ADIK Atau ISTRI

ADIK Atau ISTRI
155. Perjuangan cinta


__ADS_3

Sesuai keinginan Nabila serta perintah yang dilontarkan Mira, Shakil yang setia didampingi Haris pergi ke toko Pat Shop mencari hamster sesuai yang istrinya mau...


Disana Shakil melemparkan semua tugas pada Haris karena dia merinding saat melihat hewan-hewan kecil itu berputar di kandangnya... padahal Haris sendiri sama geli-nya melihat itu, tapi apa boleh buat, tidak ada yang bisa dibantah walaupun dia tidak sanggup


"Nona!!" Dengan gagah perkasa ditambah lagi tubuh yang kekar sempurna Haris meberanikan diri menemui sang pegawai disana "Saya mau tikus putih"


"Maksudnya" Nona pegawai itu merasa aneh dengan Haris yang sudah mengeluarkan kristal-kristal bening dikeningnya "Maksud anda ini?" dia menunjukan Hamster yang berjalan menaiki tangannya sampai berputar dipunggung


"Iya!!!!" Haris teriak menggema sambil melompat satu langkah kebelakang


Tak lama Shakil masuk mendengar terikan Haris yang histeris.. pasti ada sesuatu yang tidak beres didalam... "Ada apa?" Shakil bersigap ancang-ancang karena dipikir ada yang tidak beres.. dan ini membuat pegawai Pat shop tidak mengerti dengan kelakuan dua pria tampan, tapi kenapa agak aneh..


"Maaf.. Tadi dia terkejut melihat ini!!" Pegawai itu membuka genggamannya yang berisi Hamster tadi


"Waaahh!!!" Shakil ikut melompat persis apa yang Haris lakukan tapi kali ini dia takut sambil memeluk Haris


Ada apa dengan pria-pria ini, mau Beli hamster tapi mereka setakut itu..


"Baiklah.. kalau begitu anda bisa memilihnya disebelah sana" Dia menunjukan dimana ada ratusan Hamster berguling-guling dikandangnya masing-masing


"Anda pilihkan saja" Usul Haris


"Benar!!" Diiyakan oleh Shakil


"Yang penting berbulu putih dan tebal" tambah Haris lagi


"Benar" Shakil setuju, yang masih berada di balik punggung Haris


"Mana bisa.. Anda harus memilih dengan kualitas yang baik sesuai keinginan pembeli" Sebenarnya kualitas Hamster disana terbaik semua, hanya saja pegawai itu iseng menjahili pria-pria berotot tapi berhati Hello Kitty karena ketakutan


"Terserah anda, sekalipun dia berkutu juga tidak apa-apa" Harus tidak mau panjang lebar yang penting dia membawa satu Hewan itu pulang

__ADS_1


"Benar!!" Shakil menyetujuinya, tapi setelah mencerna apa yang Haris katakan dia memukul tubuh asistennya "Tidak boleh!!!... kau mau istriku sakit karena Hamster yang berkutu?" Geram shakil membuat pegawai itu tertawa dengan kelakuan keduanya


"Kalau begitu kamu pilih sana" perintah Haris


"Hey.. disini aku bosnya.. Bukankah itu tugas seorang Asisten???!!!!"


"Sekarang bukan jam dan hari kerja, setatus kita sama sebagai kawan"


"Karena kamu kawan terbaikku, ayolah pilih Hamster nya" Shakil meng-iba


"Aku geli" Haris menggidig-kan tubuhnya


"Aku akan membuatkan Dinner paling romantis bersama Anna, Kau pikir saja mau pilih hamster apa Dinner??!!"


Haris berpikir sejenak.. Baiklah untuk saat ini hanya Anna yang akan jadi tujuan hidupnya, walaupun serigala siap menerkam didepan mata, maka tidak akan dia gentar untuknya mendapatkan gadis itu


Dengan ribuan benih peluh dia keluarkan agar bisa memilih Hamster yang lucu tapi bagi Haris seperti berperang dengan seekor Singa... Dia memilih asal, yang penting warna putih dan membawanya ke bagasi mobil dengan Shakil yang sudah duduk manis menunggunya kembali


Perdebatan maslah Hamster tidak berhenti sampai di sini.. masih saja diperdebatkan siapa yang membawa hewan kecil itu ke dalam rumah Amir..


"Kamu kalau kerja tidak boleh tanggung-tanggung.. mau!! kalau aku mempersiapkan acara Dinner nya juga hanya setengah...?" Ancam Shakil


Hanya alasan itu yang bisa dipergunakan Shakil untuk membuat Haris menurut padanya... Tapi bukan Haris namanya kalau tidak bisa membodohi sahabat yang masih setia dia temani sampai detik ini,


"Baiklah aku akan membawanya.. tapi, bisakah kau bayangkan istrimu sekarang sedang menginginkan Hamster ini ,dan saat ada orang yang membawa apa yang dia mau, betapa bahagianya sampai tak sadar memelukku karena kini di matanya hanya melihat sosok Hero, bahkan tidak akan peduli dengan dirimu"


"Sial" Shakil menendang kaki Harris.. termakan ucapan Asistennya "Hentikan pikiran dan mulut busuk mu.. Aku yang akan membawanya dan aku juga yang jadi Hero untuknya"


Haris tersenyum kecil, baginya begitu mudah membodohi Shakil kalau dalam urusan cinta.. gadis kecil itu benar-benar membutakan mata Shakil untuk segala hal.. Tanpa disadari bahkan dirinya sendiri adalah jiplakan dari tuan yang sering dia katakan bodoh karena cinta itu


Dengan tangan yang bergetar.. Lutut yang terasa lepas dari sendinya.. Serta seakan tulang-belulang copot dari formasi tubuhnya.. Sampai tidak kuat lagi rasanya ingin ngompol. Shakil membawa Hamster itu dengan jinjingan hanya menggunakan dua jari, menandakan Dia benar-benar sangat ketakutan.. kalau saja tadi haris tidak berbicara bagaimana perasaan Nabila ketika melihat seseorang membawa apa yang dia mau.. pasti sudah dari tadi dia memerintahkan para penjaga untuk membawa makhluk kecil itu

__ADS_1


Tapi semua bayangan Shakil tentang ekspresi wajah bahagia Nabila sia-sia setelah didapati ternyata dengan manisnya dia tertidur di sofa, mungkin kelelahan karena habis menangis juga lama menunggunya pulang


"Sayang apakah kau sangat membenci papah-mu ini sampai harus menginginkan sesuatu yang membuat aku tidak bisa bernafas???" Shakil bertumpu di pinggir sofa dengan memandang wajah Nabila serta mengelus-elus perut yang sudah terlihat jelas bulatannya


Kemudian Nabila mulai menggerakkan tubuhnya.. Dia menggeliat sedikit lalu membuka mata.


"Kakak udah pulang??? lama banget sih!!" Nabila bangun dan menyandarkan tubuhnya


"Ada sedikit masalah sayang!!!" Bukan sedikit, tapi itu adalah masalah besar, hanya saja dia tidak mampu untuk mengatakannya karena takut Nabila kecewa dengan memiliki suami yang bahkan untuk masalah kecil saja tidak mampu dihadapi.. tapi mau bagaimana lagi, bukankah semua orang walaupun sekuat apapun dia tapi ada sisi kelemahannya juga..


"Aku lapar"


"Lalu bagaimana dengan Hamsternya?"


"Ya udah biarin aja dulu.."


"Setidaknya lihatlah dulu sayang!!" Dia sangat berharap melihat senyum merekah di wajah Nabila saat apa yang dia inginkan kini ada di depan matanya


"Aku laper kak.. Hamsternya nggak akan bikin aku kenyang"


Baiklah, ini dia yang disebut hormon tidak stabil. tidak akan menang juga berdebat dengan wanita hamil.


Hanya saja sedikit aku sesali kenapa bukan Haris tadi yang membawanya... aku sampai menahan ketoilet hanya untuk melihat bahagianya dia.. Shakil menggelengkan kepalanya. walau tingkah Nabila yang berlebihan tapi dia selalu tersenyum.. karena Shakil tau benar Nabila bukan anak manja apalagi dengan sengaja membuat dirinya kerepotan seperti ini...


senyumnya tulus, permintaan ini murni dari anak yang ada didalam kandungan Nabila. mungkin sebagai tanda pengenalan kalau dirinya akan hadir kedunia ini yang akan melengkapi hidupnya bersama Nabila...


Baginya pernikahan merupakan hari dimulainya menyerahkan diri seutuhnya pada orang yang disayang, walaupun telat untuk menyadari itu tapi Shakil sudah bertekad membahagiakan Nabila sejak ijab qobul itu di lontarkan. ketika dia tidak lagi sendirian, ketika dirinya menjadi satu paket dengan Nabila, Shakil berharap agar bersama selamanya dengan Nabila dan anak-anaknya kelak


Aku mencintaimu bukan hanya siapa dirimu,, tapi juga karena jadi apa diriku saat aku bersamamu


Bersambung ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2