
Dear Laura sahabat jahat gue,
Ra, gue sebenarnya masih kecewa dengan lu Ra, saat gue tau ternyata lu bohong sama gue tentang Randy. Kenapa sih lu harus tutup - tutupi semua ini dari gue Ra. Kenapa juga disaat gue udah mau nikah sama Randy lu baru jelasin semuanya?
Gue sangat - sangat kecewa sama lu Ra. Gue ga nyangka sama lu Ra, lu yang gue kira sahabat terbaik gue tapi justru malah khianatin gue kayak gini. Gue salah menilai lu selama ini Ra, gue nyesel kenal sama lu Ra.
Ra, sorry kali ini gue benar - benar ga bisa ngalah sama lu lagi Ra, gue akan tetap menikah dengan Randy. Dan lu mau datang atau ga terserah lu yang penting gue udah ngasih tau ke lu Ra.
Hari ini gue nikah sama Randy Ra, kalau lu memang benar - benar sahabat gue, lu harus datang Ra, lu buktiin bahwa lu itu benar benar ikhlas ngerelain Randy untuk gue Ra.
Tapi satu hal yang harus gue kasih tau sama lu Ra, lu itu hanya masa lalu Randy dan masa depannya adalah GUE.
~CHIKA~
Laura menangis ketika membaca surat dari Chika yang diberikan untuknya. Laura pun menghapus air matanya dan kemudian mengambil tasnya lalu berjalan keluar dari rumahnya. Aliya yang melihat Laura yang berjalan dengan langkah cepat diiringi dengan air mata yang terus mengalir di pipinya pun, membuat Aliya penasaran dan langsung mengikuti Laura dengan langkah yang sedikit pelan. Aliya takut akan terjadi apa - apa dengan Laura nantinya.
Tak terasa sudah 20 menit Aliya mengikuti langkah kaki Laura yang masih belum disadari oleh Laura. Akhirnya Laura pun menghentikan langkahnya ketika ia sampai di depan pintu gerbang sebuah rumah yang penuh dengan rangkaian bunga - bunga di setiap sudut gerbangnya. Sebuah janur kuning melengkung tepat di sebelah kanan pintu masuk yang bertulis nama ~Randy & Chika~. Laura yang melihat janur itu melengkung pun tidak terlalu membuatnya bersedih, namun suara microphone yang sedang mengeluarkan bunyi itu lah yang membuatnya semakin lemah tak berdaya. Laura yang tadinya ingin memasuki gerbang itu pun tiba - tiba membalikkan badannya dan bersandar diantara sela - sela pintu gerbang itu.
__ADS_1
Tubuh Laura yang sedang bersandar di depan pintu gerbang pun perlahan - lahan tak mampu lagi berdiri tegap saat ini. Laura kini sudah tidak sanggup lagi menopang badannya untuk tetap berdiri lagi. Yang Laura bisa lakukan saat ini hanyalah duduk diatas paving block depan gerbang rumah Chika sambil memeluk kedua lipatan kakinya serta menundukkan kepalanya tepat di atas lututnya sambil mendengarkan suara dari dalam rumah Chika.
"Saya terima nikahnya Chika Aprilya Binti Handoyo dibayar TUNAI!"
"Bagaimana para saksi, SAH?"
"SAH, SAH!" Ucap para saksi dan tamu undangan yang berada di dalam sana.
Air mata Laura perlahan menetes membasahi pipinya. Bukan karena cinta ia menangis tapi karena kehancuran persahabatannya dengan Chika lah yang membuatnya lebih terpukul.
"Kak, ayo pulang tempat kakak bukan disini!" Ucap Aliya sambil memeluk tubuh Laura yang sedang menangis itu.
"Sebentar lagi kita harus berangkat kak!" Lanjut Aliya lagi sambil mengelus - elus punggung Laura agar Laura bisa lebih tenang lagi.
Perlahan Laura pun mengangkat kepalanya yang dari tadi hanya bisa menunduk dengan air mata yang terus - terusan mengalir.
Aliya pun membantu tubuh Laura untuk berdiri. Laura yang baru saja berdiri pun tiba - tiba sebuah mobil berhenti tepat di depan mereka berdua. Ya mobil itu tak lain adalah jemputan mereka berdua yang sebelumnya Aliya sudah menyuruh supir keluarga mereka untuk menjemputnya disini.
__ADS_1
"Ayo masuk kak!" Ucap Aliya sambil membukakan pintu mobil.
Laura dan Aliya pun kini sudah berada di dalam mobil. Sepanjang perjalanan Laura hanya bisa menangis tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya. Saat ini perasaan Laura benar - benar hancur. Laura selalu mencoba untuk ikhlas dalam menghadapi ini masalah yang tengah melanda dirinya saat ini, Setidaknya ia masih memiliki seorang adik perempuan yang selalu ada untuknya.
SORRY YA GUYS, baru up🙏🙏
Yang sudah baca jangan lupa dong vote novel ini ya, share juga ya ke sosmed kalian.
Oh ya guys menurut kalian ceritanya mau dibuat menjadi 2 season atau lanjut disini saja?
Kritik dan sarannya jangan lupa ya😉
TERIMAKASIH . . . .
IG : @febiayeni
FB : Febi Ayeni
__ADS_1