Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 60


__ADS_3

DRIIIIINGGG!! DRIINGGG!!


Dering telpon Laura berbunyi tanda ada panggilan masuk. Laura pun mengambil handphone nya yang tergeletak di atas kasurnya.


"Halo!" Ucap Laura.


"Gue tunggu di taman Pelangi ya!" Ucap seseorang dari telpon Laura.


"Gue ga mau!" Jawab Laura dengan nada yang sedikit kasar.


"Please Ra, setelah itu gue ga akan ganggu - ganggu lu lagi!" Ucap seseorang yang menelpon Laura.


"Oke oke gue kesana sekarang!" Jawab Laura dan kemudian Laura pun mematikan telponnya dan segera bersiap - siap untuk menemui Randy di Taman Pelangi. Ya yang menelpon Laura barusan tak lain adalah Randy.


**Taman Pelangi . . **


"LAURA!" Teriak Randy dari kejauhan. Laura pun segera menghampiri tempat dimana Randy berdiri saat ini.


"Mau ngomong apa lagi sih Ran?" Tanya Laura dengan wajah lesunya.


"Gue males jumpa lu diam - diam gini, gue takut kalau Chika nantinya tau!" Lanjut Laura.


"Ini akan jadi yang terakhir kok Ra!" Ucap Randy sambil memegang tangan kanan Laura. Laura yang mendengarnya pun seketika terdiam dengan yang baru saja diucapkan Randy.

__ADS_1


"Karena nasehat lu kemarin gue sadar kok Ra kalau lu memang bukan untuk gue!" Lanjut Randy lagi yang membuat mata Laura mulai berkaca - kaca.


"Gue udah memutuskan untuk tetap nikahin Chika, Ra!" Ucap Randy sambil menggenggam erat tangan Laura.


"Ini undangan untuk lu, lu datang ya Ra!" Lanjut Randy lagi yang membuat air mata Laura seketika meneteskan.


"Ra, gue boleh minta sesuatu sama lu?" Tanya Randy sambil memegang kedua tangan Laura. Laura pun hanya menganggukkan kepalanya dengan air mata yang terus mengalir di pipi nya.


"Gue boleh peluk lu untuk yang terakhir kali nya?" Tanya Randy. Laura tak mampu menjawab semua ucapan yang keluar dari mulut Randy saat ini, Laura hanya bisa menangis saat ini karena harus menahan semua rasa sakit yang kini semakin mendalam.


Randy pun memeluk Laura dengan erat dan berkata :


"Laura, gue yakin di luar sana masih banyak laki - laki yang lebih pantas untuk lu dari pada gue!" Ucap Randy sambil mengelus - elus rambut Laura.


"Randy, gue..! " Ucap Laura terpotong.


"Gue masih sayang sama lu!" Lanjut Laura yang kemudian menangis lagi.


"Sebenarnya gue ga sanggup melihat lu dengan Chika, tapi gue berusaha untuk kuat karena gue ga mau nyakitin Chika!" Ucap Laura.


"Chika udah banyak berkorban untuk gue, gue ga tega harus nyakitin dia. Maka dari itu gue biarin dia bahagia bersama lu Ran!" Ucap Laura sambil mencoba menghapus air matanya.


"Gue ngerti kok Ra!" Jawab Randy.

__ADS_1


"Sorry Ra, sebenarnya dulu gue sakit hati lu ninggalin gue tanpa sebab pada saat gue lagi membutuhkan lu saat itu Ra!" Ucap Randy dengan mata yang mulai berkaca sambil melepaskan pelukannya dan kemudian memegang kedua tangan Laura.


"Gue mencari lu kemana - kemana tapi lu ga ada, gue sedih disaat kakek dan lu pergi ninggalin gue begitu aja!" Lanjut Randy.


"Pada saat kakek lu meninggal gue ada di rumah sakit itu kok Ran, tapi pas gue mau jenguk kakek lu, gue lupa bawa buah - buahan jadi gue mau cari buah - buahan dulu tapi pas diparkiran gue jatuh dan kepala gue ke bentur! "Jawab Laura.


"Akhirnya luka gue harus di obati dulu. Setelah itu gue mau ke ruangan kakek lu dirawat tapi Mama lu datang dan bilang jauhi Randy atau ga Papa gue di pecat Ran!" Lanjut Laura.


"Gue ga bisa apa - apa saat itu Ran, gue ga mau gara - gara gue Papa harus di pecat!" Ucap Laura sambil menundukkan kepalanya.


"Gue minta maaf Ra, gue salah menilai lu selama ini!" Jawab Randy sambil memeluk Laura.


"LAURA, RANDY!" Ucap seseorang dari beberapa meter dari mereka.


Hayo tebak siapakah yang negur Laura dan Randy?


Sorry kalau typo ya guys..


TERIMAKASIH . . .


Instagram : @febiayeni


Facebook : Febi Ayeni

__ADS_1


__ADS_2