
******
DRIIIIINGGG!!! DRIINGGG**!!!
Handphone Laura berbunyi tanda ada panggilan masuk dan ternyata panggilan masuk itu dari kontak Laura yang bertulis nama "Kak Rizky" Laura segera mengangkat telpon dari Kak Risky.
"Halo kak!" Ucap Laura.
"Ra, bisa bantuin aku ga?" Tanya Rizky.
"Bisa kak, bantu apa emangnya kak?" Tanya Laura lagi.
"Kamu bisa nyanyi kan?" Tanya Rizky kembali.
"Bisa kak!" Jawab Laura.
"Kamu bisa gantiin penyanyi Cafe kakak ga hari ini aja kok boleh ya!" Ucap Rizky.
"Iya kak boleh, jam berapa kak?" Tanya Laura.
"Jam 8 malam. Aku jemput ya!" Jawab Rizky.
"Eh ga usah ga usah kak, aku pergi sendiri aja kak!" Ucap Laura.
"Oke deh kalau gitu ditunggu ya jangan terlambat ya!" Ucap Rizky yang kemudian langsung mematikan telponnya.
Cafe Move On
Laura pun mulai bernyanyi.
*Halu - Feby*
Senyumanmu yang indah bagaikan candu
Ingin trus kulihat walau
Ku berandai
Kau disini
Mengobati rindu ruai
Dalam sunyi
Kusendiri meratapi
Perasaan yang tak jua didengar
Tak kan apa
Bila rasa ini tumbuh sendirinya
Tak berdaya
Diri bila diantara
Walau itu hanya bayang-bayangmu
Senyumanmu yang indah bagaikan candu
Ingin trus kulihat walau dari jauh
Sekarang aku pun sadari semua hanya mimpiku
Yang berkhayal akan bisa bersamamu
Senyumanmu yang indah bagaikan candu
__ADS_1
Ingin trus kulihat walau dari jauh
Sekarang aku pun sadari semua hanya mimpiku
Yang berkhayal…
Para pendengar yang berada di Cafe Move On pun bertepuk tangan mendengar suara Laura yang merdu. Dan ternyata Randy, Chika, Rizky dan Shofia juga ikut menyaksikan penampilan Laura.
"Laura kalau gue jadiin penyanyi tetap disini boleh juga ya!" Ucap Rizky.
"Ide bagus kayaknya tu kak!" Jawab Chika.
"Oh ya Ran, gue bisa request sama lu?" Tanya Rizky.
"Ah lebay lu kak, request - request segala, mau request apa sih?" Tanya Randy lagi sambil tertawa kecil.
"Duet gih sama Laura, suara lu kan bagus juga udah lama gue ga dengar suara lu nyanyi!" Jawab Rizky.
"Bisa aja lu kak!" Ucap Randy sambil tersenyum malu.
"Udah sana cepatan!" Ucap Rizky.
"Iya iya deh!" Jawab Randy. Randy pun berjalan kearah panggung dan kemudian mengambil gitar.
"Ra, lagu apa nih?" Tanya Randy yang sudah duduk di kursi samping Laura.
"Lu ngapain disini?" Tanya Laura kembali yang melihat Randy tiba - tiba berada di panggung bersamanya.
"Noh, liat disana noh nyuruh gue nyanyi!" Jawab Randy sambil menunjuk ke arah Chika, Rizky dan Shofia duduk.
"Ihh apaan sih pakai acara duet - duet sama pu segala!" Ucap Laura kesal.
"Lagu NYAMAN - Andmesh aja ya Ra!" Ucap Randy yang langsung memetik gitarnya.
"Eh eh siapa duluan?" Tanya Laura dan Randy pun langsung menghentikan suara gitarnya.
~ANDMESH - NYAMAN~
Lama sudah ku menanti
Banyak cinta datang dan pergi
Tapi tak pernah aku senyaman ini
Mungkin dirimulah cinta sejati
Tak akan kuragu lagi
Kujaga sampai ke ujung nadi
Takkan kusia siakan lagi
Buat hidupku lebih berarti
Cintamu senyaman mentari pagi
Seperti pelangi, slalu kunanti
Cintamu tak akan pernah terganti
Selamanya di hati
Aku bahagia, milikimu seutuhnya
Tak akan kuragu lagi
Kujaga sampai ke ujung nadi
__ADS_1
Takkan kusia siakan lagi
Buat hidupku lebih berarti
Cintamu senyaman mentari pagi
Seperti pelangi, slalu kunanti
Cintamu tak akan pernah terganti
Selamanya di hati
Aku bahagia, milikimu seutuhnya
Takkan kusia siakan lagi
Buat hidupku lebih berarti
Cintamu senyaman mentari pagi
Seperti pelangi, slalu kunanti
Cintamu tak akan pernah terganti
Selamanya di hati
Aku bahagia, milikimu seutuhnya . . . .
Laura dan Randy pun bernyanyi bersama, mereka pun saling bertatap - tatapan mata. Laura sendiri pun mengakui dalam hatinya masih menginginkan Randy begitu pula Randy. Namun Laura selalu berusaha agar tetap berpegang teguh dengan komitmen yang ia sudah berjanji pada Chika tidak akan mengkhianati Chika.
Timbul rasa cemburu dihati Chika saat ini melihat tatapan mata antara Laura dan Randy seperti ada yang mereka sembunyikan.
"Sebenarnya ada apa dengan Laura dan Randy, kenapa mereka bertatapan seperti mengandung arti gitu ya?" Tanya Chika dalam hati.
"Ah ga mungkin Laura itu kan sahabat gue, ga mungkin dia suka sama Randy!" Ucap Chika lagi dalam hati.
"Tapi tatapan itu bukan tatapan yang biasa!" Ucap Chika lagi dalam hati.
"Chik, Chika!" Ucap Shofia yang bingung dengan sikap Chika yang tiba - tiba ngelamun seperti ini.
"CHIKAAA!" Panggil Shofia lagi dengan nada yang mulai meninggi sehingga membuat Chika terkejut dan terbangun dari lamunannya.
"Eh iya kak!" Jawab Chika seperti orang latah.
"Kamu kenapa kok ngelamun?" Tanya Shofia.
"Ga apa apa kok kak!" Jawab Chika sambil tersenyum paksa.
"Cemburu?" Tanya Shofia sambil melirik Laura yang berada di panggung.
"Ah enggak kok kak!" Jawab Chika sambil tersenyum lagi.
"Kalau gitu nanti kakak tidur dirumah kamu ya kakak mau curhat nih!" Ucap Shofia sambil tersenyum.
"Iya kak!" Jawab Chika sambil tersenyum.
Hayoo kira - kira Chika bakalan sadar ga ya dengan kedekatan Laura dan Randy?🤔
Jangan lupa kritik dan sarannya ya guys..
jangan lupa like, koment dan share ke sosmed teman - teman semua ya biar author lebih semangat lagi up nya.
TERIMAKASIH . . . .
IG : @febiayeni
FB : Febi Ayeni
__ADS_1