
"Mau ngomong apa sih yank serius amat mukanya!" Jawab Chika.
"Aku mau kamu selalu bahagia yank!" Ucap Raka yang kini memegang kedua tangan Chika.
"Iya aku bahagia kok sama kamu!" Jawab Chika sambil tersenyum.
"Chik, gue ingin hubungan kita sampai disini aja ya!" Ucap Raka yang kemudian melepaskan genggamannya.
"Maksud kamu apa sih yank, aku ga ngerti!" Jawab Chika.
"Aku mau kita putus Chik?" Ucap Raka sambil berjalan dan memberikan boneka Panda jumbo itu kepada Chika. Dan Chika langsung mengambil boneka Panda itu.
"Tapi kenapa yank, apa salah aku?" Tanya Chika yang kini sudah berdiri dan meletakkan boneka Panda itu di tempat duduknya.
"Kamu ga salah apa - apa kok Chik!" Ucap Raka yang membelakangi Chika.
"Kalau aku ga salah apa - apa kenapa kamu mutusin aku?" Tanya Chika yang kini sudah menangis.
"Aku udah ga sayang lagi sama kamu Chik!" Jawab Raka dengan tegas.
__ADS_1
"Kalau kamu ga sayang lagi sama aku, kenapa kamu harus buatin ini semua buat aku?" Tanya Chika yang langsung memeluk tubuh Raka dari belakang.
"Aku ga mau kamu menderita Chik!" Ucap Raka sambil mencoba melepaskan pelukan Chika namun Chika tak mau melepaskannya sehingga Raka tidak berusaha melepaskan pelukan Chika lagi.
"Aku bahagia kok sama kamu!" Jawab Chika.
"Tapi harus pergi Chik!" Ucap Raka. Dan Chika pun melepaskan pelukannya.
"Kamu mau kemana? Aku pasti nungguin kamu kok!" Jawab Chika yang begitu sangat berharap kepada Raka.
"Aku mau pergi jauh Chik!" Jawab Raka sambil memegang kedua tangan Chika dan menatap kedua bola mata Chika dalam - dalam. Mendengar kata - kata yang terlontar dari bibir Raka membuat Chika meneteskan air mata lagi dan lagi.
"Kamu selingkuh ya?" Tanya Chika sambil menepis tangan Raka dari pipinya.
"Aku sama sekali ga selingkuhin kamu Chik, hanya saja kamu pasti ga kan bisa ngerti apa yang aku rasain saat ini!" Jawab Raka.
"Jelasin sama aku Ka, biar aku bisa ngertiin kamu!" Ucap Chika dengan air mata yang terus menerus mengalir.
"Aku minta maaf Chik!" Ucap Raka yang langsung memeluk Chika erat - erat.
__ADS_1
"Aku sayang kali sama kamu Chik!" Ucap Raka dalam hati sambil mencoba menahan matanya yang sudah mulai berkaca - kaca. Kemudian Raka melepaskan pelukannya dan kembali menggenggam tangan Chika.
"Pesan aku untuk kamu, jaga diri kamu baik - baik ya dan jangan pernah kamu membuang satu pun pemberian dari aku, suatu saat nanti kamu pasti tau jawabannya!" Ucap Raka sambil menghapus air mata Chika.
"Aku pergi dulu ya!" Lanjut Raka yang perlahan - lahan melepaskan genggamannya dan pergi meninggalkan Chika.
"Raka, jangan pergi!" Ucap Chika sambil menangis.
"RAKAAA!" Teriak Chika namun Raka terus berjalan. Chika kemudian duduk di atas rumput - rumput taman yang tak terima dengan keputusan yang Raka lakukan kepadanya.
"GUE BENCI SAMA LU RAKAAA!" Teriak Chika sambil memukul - mukul tanah.
"GUE BENCIIII!" Lanjut Chika.
"GUE HARAP GUE GA KAN PERNAH KETEMU SAMA LU LAGI!" Ucap Chika mengungkapkan ke kesalannya dengan sifat Raka yang begitu kejam kepadanya.
Raka kenapa ya?
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membacanya ya guys. 😉
__ADS_1
Terimakasih buat yang udah dukung, like dan komentnya. 😊