Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 9


__ADS_3

****


Siang ini Laura dan Randy berencana untuk makan siang besama di cafe move on. Randy menggandeng tangan istrinya. Ketika baru sampai di pintu cafe, Laura tiba-tiba menghentikan langkah kakinya saat ia melihat seorang wanita dan seorang pria yang sedang berbincang-bincang di sudut sana.


Randy kebingungan melihat Laura, “kamu liat apaan sih yank?” tanya Randy penasaran.


Laura menunjuk orang yang menjadi pusat perhatiannya saat ini, “cewek itu,” jawab Laura dengan mata terbelalak, “cewek itu siapa?” tanya Laura.


“Mana?” tanya Randy yang awalnya tersenyum berubah menjadi orang yang seperti sedang di hipnotis, “Aulia,” ucap Randy.


Laura menatap wajah Randy dari samping, “kamu kenal sama Aulia?” tanya Laura.


Randy kemudian mengalihkan pandangannya terhadap istrinya, “aku kenal, karena dia mantannya Angga yank,” jawab Randy dengan ekspresi penuh tanda tanya, “kamu kenal Aulia juga?” tanya Randy.


Laura lalu merangkul tangan Randy, “nanti aku jelasin!” pinta Laura yang langsung menggeret Randy agar mengikutinya.


Laura dan Randy berdiri tepat di belakang Angga, “ehem,” Laura berdehem seraya menyentuh bahu kanan Angga, “adik gue apa kabar ya? Kangen gue sama dia.”


Angga lalu mengalihkan pandangannya ke sumber suara, “Kak Laura?” tanya Angga yang sangat terkejut.


Aulia yang dari tadi memperhatikan Laura akhirnya bangkit dari tempat duduknya, “eh bentar-bentar lo Laura kan?” tanya Aulia.


Laura sebenarnya sangat kesal namun mau tak mau ia harus bersikap rasional terhadap apa yang belum jelas kebenarannya, “iya lo masih ingat gue?” jawab Laura dengan kembali melontarkan pertanyaan.


Kedua bola mata Aulia seketika langsung berkaca-kaca dan langsung memeluk tubuh Laura, “Ya Allah Laura, gue ga nyangka bisa jumpa lo lagi, gue kangen banget sama lo, Ra.”


Laura juga merasakan hal yang sama seperti Aulia, “gue juga kangen sama lo Li,” jawab Laura seraya meneteskan air mata harunya.


Aulia kemudian melepaskan pelukannya, “lo mau makan, kan Ra?” tanya Aulia sambil menghapus air matanya.


Laura tersenyum hampa, “iya.”


“Yaudah gabung sama kita aja!” perintah Aulia dengan penuh kelembutan.

__ADS_1


“Guu...” ucapan Laura terputus saat mendengar dering telponnya, “bentar-bentar!” pinta Laura yang langsung mengangkat telpon dari Dania rekan kerjanya.


📞Dania


“Halo Dan,”


“Ra, lo harus ke rumah sakit sekarang!” perintah Dania dari seberang sana.


“What happen, Dan?” tanya Laura.


“Lo ingat Aska?” tanya Dania kembali, “jantungnya kambuh lagi,” lanjut Dania.


“Oke-oke gue on the way sekarang,” jawab Laura yang kemudian langsung mematikan telponnya.


“Li, sorry gue ga bisa gabung, ada urusan mendesak,” ucap Laura yang tergesa-gesa mau pergi.


Laura mengahadap Randy seraya berkata, “yank sorry ya, kamu makan sendiri dulu hari ini,” ucap Laura sambil merapikan dasi Randy.


“Kamu ga makan dulu?” tanya Randy seraya memegang tangan kanan Laura.


Randy menahan tangan Laura yang ingin melepaskan genggamannya, “aku antar ya!” pinta Randy, Laura pun menyetujuinya.


Setelah selesai bernegosiasi dengan Laura, Randy segera mengantarkan istrinya ke rumah sakit.


At rumah sakit...


Laura langsung membantu Dania menangani Aska, anak berumur sekitar 4 tahunan yang di diagnosa mengidap penyakit VSD (Ventracular Septal Defect)/ Sekat Bilik Jantung Berlubang. VSD adalah kelainan jantung berupa lubang pada sekat antarbilik jantung yang menyebabkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung. Kebocoran ini membuat sebagian darah kaya oksigen kembali ke paru-paru sehingga menghalangi darah rendah oksigen memasuki paru-paru.


Aska akhirnya dapat diselematkan karena penanganan yang dilakukan secara tepat waktu. Laura menghembuskan napas leganya, “huff, Alhamdulillah.”


Hari ini adalah hari yang melelahkan bagi Laura setelah melakukan operasi mendadak pada Aska. Laura begitu lelah hari ini hingga tanpa ia sadari ia tertidur di dalam mobil, padahal Randy sedang berbicara dengannya.


“Gimana operasinya tadi yank?” tanya Randy tanpa memperhatikan Laura.

__ADS_1


“Yank!” panggil Randy.


Randy yang baru menyadari bahwa Laura dari tadi tidak mendengarkannya, seketika melirik ke arah istrinya yang sedang tertidur lelah itu.


“Pantesan ga nyaut, udah tidur rupanya,” ucap Randy seraya mengelus-elus kepala Laura.


Randy kemudian menghentikan mobilnya tepat di depan rumahnya. Randy memberikan kunci mobilnya kepada securiti untuk memasukkan mobilnya ke dalam bagasi. Sebelum securitinya meletakkan mobil ke dalam bagasi, Randy segera membopong tubuh Laura sampai ke kamar mereka.


Randy perlahan membuka sepatu dan kaos kaki istrinya itu. Tak lupa juga Randy membuka hijab Laura. Randy benar-benar tidak tega untuk membangunkan istrinya itu karena Laura terlihat begitu kelelahan sampai-sampai ia tidak terbangun ketika Randy membuka hijabnya.


Randy mengelus-elus rambut indah Laura, “kasian banget sih kamu yank sampai tidurnya pulas kayak gini,” ucap Randy seraya tersenyum.


Randy kemudian menyelimuti tubuh Laura, lalu Randy memasuki kamar mandi untuk mengambil air wudhu sebelum tidur.


“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).


Setelah selesai berwudhu, Randy kemudian membaca doa tidur dan membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas lalu Randy meniupkan pada bagian telapak tangan Laura dan mengusapkan keseluruhan bagian tubuh yang dapat terjangkau dan di lakukan sebanyak 3 kali. Setelah itu Randy membacakan surah Al-Baqarah ayat 255 (atau yang lebih dikenal dengan ayat kursi).


Dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan: Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammembaca Al-Mu’awidzat, lalu meniupkan tangan untuk diusap ke badannya ketika beliau sakit yang mengantarkan kematian. Ketik Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat parah, aku (Aisyah) yang meniupkan ke tangan dengan bacaan surat tersebut, dan aku gunakan tangan beliau untuk mengusap badan beliau, karena tangan beliau berkah. (HR. Bukhari no. 5735).


Randy pun tak lupa membacakan 2 ayat terakhir dari surah Al-Baqarah, “Barangsiapa membaca dua ayat tersebut pada malam hari, maka dua ayat tersebut telah mencukupkan-nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).


Dan dilanjutkan dengan membaca surah Al-kafirun. Dan yang terakhir membaca surah Al-Mulk dan As-Sajadah, “Tidaklah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tidur sampai beliau membaca alif lam mim tanzilus sajdah (surat As Sajdah) dan Tabarokalladzi biyadihil mulk (surat Al Mulk).” (HR Bukhari).


Randy juga melakukan hal yang sama kepada dirinya sendiri lalu kemudian tidur dengan memeluk tubuh istrinya.


Sorry ya guys baru bisa up hari ini🙏🙏


SYUKRON, JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN WA JAZAKUMULLAH AHSANAL JAZA, WASSALAMMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.


Jangan lupa di follow ya teman,


IG : @febiayeni21

__ADS_1


FB : Febi Ayeni


__ADS_2