
KRIIIIINGGGGG!!!!
Bel pulang sekolah pun berbunyi dan Laura yang berada di toilet kini sudah keluar dari kediamannya. Laura kini sedang berjalan menuju kelasnya dengan kondisi mata yang sembab dan bengkak akibat kelamaan menangis. Dengan langkah malasnya ia berjalan menuju kelas dengan menundukkan kepalanya sepanjang jalan menuju Laura.
"LAURAAA!" Ucap Chika sambil berlari menghampiri Laura kemudian ia memeluk erat tubuh Laura.
"Ra, gue udah jadian tau sama dia!" Lanjut Chika dan memeluk tubuh Laura semakin erat.
"Bagus deh kalau gitu" Jawab Laura dingin sambil melepaskan pelukan Chika.
"Laura, lu kenapa?"Tanya Chika yang kebingungan dengan sikap Laura yang tak biasanya ditambah lagi mata Laura yang sembab dan bengkak.
"Lu habis nangis ya Ra?"Tanya Chika sambil memperhatikan mata Laura secara seksama. Laura hanya menggelengkan kepalanya.
"Lu kenapa Ra? Cerita dong sama gue!" Tanya Chika lagi dengan ekspresi paniknya akan perubahan sikap Laura yang sangat drastis.
"Gue gapapa Chik!" Jawab Laura dingin.
"Gue pulang duluan ya! " Lanjut Laura lagi. Kemudian Laura berjalan meninggalkan Chika.
"LAURA!! GUE ANTAR YA?" Teriak Chika, sejenak Laura menghentikan jalannya dan menjawab pertanyaan Chika dengan menggelengkan kepalanya yang berarti "Tidak".
Chika hanya terdiam tak bergeming sedikit pun melihat jawaban Laura yang ta biasa itu. Chika yang sedang memperhatikan langkah Laura di kediamannya membuat Randy yang baru saja datang kebingungan.
"HEI!" Ucap Randy sambil melambaikan tangannya kedepan mata Chika yang tak berkedip.
"Liat apaan sih?" Tanya Randy sambil mengikuti arah pandangan Chika.
"Kalau diperhatiin cantik juga sih, tapi lebih cantik kamu lah! " Ledek Randy. Sontak membuat lamunan Chika buyar.
"Apaan sih kamu! " Jawab Chika sambil menabok pelan pipi kiri Randy.
"Chik, yuk pulangnya sama aku ya!" Ucap Randy sambil menarik tangan kanan Chika.
Kini Chika telah berada di dalam mobil Ferrari Spider milik Randy.
"Chik, nyanyi yuk!" Ucap Randy tersenyum manis ke arah Chika.
"Nyanyi apa? " Tanya Chika.
"Percayalah!" Jawab Randy sambil menghidupkan musik dari mobilnya.
*Percayalah*
Aku yang tak akan melepaskan
__ADS_1
Kamu yang mengenggam hatiku
Kita tak kan mungkin terpisahkan
Biarlah terjadi apapun yang terjadi
Kamu yang miliki hatiku
Walau mungkin terlalu cepat
Bagi kita berdua
Untuk mengatakan .....
Selamanya kita akan bersama
Melewati segalanya
Yang dapat pisahkan kita berdua
Selamanya kita akan bersama
Tak kan ada keraguan
Kini dan nanti
Percayalah ....
Kamu yang mengenggam hatiku
Walau mungkin terlalu cepat
Bagi kita berdua
Untuk mengatakan ....
Selamanya kita akan bersama
Melewati segalanya
Yang dapat pisahkan kita berdua
Selamanya kita akan bersama
Tak kan ada keraguan
__ADS_1
Kini dan nanti
Percayalah .....
Hanya dirimu satu-satunya
Tercipta untukku .....
Randy dan Chika bernyanyi bersama - sama. Hingga pada akhirnya Randy menghentikan mobilnya di sebuah taman.
"Loh, kita kok berhenti ditaman sih?" Tanya Chika kebingungan.
"Udah kamu ikutin aja perintah aku! " Jawab Randy.
"Tapi kamu tutup mata dulu ya!" Perintah Randy sambil menutup mata Chika dengan kain.
"Mau ngapain sih? jangan macam - macam deh!" Ucap Chika sambil memegang penutup matanya.
"Ya kali, aku mau macem - macem sama kamu baru juga jadian sehari!" Jawab Randy sambil membuka pintu mobilnya dan keluar dari mobilnya kemudian Randy membukakan pintu Chika dan kemudian Randy membisikkan ....
"Nanti kalau pacarannya udah lama!" Lanjut Randy dengan nada berbisik.
"Iiihh RANDY!!" jawab Chika kesal sambil memukul - mukul Randy yang ada didepannya.
"Loh, jadi kamu ga mau nikah sama aku?" Tanya Randy sambil menuntun Chika jalan ke kursi taman yang paling dekat dengan parkir mobilnya.
"Ya MAU LAH!" Jawab Chika sambil tersenyum - senyum malu.
"Makanya Chika jangan negatif thinking dulu dong!" Ucap Randy. Setelah beberapa saat berjalan akhirnya mereka tiba disebuah kursi taman.
"Yaudah kamu duduk dulu disini ya!" Ucap Randy sambil menekan pelan kedua bahu Chika sebagai instruksi agar ia duduk.
"Kamu mau kemana?" Tanya Chika sambil mencari - cari tangan Randy dan Randy pun memberikan tangannya.
"Kamu tunggu aku disini, jangan kemana - mana dan jangan buka penutup mata dulu ya!" Perintah Randy sambil melepaskan genggamannya.
"Jangan lama - lama ya!" Jawab Chika dengan ekspresi wajah melasnya.
"Iya kamu tenang aja!" Ucap Randy.
Hmm🤔Randy mau ngapain ya?
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membacanya ya guys. 😉
Terimakasih buat yang udah dukung, like dan komentnya. 😊
__ADS_1