
Keesokan harinya . . . .
Pagi ini adalah jadwal piket Chika, seperti siswa lainnya bila jadwal piket mereka tiba secara mendadak belagak Amnesia pura - pura lupa dengan tugasnya sendiri. Tapi Amnesia mereka tidak berlaku karena pasti ada monster yang sangat kejam di kelas yaitu seksi kebersihan kelas yang selalu memberikan kode - kode dan ancaman yang mengerikan kepada setiap siswa maupun siswi yang piket. Dengan sangat lesu Chika terpaksa menjalankan tugas piketnya hari ini, dan kali ini tugas Chika mengantar setumpuk buku ke perpustakaan dimana Chika harus mengantar buku - buku itu ke lantai 3 dan harus menaiki anak tangga.
"Ihh kesel deh gue harus ngatar buku buku ini ke perpustakaan malahan jauh kali lagi." Celoteh Chika yang baru menaiki anak tangga.
"Lama lama gue pesen juga nih ojek online biar cepat! " Lanjut Chika yang bicara sendirian seperti orang gila baru.
"Atau ga sediain Fasilitas lift gitu!" Ucap Chika.
"Sekalian Eskafator aja! "Bisik seorang laki - laki yang dari tadi mengikutinya dari belakang.
"Eskalator kali! "Jawab Chika dengan nada tinggi sambil tersenyum kecil.
"Tu pintar!" Jawab laki - laki itu sambil mengacungkan kedua jempolnya ke depan wajah Chika.
"Sini gue bantuin!" Lanjut laki laki itu sambil mengambil sebagian buku dari tangan Chika. Dan Chika hanya bisa terpelongo melihat laki - laki itu.
__ADS_1
"Iya iya gue tau gue ganteng biasa aja dong liatnya! "Ucap laki laki itu sambil tersenyum kemudian berjalan meninggalkan Chika.
"Apaan sih, biasa aja kok! " Jawab Chika yang terbangun dari lamunannya sambil tersenyum kecil dibelakang laki - laki itu.
"Ya wajar sih lu bilang biasa, secara lu cantiknya diatas rata rata sih! " Ucap laki - laki itu sambil memamerkan senyumnya yang manis itu.
"Ah bisa aja lu gombalnya!" Jawab Chika yang tersenyum malu.
"Gue ga gombal memang kenyataan kok!" Ucap laki - laki itu sambil melirik Chika.
"Oh ya kenalin nama gue Randy! " Ucap laki - laki itu sambil menjulurkan tangan kanannya. Ya laki - laki itu adalah Randy siswa baru yang telah menjadi idola sekolah para wanita saat ini.
"Iya gue udah tau, lu Chika kan? " Ucap Randy memotong pembicaraan Chika.
"Kok lu tau sih? " Tanya Chika.
"Siapa sih yang ga kenal lu! " Jawab Randy dan Chika hanya tersenyum malu.
__ADS_1
"Eh udah sampai nih, sini bukunya biar gue aja yang letakkan! " Ucap Randy sambil mengambil semua buku yang ada ditangan Chika.
Chika dan Randy pun kembali turun ke lantai 1 untuk masuk ke kelas masing masing.
"Eh udah sampai nih, gue balik ke kelas dulu ya Chik! " Ucap Randy sambil tersenyum.
"Guu.. guee masuk dulu ya!"Ucap Chika gugup sambil berjalan selangkah namun langkah Chika terhenti karena berpapasan sama Randy. Saat Chika jalan ke kanan Randy ikut ke kanan dan saat Chika jalan ke kiri Randy juga ke kiri.
"STOP!!!" Ucap Randy dan Chika pun langsung berhenti.
"Gue jalan ke kanan lu ke kiri ya!" Lanjut Randy dengan nada yang sangat lembut. Dan Chika hanya bisa tersenyum malu sambil *** - remas handphone nya dengan kedua tangannya.
"CHIKA! "Teriak Randy sambil menghadap ke punggung Chika, kemudian Chika pun berhenti dan membalikan badannya.
Kira - kira Randy mau ngapain ya manggil Chika? 🤔
Terimakasih ya buat yang udah support novel saya😊
__ADS_1
Jangan lupa like, koment dan klik tanda love nya ya guys agar ga ketinggalan update ceritanya.
TERIMAKASIH . . . .