
"Hanya gara-gara lo belain orang yang lo suka, lo tega buat gue ngemis-ngemis maaf gini ke lo Al, tega lo Al. Gue ga habis pikir semudah itu lo lupakan gue demi Pak Angga." Ucap Dona dengan sangat tegas. Aliya yang mendengar ucapan Dona yang sangat kasar ini membuat air mata Aliya terjatuh. Aliya langsung menghapus air matanya secara kasar kemudian membalikkan badannya menghadap Dona.
"Jika lo anggap sikap gue kayak gini hanya untuk belain pak Angga, lo salah besar Don, gue kayak gini karena gue ga mau lo terlalu berpikir negatif tentang seseorang. Orang yang covernya jahat belum tentu dia jahat dan orang yang covernya baik juga belum tentu dia baik. Jadi berhentilah menjudge seseorang hanya dari covernya, Don." Jawab Aliya dengan sangat tegas yang membuat Dona tidak berkutik sama sekali. Aliya pun kemudian pergi meninggalkan Dona begitu saja.
****
Laura yang baru di informasi Randy bahwa Chika telah sadar dari komanya melalui pesan singkatnya kemaren sore, pagi ini Laura langsung datang ke rumah sakit tempat Chika dirawat.
Tok... Tok... Tok...
"Eh Laura, masuk Ra!" pinta Rizky yang sedang menemani Chika yang sedang istirahat.
"Iya kak," jawab Laura. Laura pun langsung meletakkan buah-buahan yang tadi ia beli sebelum kerumah sakit ini.
"Sorry ya kak, baru sempat kesini," ucap Laura yang langsung duduk di kursi yang berhadapan dengan Rizky.
"Iya ga apa-apa kok Ra," jawab Rizky sambil tersenyum.
"Gimana kondisi Chika sekarang, Kak?" tanya Laura.
"Masih belum bisa banyak bergerak Ra, soalnya jaitan dipunggungnya masih belum kering." Jawab Rizky sambil memegangi tangan Chika.
"Terus efek dari benturan itu apa kak?" tanya Laura yang penasaran.
"Untuk sementara ini Chika belum bisa jalan normal meskipun jaitan dipunggung udah kering," jawab Rizky sambil mengelus-elus rambut Chika yang sedang terbaring lemah.
"Hah maksud Kak Rizky, Chika lumpuh sementara gitu?" tanya Laura dengan volume suara yang mulai meninggi.
"Laura ssttt!" pinta Rizky agar Laura menurunkan volume suaranya.
"Sorry-sorry Kak. Jadi sekarang Chika lumpuh sementara gitu?" tanya Laura dengan merendahkan volume suaranya.
"Iya, Ra." Jawab Rizky dengan wajah yang sangat sedih.
"Terus Chika udah tau kalau dia lumpuh sementara, Kak?" tanya Laura lagi.
"Belum Ra, mungkin nanti aku kasih tau," jawab Rizky sambil mengelus-elus rambut Chika.
"Kakak yang sabar ya kak," ucap Laura dengan sangat kasian dengan musibah yang secara berturut-turut menimpa Rizky dan Chika.
"Iya Ra, makasih ya," jawab Rizky sambil tetap melihatkan senyumnya kepada Laura.
"Paa," panggil Chika yang baru saja terbangun akibat suara Rizky dan Laura yang berbincang di dekatnya.
__ADS_1
"Iya Ma, Mama udah bangun?" tanya Rizky sambil mengelus kembali kepala Chika.
"Pa, disini kok kayak ada suara Laura sih?" tanya Chika yang hanya fokus menatap Rizky.
"Coba kamu liat kesamping kamu dulu deh!" pinta Rizky sambil tersenyum. Dengan sangat perlahan-lahan Chika pun menghadap kesamping.
"Hai Chika," tegur Laura sambil tersenyum manis.
"Ngapain lo disini?" tanya Chika ketus.
"Kan gue jenguk lo," jawab Laura sambil tersenyum kembali meskipun sepertinya Chika tidak senang dengan kedatangannya kesini.
"Pa, Mama ga mau ada Laura disini!" pinta Chika membujuk Rizky agar menyuruh Laura pergi.
"Kok Mama gitu sih Ma, kan Laura sahabat Mama," jawab Rizky.
"Mama ga punya sahabat yang jahat kayak dia Pa," ucap Chika ketus.
"Ma, Mama ga boleh gitu dong. Lagian Laura kan baik Ma, buktinya dia jenguk Mama disini," jawab Rizky sambil tersenyum.
"Pokoknya Mama ga mau liat dia lagi!" perintah Chika dengan merengut.
"Emangnya Laura salah apa sih Ma, kok Mama sampai segininya kali sama Laura?" tanya Rizky.
"Mama aja ga tau Laura salah apa, kenapa Mama bilang dia jahat?" tanya Rizky yang mulai kebingungan dengan sikap Chika.
"Pokoknya Mama ga mau liat dia disini!" teriak Chika histeris.
"Ma, Ma jangan gitu dong!" pinta Rizky yang mencoba menenangkan Chika.
"Udah udah, aku pergi aja ga apa-apa kok Kak, nanti kalau Chika udah ingat semuanya baru aku kesini lagi," ucap Laura yang kemudian bangkit dari tempat duduknya.
"Sorry ya Ra," ucap Rizky dengan menangkupkan kedua tangannya.
"Iya kak," jawab Laura.
"PERGIIII!!!" teriak Chika lagi yang semakin histeris.
"Yaudah kalau gitu, aku pergi dulu ya Kak, Chika," pamit Laura sambil tersenyum.
"Iyaa sorry ya Ra," jawab Rizky yang benar-benar merasa tidak enak hati melihat kelakuan Chika. Laura pun tersenyum dan kemudian berjalan meninggalkan Chika dan Rizky.
"Mama kok gitu sih sama Laura?" tanya Rizky dengan suara yang sangat lembut.
__ADS_1
"Mama ga suka sama dia Pa," jawab Chika sambil merengut.
"Ga suka kenapa Ma, kan Laura sahabat Mama," ucap Rizky.
"Mama juga ga ngerti Pa, rasanya Mama ga suka aja ada dia disini," jawab Chika.
"Yaudah kalau gitu Mama makan dulu, nanti kalau Mama udah ingat langsung kasih tau Papa ya!" pinta Rizky sambil mengelus kepala Chika.
"Pa sebelum Mama makan, Mama boleh nanya?" tanya Chika dengan tatapan tajamnya.
"Mama mau nanya apa sih?" jawab Rizky lagi dengan pertanyaan.
"Kaki Mama kok belum bisa digerakkan sih Pa?" tanya Chika yang merasa ada yang aneh dengan kondisinya saat ini.
"Ya Allah, bagaimana cara jelasin ini ke Chika," ujar Rizky dalam hati.
"Pa, Papa kok diam aja sih?" tanya Chika.
"Papa akan jawab pertanyaan Mama setelah Mama makan," jawab Rizky sambil tersenyum.
"Kok gitu sih Pa, kan Mama bilang sebelum Mama makan," bantah Chika.
"Ya Papa maunya jawabnya setelah Mama makan," jawab Rizky sambil tersenyum.
"Yaudah kalau gitu Mama ga mau makan," ucap Chika kesal.
"Yaudah kalau Mama ga mau makan Papa juga ga bakalan jawab," jawab Rizky yang membuat Chika kesal.
"Ih Papa kok gitu sih," ucap Chika dengan merengut.
"Ya makanya kalau mau Papa jawab pertanyaan Mama, Mama harus makan dulu dong!" pinta Rizky sambil mengambil makanan Chika yang berada di atas meja.
"Yaudah yaudah kalau gitu Mama makan, tapi Papa janji ya, habis Mama makan Papa kasih tau," ancam Chika dengan tatapan sinisnya.
"Iya iya Papa janji," jawab Rizky sambil tersenyum.
Rizky pun akhirnya berhasil membujuk Chika agar mau makan. Sebenarnya Chika benar-benar ga selera makan namun demi menghargai susah payahnya Rizky merawatnya Chika pun terpaksa memakan makanannya.
Oke guys segini dulu ya, 😊
SYUKRON, JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN WA JAZAKUMULLAH AHSANAL JAZA, WASSALAMMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.
IG : @febiayeni
__ADS_1
FB : Febi Ayeni