Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 59


__ADS_3

Tuuuttt Tuuuttt Tuuuttt


"Nomor yang anda tuju tidak menjawab cobalah beberapa saat lagi." Ucap operator.


"Chika angkat dong telpon gue!" Ucap Randy yang mulai panik.


"Gue coba sekali lagi, kalau kamu ga angkat juga aku kerumah kamu sekarang!" Lanjut Randy.


Tuuuttt Tuuuttt Tuuutt


Nomor yang anda tuju sedang dialihkan.


"Lha kok jadi dialihkan sih?" Tanya Randy yang mulai kesal karena Chika tak kunjung mengangkat telpon darinya.


"Oke, gue harus kerumah Chika sekarang!" Ucap Randy.


Randy pun segera mengambil kunci mobil Ferrari Spider nya dan kemudian menaiki mobilnya untuk segera menghampiri Chika ke rumahnya.


15 menit kemudian...


Randy pun sudah sampai di halaman rumah Chika dan segera turun dari mobilnya.


TING... TONG... TING... TONG..


Suara bel rumah Chika pun berbunyi tanda ada yang menekan bel rumah Chika, ya siapa lagi kalau bukan Randy yang baru saja sampai di halaman rumah Chika. Tak lama kemudian Chika pun membuka pintu rumahnya dan


ketika Chika baru saja membuka setengah pintu rumahnya, Chika langsung ingin menutup kembali pintu rumahnya ketika ternyata yang menekan tombol bel rumahnya adalah Randy. Namun Randy dengan sigap menahan pintunya agar tidak jadi tertutup.


"Yank, please dengarin aku dulu!" Ucap Randy sambil menahan pintu.


"Apa sih, aku butuh waktu sendiri Ran!" Jawab Chika.


"Chika please kita butuh menyelesaikan masalah ini!" Ucap Randy sambil mencoba melepaskan tangan Chika dari gagang pintu yang ia tahan.


"Yaudah tapi ga disini!" Jawab Chika.

__ADS_1


"Yaudah kita ceritain ini di taman aja!" Ucap Randy sambil menarik tangan kanan Chika agar mengikuti langkahnya.


"Eh tunggu bentar tas ku ketinggalan!" Jawab Chika sambil melepaskan tangan Randy dan kemudian langsung lari kedalam rumahnya untuk mengambil tasnya.


Beberapa saat kemudian Chika pun keluar sambil menyandang tasnya. Chika pun segera memasuki mobil Ferrari Spider milik Randy. Disepanjang jalan Chika hanya terdiam sampai akhirnya Randy pun membuka topik pembicaraan.


"Yank, kamu udah makan?" Tanya Randy sambil melirik ke arah Chika. Chika hanya menganggukkan kepalanya yang berarti dia sudah makan.


"Kamu kenapa sih yank diam - diam aja dari tadi?" Tanya Randy lagi.


"Ga apa apa kok!" Jawab Chika cuek.


"Ga apa apa kok mukanya ga ada senyum - senyumnya gitu sih?" Tanya Randy lagi.


"Nih!" Jawab Chika sambil tersenyum paksa.


"Gitu amat sih senyumnya yank?" Tanya Randy.


"Biarin aja!" Jawab Chika cuek.


Randy dan Chika pun kini sudah berada di salah satu kursi taman. Randy pun memegang tangan kanan Chika dan berkata :


"Chik, kamu masih marah ya gara - gara aku duet sama Laura kemarin?" Tanya Randy sambil menatap dalam - dalam bola mata Chika.


"Ga kok aku ga marah!" Jawab Chika cuek.


"Terus kalau bukan gara - gara itu kamu kenapa dong bersikap kayak gini?" Tanya Randy lagi.


"Emangnya harus ya aku bilang semua yang aku rasain ke kamu?" Tanya Chika kembali.


"Apa harus aku ngomong keras - keras di telinga kamu kalau aku cemburu?" Tanya Chika sambil berdiri dengan mata yang mulai berkaca - kaca.


"Harusnya kamu bisa peka dong Ran, kita pacaran udah 4 tahun masak kamu belum bisa juga pahami aku?" Ucap Chika dengan air mata yang mulai mengalir di pipinya.


"Aku capek Ran harus ngertiin kamu terus, apa aku salah sesekali minta kamu biar ngertiin aku juga?" Tanya Chika lagi dengan nada bicara yang mulai meninggi.

__ADS_1


"Kita bentar lagi udah mau nikah Ran, tapi kenapa kamu masih belum berubah juga sih?" Tanya Chika lagi yang kemudian duduk sambil menutupi wajahnya yang sedang menangis.


"Chika, aku minta maaf!" Jawab Randy sambil menyandarkan kepala Chika kebahunya sambil mengelus - elus rambut Chika.


"Aku janji akan berubah kok tapi kamu jangan nangis lagi ya!" Lanjut Randy dengan raut wajah yang mulai sedih sambil menghapus air mata Chika yang mulai mengalir.


"Udah ya kamu jangan nangis lagi!" Ucap Randy lagi.


"Oh ya aku punya sesuatu buat kamu, kamu tunggu disini bentar ya, jangan kemana - mana!" Ucap Randy dan melangkahkan kakinya meninggalkan Chika di kursi taman tersebut.


5 Menit kemudian Randy pun datang dengan memegang buket bunga yang berada ditangannya yang menghadap kebelakang. Dengan senyuman manisnya Randy berjalan ke arah Chika dan kemudian Randy pun duduk disamping Chika sambil memberikan buket bunga tersebut dengan senyumannya yang manis itu. Chika yang melihat ke romantisan Randy pun tersenyum dan mengambil buket bunga itu.


"Maaf ya yank!" Ucap Randy sambil memberikan buket bunga tersebut.


"Iya ga apa apa kok!" Jawab Chika sambil mengambil buket bunga tersebut dengan senyuman manisnya.


"Makasih ya yank!" Ucap Chika sambil memeluk Randy.


"Harusnya aku yang makasih sama kamu yank!" Jawab Randy sambil membalas pelukan Chika.


"Udah ya jangan nangis lagi, aku ga suka liat kamu nangis!" Ucap Randy sambil mengelus - elus rambut Chika.


"Iya!" Jawab Chika sambil tersenyum.


Oke guys, jangan lupa kritik dan sarannya ya.


Dan maaf ya guys kalau sering typo🙏.


Jangan lupa like, koment dan share ke sosial media kalian ya biar makin banyak pembaca makin rajin updatenya ya guys.. 😉


Terimakasih untuk partisipasinya ya guys.


TERIMAKASIH . . .


Instagram : @febiayeni

__ADS_1


Facebook : Febi Ayeni


__ADS_2