Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 110


__ADS_3

Setelah beberapa menit dijalan akhirnya Aliya dan Angga sampai dirumah Aliya.


"Pak Angga, ikut turun ya bantuin ngomong sama Mama, please!" pinta Aliya sambil merengek.


"Emm gimana ya?" tanya Angga.


"Please Pak Angga!" pinta Aliya lagi sambil menangkupkan kedua tangannya.


"Oke deh tapi dengan satu syarat," jawab Angga sambil tersenyum.


"Apa?" tanya Aliya.


"Kamu harus buatin aku nasi goreng spesial selama 1 tahun!" perintah Angga.


"Hah, satu tahun, lama bener Pak?" tanya Aliya yang sangat terkejut.


"Hehe, canda-canda 1 minggu aja deh," jawab Angga.


"Lah tapi kan kita ga bisa jumpa di kampus gimana sih?" tanya Aliya.


"Kalau itu sih masalah gampang, kamu bisa titipin aja ke security, nanti biar aku yang ambil." Jawab Angga.


"Oke deal ya," ucap Aliya sambil menjulurkan tangan kanannya kepada Angga, sedangkan Angga hanya melirik tangan Aliya didepannya.


"Eh maaf, maaf Pak saya lupa," lanjut Aliya yang malu akan tingkahnya sendiri.


"Yaudah yuk turun!" perintah Angga sambil membuka pintu mobilnya diikuti dengan Aliya.


"Pak nanti Pak Angga diam aja ya biar Aliya aja yang jelasin ke Mama!" pinta Aliya.


"Oke siap bos," jawab Angga.


"Assalammu'alakum Ma," teriak Aliya.


"Wa'alaikumsalam," jawab Echa yang kemudian menghampiri Aliya.


"Ya Allah Aliya, kamu dari mana aja sih, jam segini baru pulang?" tanya Echa yang langsung memeluk Aliya.


"Yaudah masuk dulu!" pinta Echa sambil menggandeng bahu Aliya.


"Ayo Pak Angga, masuk!" ajak Aliya, Angga pun mengikuti ajakkan Aliya dengan senang hati.


"Duduk dulu Nak," ucap Echa kepada Angga.


"Iya makasih Tan," jawab Angga sambil tersenyum.


"Bik Inah, tolong buatkan minuman 2 ya!" teriak Echa.


"Baik Buk," sahut Bik Inah.


"Kamu dari mana aja sih Al, kok baru pulang?" tanya Echa yang masih khawatir.


"Maaf ya Ma, Aliya ga sempat ngabari. Tadi Aliya ada pelajar tambahan sama Pak Angga," jawab Aliya sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Angga.


"Iya Tan, tapi kita ga berdua aja kok Tan," ucap Angga berbohong.


"Ya Allah Aliya, lain kali kalau mau pulang lama kabarin dulu Al, biar ga pada nyariin!" pinta Echa.

__ADS_1


"Iya Ma, maaf," jawab Aliya.


"Oh ya Ma, kenalin ini Pak Angga dosen Aliya sekaligus adeknya kak Dimas," ucap Aliya.


"Hah, ini adeknya Dimas?" tanya Echa terkejut.


"Iya Tan, saya adeknya kak Dimas." Jawab Angga dengan merekahkan senyuman termanisnya.


"Waah, berarti Mama salah nebak dong tadi. Mama kira tadi Angga calonnya Aliya," ucap Echa sambil tersenyum kecil.


"Calon apaan sih Ma?" tanya Aliya.


"Ya calon suami lah Aliya," jawab Echa sambil melirik Aliya dan Angga.


"Mama apaan sih," ucap Aliya yang berusaha menyembunyikan senyumnya.


"Tante bisa aja, mana mau Aliya sama saya," sahut Angga.


"Kamu benaran ga mau sama Angga yang seganteng ini Al?" tanya Echa sambil menatap mata Aliya.


"Bukan Aliya nya yang ga mau Ma, tapi Pak Angga nya yang ga mau sama Aliya," jawab Aliya santai.


"Emm, ada apa nih kok pada ngeles ya?" tanya Echa dengan senyuman penuh kecurigaan terhadap Aliya dan Angga.


"Ga ada apa-apa kok Ma," jawab Aliya.


"Atau jangan-jangan kalian pacaran ya?" tebak Echa.


"Ga kok Ma,"


"Ga kok tan,"


"Oh ya Ma, ngomong-ngomong kak Laura mana Ma?" tanya Aliya yang dari tadi tidak melihat sosok Aliya.


"Ini minumannya Non, Den," ucap Bik Inah sambil meletakkan minuman dan makanan ke atas meja.


"Makasih ya Bik," ucap Angga sambil tersenyum.


"Iya sama-sama Den," jawab Bik inah.


"Oh iya Ma baru ingat, Laura tadi nyariin kamu," ucap Echa.


"Coba kamu telpon kak Laura sekarang!" pinta Echa. Aliya pun langsung mengambil ponselnya. Saat Aliya baru ingin menelpon Laura tiba-tiba ada suara wanita dari luar.


"Assalammu'alakum Ma," ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Laura.


"Wa'alaikumsalam," jawab Echa, Aliya dan Angga serempak.


"Ma, Aliya belum ketemu Ma, Laura telpon-telpon tapi ga di angkat-angkat sama Aliya," jawab Laura sambil berjalan menunduk menghampiri Echa.


"Lesu amat sih kak," ucap Aliya yang sontak membuat Laura sangat terkejut.


"ALIYA," ucap Laura yang sangat terkejut melihat Aliya yang sudah berada di rumah.


"Kamu kemana aja sih ditelponin ga diangkat?" tanya Laura yang kesal dengan ulah Aliya.


"Tadi kakak udah ke kampus kamu tapi kamunya ga ada," lanjut Laura.

__ADS_1


"Sorry sorry kak, tadi Aliya belajar dirumah Pak Angga, handphone Aliya juga mode silent jadi ga tau deh ada yang nelpon," jawab Aliya sambil tersenyum.


"Kamu tuh ya Al, kalau mau pulang lama itu dikabari dulu biar orang ga pada nyariin," ucap Laura kesal.


"Ya maaf kak, tadi Aliya benar-benar lupa," jawab Aliya.


"Yaudah kalau gitu Angga pulang dulu ya Tan, Al, kak Laura," pamit Angga yang kemudian berdiri.


"Loh kok cepat banget sih Angga?" tanya Echa.


"Udah mau adzan mahgrib," jawab Angga sambil tersenyum.


"Oh yaudah kalau gitu, hati-hati di jalan ya nak Angga. Makasih lho udah ngantarin Aliya pulang," ucap Echa sambil tersenyum.


"Iya ga apa-apa kok Tan," jawab Angga.


"Yaudah kalau gitu Angga pulang dulu ya Tan, Assalammu'alakum," ucap Angga.


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh," jawab Echa, Laura dan Aliya secara bersamaan.


"Ma, Aliya anterin Pak Angga ke depan dulu ya!" pinta Aliya sambil tersenyum.


"Iya," jawab Echa singkat.


"Pak Angga, makasih ya." Ucap Aliya yang sudah berada diluar rumah bersama Angga.


"Pokoknya kamu tanggung dosa saya karena udah nyuruh saya bohong," jawab Angga.


"Jangan gitu dong Pak, kan tadi udah perjanjian di buatin nasi goreng selama seminggu, masa ia dosanya juga Aliya yang tanggung." Ucap Aliya dengan merengut.


"Iya iya, aku pulang dulu, jangan lupa nasi gorengnya!" pinta Angga sambil menunjuk waja Aliya.


"Siap bos," jawab Aliya sambil hormat kepada Angga.


"Assalammu'alakum," ucap Angga.


"Wa'alaikumsalam, hati-hati Pak," jawab Aliya, Angga hanya tersenyum mendengar jawaban Aliya dan langsung menaiki mobilnya.


Aliya tersenyum lebar melihat kepergian Angga. Laura yang super kepo pun langsung menegur Aliya yang masih berada di teras.


"Ciieee, ciieee yang udah baikan," ledek Laura sambil mencolek dagu Aliya.


"Apaan sih kak," jawab Aliya dengan senyuman malu-malunya serta pipi yang mulai memerah.


"Udah deh ngaku aja," ledek Laura lagi.


"Ngaku apaan sih kak?" tanya Aliya yang langsung berjalan meninggalkan Laura.


"Kamu udah baikan kan sama Angga?" jawab Laura dengan pertanyaan kembali.


"Ya baikkannya udah sih tapi ya ga tau deh endingnya gimana," jawab Aliya yang langsung berlari menuju kamarnya.


Oke guys segini dulu ya😉


SYUKRON, JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN WA JAZAKUMULLAH AHSANAL JAZA, WASSALAMMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.


IG : @febiayeni

__ADS_1


FB : Febi Ayeni


__ADS_2