
Echa dan Aliya saat ini sangat khawatir dengan kondisi Laura saat ini. sudah dua hari Laura tidak mau makan sedikit pun. Wajah Laura sudah sangat pucat. Akhirnya Echa pun berusaha untuk membujuk Laura agar mau makan.
"Laura!" Ucap Echa yang berada di depan pintu kamar Laura saat ini.
"Kamu makan ya, udah dua hari kamu ga mau makan!" Lanjut Echa yang kini sudah berada disamping Laura.
"Makan ya sayang!" Ucap Echa sambil menyodorkan satu sendok bubur ke mulut Laura. Laura hanya menggeleng - gelengkan kepalanya yang berarti dia tidak mau makan.
"Sedikit aja kok Ra!" Ucap Echa lagi.
"Kamu harus makan Ra, biar cepat sembuh!" Lanjut Echa sambil mengelus - elus rambut Laura.
"Kamu mau liat Mama sama Aliya ikutan sedih kayak kamu Ra?" Tanya Echa.
"Laura yang Mama kenal itu paling ga suka liat orang lain ikutan sedih seperti dia, justru selalu menebarkan keceriaannya kepada orang - orang di sekitarnya!" Ucap Echa lagi sambil tersenyum berharap Laura mau membangkitkan semangatnya.
"Ra, kalau kamu sakit terus tiba - tiba Mama dan Aliya juga sakit yang ngerawat Mama sama Aliya siapa dong kalau kamunya juga sakit!" Lanjut Echa lagi. Laura pun akhirnya perlahan - lahan bangkit dari tidurnya dan duduk bersandaran di kepala tempat tidurnya.
"Nah gitu dong baru namanya anak Mama yang hebat!" Ucap Echa sambil tersenyum.
"Mama tau kok kamu pasti mau dengarin kata - kata Mama Ra!" Ucap Echa sambil memeluk tubuh Laura.
"Kamu makan ya Ra, biar cepat sembuh!" Lanjut Echa sambil melepaskan pelukannya dan memegang mangkuk buburnya.
"Aaakk!" Ucap Echa sambil mengambil sesendok bubur untuk Laura dan Laura pun akhirnya membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Mamanya.
"Nah gitu dong baru namanya Laura yang Mama kenal!" Ucap Echa sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ma, minum!" Ucap Laura yang akhirnya membuka mulutnya untuk mulai berbicara.
"Lah, baru satu suap udah mau minum?" Tanya Echa. Laura pun hanya menganggukkan kepalanya yang berarti iya.
"Nih!" Ucap Echa sambil memberikan segelas air mineral yang berada di atas meja.
****
Kondisi Laura hari ini sudah mulai membaik. Laura pun hari ini harus pindah ke bandung di karenakan Laura mendapat kerjaan di bandung. Laura pun segera menyusun baju - bajunya dan barangnya yang lain karena tak lama lagi ia harus berangkat bersama keluarga kecilnya ini.
Berat hati Laura meninggalkan Bogor ini di karenakan banyak kenang - kenangan yang sudah bertahun - tahun ia lalu di Bogor ini. Di Bogor adalah tempat pertama kali ia bertemu dengan Chika sahabatnya saat ini. Dan Bogor juga tempat ia harus mengakhiri Persahabatannya dengan Chika karena Randy orang yang ia sayangi akan segera menikah dengan sahabatnya sendiri.
Ting... Tung.... Ting...... Tung....
Suara bel rumah Laura pun berbunyi tanda ada yang menekan tombol bel rumahnya. Laura pun yang baru selesai membereskan semua pakaian dan juga pakaiannya yang lain segera membuka pintu rumahnya.
"Iya sebentar!" Teriak Laura yang masih berada di kamarnya.
Suara bel rumahnya pun berbunyi lagi.
"Iya sebentar!" Teriak Laura lagi.
"Ga sabaran banget sih ni orang." Desis Laura pelan.
Klekk!!
"Permisi mbak mau nanya, benar ini rumahnya mbak Laura?" Tanya seorang pria paruh baya yang berada di depan pintu rumahnya.
__ADS_1
"Iya benara, saya sendiri." Jawab Laura.
"Ada apa ya pak?" Tanya Laura.
"Ini mbak tadi mbak Chika nyuruh saya sampaikan pesan ke mbak!" Jawab seorang pria paruh baya tersebut.
"Pesan, pesan apa ya pak?" Tanya Laura lagi.
"Ini mbak, mbak Laura menitipkan surat ini ke mbak." Jawab pria paruh baya tersebut sambil memberikan sebuah amlop yang berisikan surat.
"Ohh, makasih ya pak!" Ucap Laura sambil tersenyum.
"Iya sama - sama mbak, saya tinggal dulu ya mbak!" Jawab pria paruh baya tersebut. Laura pun hanya tersenyum kepada pria paruh baya tersebut yang baru pergi meninggalkannya.
Laura pun kemudian masuk ke dalam rumahnya dan mulai membuka surat yang dikirim oleh Chika untuknya.
Hayoo tebak Chika mau ngomong apa? 🤔
Sorry ya guys atas ketidak nyamanannya🙏🙏
Guys, saya boleh minta pendapat kalian ga tentang novel saya ini?
Menurut kalian gimana sih?
Jangan lupa koment ya guys dibawah..
**TERIMAKASIH . . . **.
__ADS_1
Instagram : @febiayeni
Facebook : Febi Ayeni