Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 46


__ADS_3

Di ruang kemoterapi . . . .


"Dari hasil analisa saat ini, sel - sel kanker kamu sudah mulai berhenti berkembang, namun tidak menutup kemungkinan sel - sel kanker kamu dapat berkembang kembali!" Ucap Rizky memberikan penjelasan tentang penyakit yang dialami Laura saat ini.


"Terus bagaimana caranya agar sel - sel kankernya berhenti total kak?" Tanya Laura penasaran.


"Kamu bisa melakukan perawatan yang lebih intensif lagi, tapi tidak di rumah sakit ini. Karena peralatan untuk membasmi penyakit Leukemia ini belum cukup lengkap disini jadi saya sarankan kamu mau melakukan pengobatan lebih lanjut lagi di Singapore!"


"Hah, di Singapore kak?" Tanya Laura terkejut.


"Kalau gue ke Singapore untuk ngobati penyakit gue ini pasti gue harus keluar biaya yang besar dong, sementara gue ga punya uang sebanyak itu!" Ucap Laura dalam hati dengan wajah yang begitu sedih.


"Udah kamu tenang aja masalah biaya kamu ga perlu khawatir biar saya aja yang bayarin!" Ucap Rizky lagi sambil menepuk pelan bahu Laura yang terdiam mendengarkan sarannya tadi.


"Tapi kak, aku ga enak jadinya sama kakak terutama sama tunangan kakak!" Jawab Laura.


"Ga usah deh kak nanti biar aku usahain dulu kalau uangnya udah cukup baru aku berobat ke Singapore!" Lanjut Laura sambil tersenyum.

__ADS_1


"Shalsa, kalau kamu nunggu uangnya cukup keburu sel kanker kamu makin parah!" Ucap Rizky sambil menatap mata Laura dalam - dalam.


"Tapi kak ..." Belum selesai Laura meneruskan perkataanya Rizky sudah terlebih dahulu memotongnya.


"Pokoknya kalau masalah biaya kamu tenang aja. kamu kan bisa juga ganti uang saya nantinya dari pada kamu ngumpulin uang yang entah kapan cukupnya!" Ucap Rizky yang membuat Laura tak mampu berkata apa - apa lagi.


"Yang terpenting sekarang kamu sembuh dulu Shalsa!" Lanjut Rizky.


"Lusa kamu akan saya kirim ke Singapore, jadi kamu harus persiapkan semua perlengkapan kamu yang lengkap karena kamu disana akan melakukan pengobatan selama kurang lebih 2 bulan, sampai kamu benar - benar sembuh total!" Ucap Rizky sambil berbalik badan mengarah ke pintu keluar.


"Hah, Lusa? selama 2 bulan?" Tanya Laura yang kebingungan.


"Tapi kak, kuliah aku gimana?" Tanya Laura.


"Mengenai itu saya sedang mengurusnya kamu ga usah khawatir!" Jawab Rizky dan pergi meninggalkan Laura dan Aliya yang masih kebingungan dengan yang dikatakan Rizky.


"Al, gimana nih?" Tanya Laura panik.

__ADS_1


"Kakak ikuti aja perintah Dokter itu biar kakak cepat sembuh!" Jawab Aliya sambil tersenyum bahagia melihat kakaknya yang akhirnya bisa mendapatkan pengobatan yang lebih layak.


"Kalau disana bakalan sendirian Al!" Ucap Laura sedih.


"Kak, kakak sayangkan sama Mama dan Aliya, kalau kakak sayang sama kita kakak harus berjuang untuk sembuh!" Jawab Aliya sambil memegang bahu Laura dengan kedua tangannya.


"Baiklah, kakak akan memberanikan diri demi Mama dan juga adik tersayang kakak ini!" Ucap Laura sambil memeluk erat tubuh Aliya.


Apakah Laura mampu melawan penyakitnya?


Kita tidak tau, ikuti terus episode demi episode untuk mengetahuinya ya guys. 😉


Terimakasih guys yang sudah berpartisipasi. Jangan lupa terus like, dan koment novel saya ya guys dan yang belum masukkan novel saya ke favorite segera masukkan ya guys biar kalian ga ketinggalan update ceritanya.


Dan kasih bintang 5 nya juga ya guys di bagian deskripsi novel saya.😉


Ig : @febiayeni

__ADS_1


fb : Febi Ayeni


__ADS_2