Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 61


__ADS_3

"LAURA, RANDY!" Ucap seseorang dari beberapa meter dari mereka.


Laura dan Randy pun spontan melepaskan pelukan mereka ketika mereka menoleh kebelakang mencari sumber suara yang memanggil nama mereka berdua.


"CHIKA!" Ucap Laura dan Randy secara bersamaan. Begitu kagetnya mereka saat mengetahui yang memanggil namanya tak lain adalah Chika.


"Chik, Chika ini ga seperti yang ada dipikiran lu!" Ucap Laura sambil memengang kedua tangan Chika namun Chika melepaskan tangan Laura dari tangannya secara paksa.


Pukkk!!!


Spontan tangan kanan Chika mendarat tepat di pipi sebelah kiri Laura. Laura pun terkejut karena ini pertama kalinya Chika menamparnya dengan sangat kuat.


"Lu memang pengkhianat Ra. Padahal gue selalu perpikir positif tentang lu Ra, tapi kenapa harus Randy yang mau lu rebut dari gue Ra!" Ucap Chika dengan air mata yang terus mengalir. Sedangkan Laura hanya bisa menahan rasa sakit tamparan Chika dengan terus memegang pipinya sambil menundukkan kepalanya.


"Gue kurang baik apa lagi sama lu Ra?" Tanya Chika dengan sangat kecewa dengan yang telah Laura lakukan kepadanya.


"Jawab Laura!" Bentak Chika yang membuat Randy menghampiri Chika dan menahan tubuh Chika agar tidak melukai Laura lagi.


"Yank, yank udah yank kita bicarakan ini dengan kepala dingin ya!" Ucap Randy yang berusaha menenangkan Chika yang sangat emosi ini.


"Kamu juga sama aja kayak Laura!" Jawab Chika sambil menepis tangan Randy dari bahunya.

__ADS_1


"PENGKHIANAT!" Ucap Chika dengan nada yang sangat ditekan.


"Laura, kenapa harus calon suami gue yang harus lu pilih Ra?" Tanya Chika lagi dengan air mata yang terus mengalir.


"Jawab Ra, jawab!" Lanjut Chika lagi dengan memegang kedua bahu Laura.


"Chik, gue benaran ga ada hubungan apa - apa sama Randy, Chik!" Jawab Laura dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.


"Terus ngapain lu peluk - pelukan sama Randy segitu mesranya?" Tanya Chika sambil mendorong tubuh Laura kebelakang.


"Selama ini gue udah cukup sabar ya Ra liat lu sering berduaan sama Randy. Jangan lu pikir gue ga tau ya kalau lu akhir - akhir ini sering jumpa sama Randy!" Ucap Chika sambil mendorong Laura dengan sangat kasar hingga Laura terjatuh ke tanah.


"Gue udah banyak diam selama ini Ra, karena awalnya gue kira lu sama Randy memang hanya sahabatan ga lebih. Tapi kepercayaan gue selama ini ke lu udah hilang saat gue lihat lu pelukan sama Randy tadi!" Ucap Laura sambil menunjuk - nunjuk wajah Laura.


"Pertama ketika gue ngajak lu ke cafe move on dan gue pesanin lu steak keju tapi lu ga mau alasan lu pada saat itu adalah lu ga mau mengingat masa lalu lu. Yang kedua gue juga ngajak Randy ke cafe move on dan gue mau pesanin steak keju tapi Randy ga mau dan yang paling mengagetkan jawaban Randy sama kayak lu!" Ucap Chika dengan tegas sehingga membuat Laura dan Randy tak mampu berkata apa - apa lagi.


"Dan paling buat gue ga habis fikir kenapa lu ga mau di panggil Laura dikeramaian, karena lu takut kan Randy sadar kalau lu itu adalah sahabat gue?" Tanya Chika lagi yang membuat Laura semakin terpojok.


"Itu sebabnya kan lu ga mau ketemu sama Randy!" Ucap Chika lagi.


"Berapa banyak lagi rahasia tentang status hubungan kalian berdua yang harus kalian sembunyiin dari gue?" Tanya Chika sambil menatap mata Laura dan Randy secara bergantian.

__ADS_1


"Dan sekarang gue udah mau nikah sama Randy, Ra tapi kenapa lu harus hancurin semuanya?" Tanya Chika lagi dengan air mata yang terus mengalir.


"KENAPA RA, JAWAB!" Ucap Chika dengan nada bicara yang mulai meninggi. Laura pun akhirnya berdiri menghadap Chika sambil menghapus kasar air matanya.


"Lu tanya kenapa Chik, karena sebenarnya semua pertanyaan yang lu tanyakan kepada gue, semua jawabannya ada pada Randy!" Jawab Laura dengan penuh emosi.


"Dan harusnya lu sadar, apakah lu jauh lebih baik dari gue?" Tanya Laura.


"Seberapa besar usaha lu untuk bisa bahagiain Randy, Chik. Sedangkan lu sendiri takut akan matahari sehingga membuat Randy lari sendirian di sini!" Ucap Laura mengungkapkan semua yang sebenarnya terjadi.


"Harusnya lu mikir Chik!" Lanjut Laura sambil meletakkan dan menggoyang - goyangkan jari telunjuknya dibagian kanan kepalanya.


Laura pun akhirnya berjalan meninggalkan Chika dan Randy yang masih terdiam di tempat itu.


Sorry typo ya guys...


Jangan lupa like, koment dan share ke sosmed kalian masing - masing ya guys😉.


Jangan lupa juga kritik dan sarannya ya.


TERIMAKASIH. . .

__ADS_1


Instagram : @febiayeni


Facebook : Febi Ayeni


__ADS_2