Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 27


__ADS_3

Tuuuuuttt... Tuuuutttt...... Tuuuutttt....


"HALO Sal!" Ucap Chika yang sedang menelpon Laura.


"Lu lagi di mana?" Tanya Chika Lagi.


"Gue masih di sekolah Chik!" Jawab Laura.


"Kita jemput lu ya!" Ucap Chika.


"Eh ga usah, ga usah gue bisa sendiri kok!" Jawab Laura.


"Gue ga mau ganggu kalian senang - senang, udah ya Chik, bye!" Lanjut Laura yang langsung mematikan telponnya.


"Tapi Sal, tuut tu tut ....!" Chika belum sempat melanjutkan ucapannya, Laura sudah mematikan telponnya.


"Kenapa yank?" Tanya Randy


"Udah di matiin telponnya!" Ucap Chika dengan wajah polosnya.


"Emangnya dia bilang apa?" Tanya Randy.


"Katanya ga usah dia bisa sendiri yank, dia ga mau ganggu kita!" Jawab Chika yang langsung menekuk wajahnya layaknya seperti orang yang sedih.


"Yaudah yaudah jangan sedih gitu dong!" Ucap Randy.


"Lagian sahabat kamu tau aja urusan ana muda!" Lanjut Randy sambil tersenyum.


"Jadi maksud kamu dia udah tua?" Tanya Chika polos.


"Bukan itu yank, pasti dia udah pernah pacaran kan?" Tanya Randy lagi.


"Kok kamu tau sih yank?" Jawab Chika dengan pertanyaan lagi.


"Ya tau lah, orang yang mau pacaran pasti ga mau ada yang ganggu!" Jawab Randy santai.


"Emangnya kamu pacaran baru kali ini?" Tanya Randy.


"Dulu pernah tapi...! " Jawab Chika yang langsung menundukkan kepalanya.


"Tapi kenapa yank? Cerita aja ga apa - apa yank, lagian buat pelajaran juga untuk aku biar ga kayak mantan kamu!" Ucap Randy sambil memegang tangan kanan Chika.


1 tahun yang lalu.....


Disebuah taman, Chika duduk di salah satu kursi taman bersama seorang laki - lagi bernama Raka. Pada saat itu Raka adalah pacar sekaligus cinta pertama Chika.

__ADS_1


"Yank, kamu sayang kan sama aku?" Tanya Raka sambil memegang kedua tangan Chika.


"Kenapa kamu nanya gitu yank?" Tanya Chika.


"Aku cuma mau kamu bahagia Chik!" Ucap Raka sambil menatap kedua bola mata indah Chika begitu dalam.


"Maksud kamu apa sih yank? " Tanya Chika yang masih belum mengerti yang dikatakan Raka.


"Coba kamu tutup mata kamu sekarang!" Ucap Raka.


"Apaan sih yank ga jelas banget lah!" Jawab Chika.


"Tutup dulu lho yank, please!" Ucap Raka.


"Iya iya!" Jawab Chika sambil menutup matanya.


"Jangan ngintip ya, Kalau ngintip entar matanya belekan!" Ucap Raka.


"Is kamu doanya jelek banget sih!" Jawab Chika sambil mencoba memukul Raka dengan mata tertutup tetapi pukulan Chika tidak mengenai Raka karena ia mengelak.


"Ga kena 😋" Ejek Raka.


"Udah ya kamu tenang dulu kalau ga, ga buka - buka mata kamu yank!" Lanjut Raka sambil menenangkan tangan Chika.


"Bentar ya, jangan di buka dulu matanya!" Ucap Raka sambil memanggil orang - orang suruhannya untuk mengambilkan gitarnya dan juga boneka Panda jumbo serta juga meja dan kursi lengkap dengan kue ulang tahun di atas meja.


"Sekarang kamu berdiri dan berjalan pelan - pelan!" Perintah Raka dan Chika pun mengikuti perintah Raka.


"Mau kemana sih yank?" Tanya Chika sambil meraba - raba dengan tangannya.


"Tangan kamu lho yank diam aja ga percayaan amat sama aku yank!" Ucap Raka dan Chika pun segera menghentikan gerak tangannya.


"Hehehe, maaf yank!" Jawab Chika yang tersenyum malu.


"Sekarang kamu duduk tapi jangan buka dulu matanya ya!" Ucap Raka yang sudah berada dibelakang kursi tempat Chika akan mendudukinya.


"Di sini yank!" Jawab Chika sambil meraba - raba benarkah ada kursi di belakangnya.


"Iya, Hitungan ketiga baru kamu buka mata kamu ya!" Ucap Raka yang sudah melepaskan tangannya dari kedua mata Chika. Kemudian Raka mengambil gitar yang diletakkan di kursi taman tadi karena tepat didepan meja yang ada di hadapan Chika itu sudah di duduki oleh boneka Panda jumbo.


"Apaan sih yank, buat penasaran aja?" Tanya Chika yang tak sabar ingin segera membuka matanya.


"Satu .... Dua ... Tiga!" Ucap Raka sambil menyetel kunci gitar pertama yang harus ia lantunkan. Ketika Chika membuka matanya perlahan - lahan ia melihat Raka dan semua yang di siapkan Raka sungguh sangat romantis membuat Chika menangis haru ditambah lagi Raka yang kini sedang menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepadanya.


*Selamat ulang tahun*

__ADS_1


Hari ini, hari yang kau tunggu


Bertambah satu tahun, usiamu,


Bahagialah selalu


Yang kuberi, bukan jam dan cincin


Bukan seikat bunga, atau puisi,


Juga kalung hati


Maaf, bukannya pelit,


Atau nggak mau bermodal dikit


Yang ingin aku, beri padamu


Do'a setulus hati ...


Semoga Tuhan, melindungi kamu


Serta tercapai semua angan dan cita citamu


Mudah mudahan diberi umur panjang


Sehat selama lamanya....


Setelah Raka menyanyikan lagu Chika langsung saja memeluk erat - erat tubuh Raka. Dan Raka pun merasa sangat terkejut karena selama mereka pacaran Chika tak pernah terharu sampai segininya.


"Selamat Ulang tahun ya yank!" Ucap Raka sambil mengelus - elus rambut Chika.


"Makasih ya yank udah ngasih kejutan yang begitu romantis!" Jawab Chika yang masih memeluk Raka.


"Iya sama - sama yank!" Ucap Raka.


"Yaudah kita potong kue dulu ya!" Lanjut Raka.


Raka dan Chika kini telah makan kue bersama - sama.


"Yank tau ga, aku hari ini bahagia kali karena kamu sudah berikan aku kado terindah untuk aku!" Ucap Chika sambil memegang tangan Raka di atas meja.


"Chika, sebenarnya aku mau ngomong sesuatu sama kamu!" Ucap Raka yang tiba -tiba mengubah suasana saat ini menjadi benar - benar serius.


Coba tebak Raka mau ngomong apa?

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membacanya ya guys. 😉


Terimakasih buat yang udah dukung, like dan komentnya. 😊


__ADS_2