
"kakak tolong jangan seperti ini.. aku malu" tertunduk dan menekuk kedua kakinya sampai dada,,,ingin menagis, membuat Shakil tidak tega tapi dia juga tidak bisa membiarkan nabila dalam keadaan seperti ini...
"Nabila sayang... kamu adalah istriku.. apa yang ingin kamu tutupi dariku??.. semua bagian tubuhmu sudah aku lihat.. jika aku mau lakukan itu kenapa tidak dari semalam saja waktu kamu tidak berdaya.. dan lihat?? sampai saat ini tubuhmu masih utuh kan??? huhh baiklah jika kamu tidak ingin aku membantumu, biarkan anton yang memandikanmu" berjalan keluar dari kamar mandi ingin memanggil anton..
"jangan.. jangan.. tolong jangan pergi... tetaplah disini dan bantu aku" menahan Shakil
"baiklah sayang.. karena kamu yang memintanya maka tidak gratis.. kamu tenang saja tidak mahal kok untuk membayarku. hanya seperti biasa harga yang kamu bayar" tersenyum kemenangan..
"aaaaahhhh sial dia licik sekali.. lagi-lagi aku tertipu.. harusnya tadi aku biarkan dia pergi. tidak mungkin juga pak anton memandikan ku.. semalam saja melihatku dengan pakaian terbuka dia sudah marah.. aaahhh bodoh sekali sihh... aku harus cari cara mengalahkannya.. tapi apa??" merasa prustasi
Shakil memandikan nabila dengan penuh kelembutan mencuci rambut nabila yang seperti berada di salon dengan pijatan kepala juga.. menggosok seluruh tubuh nabila tapi dengan kejahilan. dia melakukannya berulang-ulang pada bagian dada dan daerah sensitifnya.. membuat nabila sedikit menggeliat karena geli.. tapi tidak dengan Shakil, terpancar wajah cerah penuh kemenangan..
selesai mandi dia juga memakaikan pakaian dan menyisir rambut panjang istrinya dengan telaten.. tak terlewat sesekali memcium leher dan tengkuknya juga.. selesai sudah kegiatan pagi dengan istrinya baru dia pergi kekamrnya...
*****
di ruang makan pak anton sudah menyiapkan makanan untuk tuan dan nona mudanya dengan menu yang berbeda.. nabila sudah lebih dulu di meja makan dan tak lama kemudian Shakil menyusul.. mereka langsung menyatap makanannya tapi tetap Nabila makan dari tangan Shakil
Dreet.. dreeet
📲BUNDA SAYANG
Panggilan masuk dari Mira ke ponsel Nabila.. baru ingin mengangkatnya tapi tertahan Shakil
"jangan dulu diangkat.. tolong jangan katakan apa-apa tentang kejadian ini pada bunda atau ayah.. aku tidak mau mereka cemas dengan keadaan mu
"wah.. aku tau.. sepertinya kamu takut ayah marah kan?? ok kuman aku punya senjata ampuh sekarang ha ha"
"baiklah tapi ini tidak gratis ya" balas Nabila
"KAUUUU!!!" ingin mendekati gadis itu tapi dia sudah mengangkat teleponnya
📲 Nabila: "hallo bunda" mengedipkan matanya pada Shakil tanda kemenangan
__ADS_1
📲 Bunda: " hallo sayang.. bagaimana keadaan kamu?? apakah Shakil memperlakukan kamu dengan baik??" tanya Mira yang sengaja volume panggilannya di besarkan oleh Nabila agar terdengar musuhnya
📲 Nabila: Sepertinya dia baik bunda.. jika tidak baik apakah bunda akan mendukungku" senyum dengan sorot mata mematikan pada Shakil
📲 Bunda: tentu saja.. jika dia berani macam-macam segera laporkan pada bunda..
📲 Nabila: benarkah..?? oohh aku sayang bunda...
📲 Bunda: bunda juga sayang kamu nak... yasudah jaga diri baik-baik ok.. bunda tutup teleponnya.. bye
📲 Nabila: bye..
tuut tuut..
sambungan telepon terputus dengan wajah kemenangan pada nabila.. tapi tidak dengan Shakil.. dia kesal karena tidak bisa menindas nabila lagi untuk mendapatkan haknya
akhirnya dia punya ide untuk menjahili Shakil "huuhh... sepertinya pak anton lupa membuatkan susu untukku bagai mana kalau kakak yang membuatnya??" senyum licik sambil memggerakan ponsel ditangannya
" wah,,, istriku ternyata sekarang sudah berubah menjadi kancil... baiklah nona muda. saya akan membuat susu untuk anda" merapakn giginya menuju dapur untuk minta bantuan pada pelayan
suara langkah kaki yang memakai heels berjalan menuju ruang makan.. seorang wanita dengan dress sexy dan elegan.. rambut sebahu dan riasan tebal seperti ingin menghadiri sebuah pesta.. itulah penampilan setiap hari siska
"pagi nabila" sapa siska
"pagi" terkejut dengan kedatangannya
"sibakteri ini kenapa bisa tiba-tiba muncul. apakah tidak ada penjaga diluar.. apa dia yang memaksa masuk"
siska memang sudah biasa datang kerumah Shakil... jadi penjaga tidak pernah melarangnya untuk masuk karena pemilik rah lah yang mengijinkannya
"dimana calon suamiku" duduk dihadapan Nabila tanpa etika
"ada didapur.. sedang membuat susu"jawab acuh
__ADS_1
"apa??" kaget "sejak kapan dia minum susu?"
"bukan untuknya, tapi pintukku"
"apa!!" kaget lebih keras " membuat susu untukmu??" tidak percaya
"hmm"
"ini gila.. tidak mungkin.. tidak mungkin.. kenapa dia seperhatian itu padamu?? apakah kalian ada hubungan??" menatap tajam
"tentu saja" ucapanya terpotong karena Shakil menjawabnya
"tentu saja karena adikku sedang sakit.. karena kecerobohannya sampai tangan dia terluka"
"aoouuhh kamu manis sekali.. seperhatian itu pada adikmu... apakah jika aku sakit kamu seperhatian ini padaku" duduk dipangkuan Shakil menggoda
"tentu saja.. apakah anda ingin merasakan tangan terluka seperti aku" ejek Nabila
" tidak.. tidak.. sayanggg,,,, adikmu tidak sopan sekali" merengek manja
"oh benarkah... kakakkk,,, bukankah tidak sopan lagi berpelilaku seperti ini didepan anak SMA" ikut manja juga bahkan Nabila lebih imut membuat Shakil tidak tahan ingin memankannya
"beraninya kau menggoda ku saat aku lemah seperti ini" mendelikan matanya
"nabila benar.. kita memang tidak pantas melakukannya disini.. dia masih kecil"
"ha,ha,ha kumaan,, kata-kata mu sangat menjijikan sekali.. perbuatanmu padaku lebih parah dari ini.. lihat saja aku tidak akan membiarkan kau tenang dengan sibakteri ini.. aku yakin dia ada niat tidak baik pada keluargamu...
:
:
:
__ADS_1
:
Bersambung❤❤❤*