Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 56


__ADS_3

Hari ini adalah hari minggu dimana Laura biasanya melakukan lari pagi di sekitar taman Pelangi. Laura yang sedang asik berlari - lari kecil mengikuti alur dari paving block taman ini pun harus menghetikan langkahnya karena ada yang memanggil namanya.


"Laura!" Panggil seorang laki - laki yang berada dibelakangnya. Laura pun membalikkan badannya kebelakang dan ternyata yang memanggil namanya adalah Randy.


"Randy?" Ucap Laura terkejut melihat Randy yang tiba - tiba ada di belakangnya.


"Lu lari pagi juga ternyata di sini?" Tanya Randy yang kini sudah berada di sebelah kanan Laura.


"Iya, setiap hari minggu pagi gue kesini!" Jawab Laura yang kemudian melanjutkan larinya begitu juga dengan Randy.


"Tapi kok gue baru lihat lu disini?" Tanya Randy lagi.


"Iya soalnya gue juga baru 2 minggu disini!" Jawab Laura santai.


"Emang lu dari mana?" Tanya Randy lagi penasaran.


"Emangnya Chika ga ada cerita sama lu?" Tanya Laura lagi.


"Ada sih, cuma gue taunya lu sakit leukemia aja!" Jawab Randy santai.


"Eh ngomong - ngomong lu udah sembuh?" Tanya Randy lagi.


"Udah!" Jawab Laura singkat.


"Ohh, bagus deh kalau gitu!" Ucap Randy.


"Oh ya Chika mana kok ga kelihatan?" Tanya Laura.


"Chika hampir ga pernah ikut kalau lari pagi sama gue soalnya dia takut kena matahari!" Jawab Randy dengan ekspresi sedihnya.

__ADS_1


"Jadi lu selalu sendirian dong kalau lari paginya?" Tanya Laura.


"Iya sih dulunya tapi sekarang kan udah ada lu yang nemanin gue!" Jawab Randy sambil tersenyum yang seketika membuat Laura jadi malu.


Laura yang sudah merasa tersipu pun seketika mempercepat larinya namun tiba - tiba Laura tersandung oleh sebuah batu dan akhirnya ia terjatuh dan dengan singap Randy menangkap Laura agar tidak terbentur ke tanah. Randy dan Laura pun menjadi saling bertatap - tatapan mata sekitar kira - kira 10 detik.


"Laura!" Ucap Randy sambil melambaikan tangannya ke wajah Laura.


"Ehh iya Ran!" Ucap Laura yang terbangun dari lamunannya.


"Lu lamunin apa sih, liat tu ada pohon didepan nambrak baru tau rasa!" Ucap Randy.


"Huff, gue kira gue jatuh tadi terus ditangkap Randy itu benaran rupanya cuma halu!" Ucap Laura dalam hati sambil memanyunkan bibirnya.


"Hei!" Ucap Randy yang membuat Laura terkejut.


"Eh iya, ada apa Ran?" Tanya Laura.


"Enggak kok siapa yang ngelamun sih!" Jawab Laura.


"Hayoo ngelamunin apa lu, lamunin gue ya!" Ledek Randy.


"Ah enggak kok, ge er banget sih lu!" Ucap Laura dengan pipi yang mulai memerah karena malu.


"Alah ga usah bohong deh lu, pipi lu aja udah merah gitu!" Ledek Randy lagi sambil mencolek dagu Laura dan kemudian lari meninggalkan Laura. Laura terdiam saat Randy mencolek dagunya, Laura yang masih berusaha untuk move on dari Randy pun seketika Laura teringat kembali dengan masa lalu mereka berdua disaat semuanya masih indah.


"Ya Allah apa yang harus hamba lakukan?" Tanya Laura dalam hati sambil melihat senyum Randy yang mulai samar - samar.


Laura kemudian duduk di antara paving blok tempat ia berdiri tadi, seketika tubuhnya bergetar dan matanya mulai berkaca - kaca. Randy yang baru menyadari bahwa Laura tak kunjung mengejarnya pun membalikkan badannya dan berlari ke arah Laura yang sudah duduk di atas paving block. Randy terkejut melihat Laura yang sudah menangis padahal tadinya sebelum ia meninggalkan Laura, Laura masih tersenyum - senyum.

__ADS_1


"Ra, lu kenapa?" Tanya Randy sambil duduk didepan Laura yang sedang menangis.


"Ra, lu kenapa kok tiba - tiba nangis?" Tanya Randy lagi sambil mengelus rambut Laura namun dengan cepat Laura menurunkan tangan Randy dari kepalanya.


"Ra, jawab gue!" Ucap Randy lagi dengan suara yang mulai meninggi.


"Gue ga mau jumpa sama lu lagi Ran!" Ucap Laura yang kemudian berdiri membelakangi Randy.


"Kenapa, lu masih belum bisa move on dari gue?" Tanya Randy lagi.


"Gue ikhlas kok lu sama Chika, gue udah lupain semua tentang lu dan Randy yang dulu udah ga ada lagi. Lu Randy miliknya Chika bukan milik gue!" Jawab Laura sambil berusaha tersenyum.


"Ra, jika Randy milik lu udah ga ada lagi gue mohon sama lu Ra, gue mau lu tetap jadi sahabat gue kayak dulu lagi Ra!" Ucap Randy sambil memegang tangan kanan Laura.


"Apa lu bilang, jadi sahabat lu kayak yg dulu lagi?" Tanya Laura sambil melepaskan tangan Randy.


"Gue ga mau Ran, gue takut Chika salah paham nantinya, gue ga mau kehilangan sahabat terbaik gue untuk kedua kalinya lagi!" Lanjut Laura lagi.


"Gue hanya mau lu tetap ada dihidup gue Ra, meskipun hanya sebagai sahabat gue, Ra!" Jawab Randy.


"Jika lu ga mau jadi sahabat gue artinya lu masih belum bisa move on dari gue. Mana buktinya yang kata lu, lu udah move on dari gue?" Tanya Randy dengan nada bicara yang mulai meninggi.


"Oke kalau itu mau lu, tapi gue ga mau sampai Chika tau kalau kita pernah punya hubungan!" Jawab Laura tegas.


"Oke, gue janji akan jaga rahasia kita!" Jawab Randy.


Oke guys jangan lupa share novel saya ya ke sosmed kalian masing - masing.


Dan jangan lupa like, koment dan klik tanda love nya ya guys biar kalian ga ketinggalan update ceritanya.

__ADS_1


**TERIMAKASI. . . **


__ADS_2