisa mengalah lagi sampai kau sadar tidak ada orang yang tulus mencintaimu seperti aku (Nova)
"Mira!!!! Di mana menantumu itu, aku sudah sangat penasaran ingin bertemu gadis pujaan hati anakmu" Mirna masih saja terus mengejek Shakil
Belum sempat Mira menjawab Nabila sudah menuruni eskalator dengan piyama pendek, dan bondu telinga kelinci terpasang di kepalanya yang terlihat sangat imut seperti anak kecil
Ini ada apa ya, kok ramai sekali? kakak juga terlihat sangat akrab, Eh tunggu!!! siapa tuh yang duduk dekat Kakak sampai nempel-nempel segala, nyebelin banget
Nabila terus berjalan ke arah ramainya orang diruang keluarga, karena dia sudah melihat ada Amir juga Mira disana, jadi dia yakin kalau Nabila harus menyapa semua orang bersamaan dengan sapaan kepulangan mertuanya
"Ayah!! Bunda?" Dengan senyuman manis sedikit manja Nabila menyapa Amir dan Mira layaknya seperti anak kandung sendiri
Sontak pandangan semua orang langsung tertuju pada Nabila, dan memuji dalam hati mereka masing-masing betapa imut dan cantiknya gadis kecil itu. Tapi siapa dia? Walaupun mereka jauh, tapi setidaknya akan terdengar jika Mira punya anak lagi. dan ini tiba-tiba ada seorang gadis di rumah Amir muncul dari kamar atas, berarti sudah jelas terlihat kalau gadis itu tinggal di sini juga
"Sayang bagaimana keadaanmu?" Mira langsung memeluknya penuh dengan kerinduan
"Aku baik, bagaimana dengan bunda?" Nabila membalas pelukan hangat Mira
"Bunda baik sayang"
"Gadis kecil!!! Kamu imut sekali" Ella langsung menghampiri Nabila karena sudah sangat terpikat dengan keimutannya
Ini kan orang yang dari tadi dekat kakak.. sekarang malah sok akrab sama aku
tapi kayaknya dia aman (Nabila)
__ADS_1
"Bunda Mira!!! Sejak kapan bunda punya anak lagi... Dan adik kecil ini sangat imut!!! aku suka" Begitulah sikap Ella yang selalu seperti anak-anak padahal umurnya lebih tua dari Nabila.. Dan dia juga tidak akan menyangka kalau adik kecil yang dia katakan adalah kakak iparnya
"Iya mir! Sejak kapan kalian punya anak lagi?" Andre juga ikut penasaran dengan sosok Nabila
Shakil selalu terpesona setiap kali melihat Nabila, apalagi malam hari ini istrinya memang benar-benar terlihat sangat imut Tidak seperti biasanya, mungkin karena tambahan telinga kelinci yang dia pakai di kepalanya..
Dengan bangga dan full senyuman Shakil merangkul Nabila ke dalam pelukannya, tanpa ragu dia memperkenalkan gadis kecil yang cantik itu adalah istrinya
"Inilah wanita yang dari tadi kalian ingin lihat" Shakil mencium pucuk kepala Nabila didepan semua orang
Keluarga Mira masih belum bisa mencerna dengan jelas perkataan Shakil, apa yang dia maksud ingin melihat gadis yang masih remaja, tapi hanya Nova yang sadar siapa status Nabila
"Anak ini adalah istrimu?" Nova bertanya dengan sedikit ragu dan memang tidak percaya, tapi pertanyaannya malah mengejutkan semua orang dan langsung tersadar kalau Nabila adalah menantu keluarga Amir
"Apa!!" Ella terkejut setengah mati sama halnya dengan Mirna dan Andre
"Amir kau serius dia menantumu?" Andre masih tidak percaya walaupun di depan matanya sudah jelas Shakil begitu bahagia memperkenalkan istrinya kepada semua orang yang ada disana
"Kenapa wajah kalian terlihat syok.. Apa ada yang salah?" Dengan santai Amir hanya tersenyum karena memang dia sendiri tidak pernah membayangkan kalau menantunya semuda ini
Awalnya aku juga berpikir seperti itu tapi memang Tuhan selalu adil... dia mengambil sumber kebahagiaanku tapi dia juga menggantinya dengan kebahagiaan yang berkali-kali lipat.. Aku beruntung walaupun harus menikah muda tapi kakaklah yang sebagai suamiku
"Bukankah aku akan terlihat selalu muda jika menikahi gadis yang muda juga" Kekonyolan Shakil benar-benar membuat semua mata terbelalak... Tidak pernah sedikitpun ada humor pada dirinya dan hari ini,,!! Kenapa dia dengan tidak malunya berbicara seperti itu
Apa ini? ada apa dengannya? Kenapa dia bisa sebahagia itu hanya dengan anak kecil!!!...Apa yang sudah anak ini lakukan sampai Shakil berubah seperti ini?
Nova tidak percaya dengan apa yang dia lihat
"Hahaha... teori kau memang picik" Andre begitu bahagia melihat Shakil kini menjadi seperti mendapatkan jiwanya lagi "Kenapa dulu aku tidak terpikir untuk mengikuti jejak mu" Andre memang orang yang suka humor maka dari itu dia sangat senang melihat Shakil yang sekarang
"Apa katamu?" Mirna langsung berubah menjadi seekor macan "Jadi kau menyesal menikahku yang lebih tua darimu?"
__ADS_1
"Benar sekali!!!.. Apakah Bibi tidak sadar kalau Paman iri padaku dan berniat ingin mencari yang lebih muda" Shakil terus memanas-manasi Bibinya agar mereka tidak menghujani Nabila dengan banyak pertanyaan lagi
"Kakak iseng banget sih" Nabila berbisik
"Tenang saja, cinta mereka tidak akan goyah walaupun ada ribuan wanita cantik menggoda paman"
"Serius? Aaahhhhh tiba-tiba aku ngefans sama paman"
"Berani kau memuji pria lain di depanku" Shakil mempererat pelukannya
"Lho kenapa?.. Memangnya ada undang-undang tidak boleh memuji paman di depan suami?"
"Di undang-undang Kakak ada" Dengan juteknya Shakil menjawab
"Kayaknya anak kita suka deh kalau kakak cemberut kayak gini" Nabila mencoba menggodanya
"Bukan anak kita!! Tapi kamu yang suka kalau kakak terlihat jelek" Shakil mencubit hidung Nabila
Nabila dan Shakil terus berdebat penuh kemesraan, dan tidak peduli dengan keributan yang baru saja dia ciptakan kepada Paman dan Bibinya "Hei kau!!!... Sudah membuat kami bertengkar sekarang kalian malah mesra-mesraan" Andre menggelengkan kepalanya dengan penuh keheranan
"Mau bagaimana lagi, kita baru saja menikah dan aku selalu tidak tahan dengan hanya melihat wajahnya saja" Gombalan Shakil saat ini benar-benar membuat Nabila sangat malu
"Hahaha.. Lihatlah Amir anakmu. Entah apa sikapnya ini, Antara lugu atau tidak tahu malu" Lagi-lagi Andre terbahak
"Ayolah Paman.. Aku ini masih polos jangan kau mempermalukanku di depan ayah" Shakil berlaga imut
"Sial,,, perkataanya membuatku mual" Andre sampai kehabisan kata-kata dengan kegilaan Shakil
Amir terus tertawa terbahak melihat Anak dan pamannya yang begitu akrab. Sedangkan Mira dan Mirna tidak henti-hentinya menggelengkan kepala karena tidak habis pikir dengan kegilaan arah percakapan mereka
Lalu dengan Ella, dia masih terus memandangi Nabila karena kaku dan tertegun dengan keimutannya.
__ADS_1
Sedangkan Nova hampir saja tidak percaya Shakil bisa jadi sehumoris ini dan sangat bahagia dengan pernikahannya
Bersambung❤️❤️❤️