
Untuk yang nanyain visualnya Shakil dan nabila. sebenarnya aku gak mau ngasih karena takut gak sesuai sama pandangan kalian☺☺☺. tapi aku coba tampilin untuk yang setuju aja dan kalau gak setuju silahkan abaikan sesuai bayangan masing-masing😘😘😘
thank🙏🙏🙏
Shakil Arsya Presdir W3XO
Dan
Nabila sahara anak SMA yang imut
Setelah drama memasangkan kalung selesai. nabila kembali kekamarnya tapi tidak dengan shakil dia masih lanjut kerja karena tadi sempat tertunda dan baru selesai hampir pagi... Setelah melihat Nabila yang tidur sangat lelap dia tidak tega untuk mengganggunya.
Hanya seperti rutinitas biasanya memeluk tubuh kecil istrinya
Pagi dimeja makan
Sarapan hari ini juga sama dengan hari kemarin yaitu tanpa shakil disisinya. Dan untuk sekarang nabila tidak mau pergi kemana-mana karena dia tidak mau Shakil marah lagi kalau dia bangun Nabila sudah tidak ada..
Setelah selesai sarapan Amir dan Mira Juga pergi lagi entah apa urusan mereka sampai tidak betah dirumah.
Nabila hanya bersantai manis nonton tv diruang keluarga. Dia sengaja tidak nonton dikamar karena dia tau pada saat Shakil bangun dan melihatnya pasti Nabila tidak bisa keluar kamar lagi.
Dari arah lain terdengar suara Shakil teriak-teriak memanggil Anton dia sangat ribut sekali. Seperti ada maling dirumahnya. Nabila pun berlari segera menghampirinya
"Ada apa ini?. Kenapa teriak-teriak?" Tanya Nabila yang menghampiri Shakil yang tampak marah
"Kamu dari mana saja?" Shakil langsung memeluknya
"Eh.. Aku lagi nonton tv.. Kakak kenapa?" Nabila heran tiba-tiba shakil memeluknya sangat kencang
"Aku mimpi buruk"
"Ya tuhan itu kan hanya bunga tidur.. Sudah sebaiknya minum dulu biar kakak lebih tenang"
Nabila melepaskan pelukannya dan menggandeng tangan Shakil agar dia sarapan
"Hari ini kamu tidak pergi?" Tanya Shakil sudah mulai tenang
__ADS_1
"Tidak. hari ini aku tidak ada acara untuk pergi kemanapun" Nabila menemani sarapan
"Tapi kakak harus pergi kekantor. Nanti kamu sendirian disini" Shakil khawatir
"Gak apa-apa. Lagipula ada pak Anton yang jagain aku.. Dan banyak penjaga juga"
"Baiklah tapi nanti malam Haris jemput kamu ya? Kita akan mengunjungi seseorang.. Dan kamu tidak usah dandan karena kita bukan ketempat yang sepesial"
"Emangnya kita mau kemana?" Tanya Nabila penasaran
"Sudah nanti juga kamu tau.. Yasudah ayo kekamar bantu aku mandi" Shakil berbisik pada Nabila agar Anton tidak mendengar tapi percuma walaupun Shakil berbisik tetap saja suaranya masih terdengar jelas
"Ih manja" Nabila mencubit perut Shakil
"Ayoo!!" Shakil memelas. Sangat berharap Nabila memandikannya
Nabila hanya bisa menggelengkan kepalanya. Shakil yang lebih dewasa darinya tapi kenapa malah jadi dia yang lebih manja.
***
Setelah selesai memandikan suaminya seperti bayi. Sekarang giliran pakai baju masih tetap sama. Nabila yang memakaikannya juga. Entah kenapa Shakil beda hari ini. Dia seperti anak kecil yang tidak mau pisah dari ibunya. Dia terus memeluk Nabila tanpa henti. Padahal sudah berapa kali Haris telepon tapi dia selalu bilang sebentar lagi.
"Kakak kenapa?" Tanya Nabila lembut. Sambil membelai-belai rambut yang sudah rapih disisirnya "Ada maslah apa? Gaka biasanya kakak kaya gini?" Sekarang jarinya turun kepipi
"Kakak gak mau jauh dari kamu sayang"
"Aneh biasanya juga gak gini. Ada yang kakak sembunyiin dari aku ya. Atau mimpi kakak tadi"
"Hmm!!.. Aku mimpi dia kembali" Shakil lebih erat lagi memeluk Nabila
"Dia?"
Dia lexa maksudnya?. Kakak jadi gini gara-gara mimpi Lexa?. Tapi kenapa malah manja sama aku
"Apa kakak merindukannya?"
"Sayaaang!!! Walaupun dia cinta pertamaku. Dan dulu aku sangat mencintainya. Tapi itu hanya masa lalu. Hari ini aku mimpi tentangnya bukan karena aku masih merindukannya. Dimimpiku dia hanya tersenyum saat melihat aku bersamamu. Dan aku juga katakan padanya kalau kamulah masa depanku. Hari ini aku akan buktikan padamu kalau kisah kakak dengannya tinggallah kenangan saja"
"Baiklah.. Aku tunggu nanti malam. sekarang pergi sana. Asisten haris sudah menunggu dari tadi" nabila melepaskan pelukannya
"sayang ingat jangan pernah terpengarauh dengan mimpi kakak.. Aku serius sekarang cuma kamu yang kakak sayang. Mengerti??" Shakil mencium kening Nabila
__ADS_1
"Iya.. Aku percaya" Tentu saja. Setelah sikapnya hari ini Nabila percaya Shakil sangat menyayanginya...
Dia pergi meninggalkan Nabila dengan hati yang tidak tenang.. Setelah mimpinya bertemu Lexa dia baru sadar kalau sekarang sudah tidak ada rasa lagi padanya.. Dan kini malah semakin mencintai Nabila.
***
Seperti apa yang dikatakan Shakil tadi pagi kalau Nabila akan dijemput malam ini oleh Haris, Nabila juga sudah rapih dengan pakaian santai sesuai dengan keinginannya. Walau begitu tetap saja Nabila selalu cantik dan imut meskipun tanpa make up..
Setelah menjemput Shakil dikantor, Haris langsung melajukan mobilnya ketempat tujuan yang shakil katakan pada Nabila
Mobil mereka memasuki sebuah perumahan elit. Dan tak jauh dari pintu masuk perumahan. Haris sudah memarkirkan mobilnya disebuah rumah mewah dengan garasi yang terbuka seolah-olah situan ruamahnya tau akan kedatangan mereka..
Terlihat didepan pintu ada seorang wanita paruh baya mungkin seumuran Mira berdiri didepan pintu dan tersenyum, Dengan mata berkaca-kaca dia melihat Shakil turun dari mobilnya.
"Kemarilah nak!! Apa kabarmu sayang" Wanita itu memeluk tubuh Shakil dengan meneteskan air mata
"Aku baik bu.. Kau sendiri apa kabar?" Shakil memeluknya juga seperti dia memeluk ibunya sendiri
"Ibu baik.." Wanita itu memelepaskan pelukannya dan melihat Nabila dibalik punggung Shakil "Siapa gadis manis ini?" Dia bertanya pada Shakil. Dan Nabila pun langsung mencium tangannya
"Dia Nabila anak pak Harun" Shakil tidak takut memberitahukan identitas Nabila padanya. karena dia juga mengenal Harun dengan baik
"benarkah?" dia terkejut senang "Kau tau Ayahmu adalah orang baik. Dia sangat mencintai Shakil. Dia juga seperti dewa untukku. Aku sangat berhutang budi padanya tapi belum sempat aku membalsnya dia sudah tiada" Wajah Wanita paruh baya itu berubah sedih
"Papah dan Mamahku sudah bahagia disana. Jadi tidak perlu berbals budi Apapun pada mereka. tapi Jika ibu ingin balasbudi padanya maka berjanjilah untuk selalu tersenyum. Karena ayahku membantumu agar ibu tidak kesulitan dan bisa tersenyum" Nabila berbicara dengan sopan
"Kau memang anak harun. Dia juga mengatakan hal yang sama padaku saat aku kehilangan putriku"
"Kehilangan putri?"
"Dia adalah ibunya Lexa" Shakil tiba-tiba menjawab sebelum ibunya Lexa yang bicara
Ibunya Lexa? jadi kakak ngajak aku pergi kerumah lexa.. Apa yang kakak mau tunjukan padaku? Kenapa dengan sengaja membawaku kesini?
"Kenapa kita ngobrol diluar. Sampai lupa membawa kalian masuk" Dan diapun mempersilahkan Shakil dan nabila masuk kedalam rumahnya
Dari awal menginjakan kakinya kedalam. Nabila sudah disuguhkan dengan foto-foto senyum Shakil yang memeluk gadis cantik yaitu lexa. Foto itu masih perpajang ditematnya sama seperti terakhir kalinya Shakil kesini.. Tidak ada yang berubah dengan rumah itu dan masih sama seperti dulu saat bersama Lexa.
Inilah yang ingin Shakil buktikan pada Nabila wlaupun dia datang ketempat Lexa dan mengenang kisah cinta indahnya. Tetap saja Shakil masih tersenyum manis padanya agar Nabila tau kalau Lexa tidak lebih dari seorang mantan..
Bersambung❤❤❤
__ADS_1