Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 70


__ADS_3

"Chika, bangun!" perintah laki - laki itu sambil menggoyang - goyangkan tubuh Chika.


"Mmm, eh lu Ran sorry gue ketiduran," sahut Chika yang masih mengantuk karena semalaman kemarin ia tidak tidur karena harus menjaga Fia.


"Kayak mana kondisi Fia sekarang?" tanya Randy sambil mendekati Fia dan mengelus - elus kepala Fia dengan lembut.


"Fia masih koma semenjak habis operasi tadi belum sadarkan diri," jawab Chika dengan raut wajah yang begitu sedih.


"Yaudah gue ke bandara dulu ya jemput suami lu," ucap Randy sambil menepuk pelan pundak Chika.


"Iya, lu hati hati ya!" perintah Chika yang begitu mempercayai Randy.


"Iya." Jawab Randy yang kemudian pergi meninggalkan Chika bersama Fia yang masih terbaring lemah diatas tempat tidurnya.


Randy pun berjalan santai di sepanjang lorong rumah sakit tersebut. Namun ketika ia melewati salah satu ruangan yang tak begitu jauh dari ruang Fia dirawat, Randy melihat sosok wanita berhijab dengan jas dokternya sedang memeriksa pasiennya. Ketika Randy melihat dokter berhijab itu, terlintas di pikirannya bahwa wanita itu tak asing baginya.


"Gue kok kayaknya ga asing ya sama wajah dokter itu?" tanya Randy dalam hati. Randy yang penasaran akhirnya memutuskan untuk mendekati ruangan itu perlahan - lahan, namun ketika satu langkah lagi Randy hampir sampai tepat di jendela ruangan itu, tiba - tiba handphone Randy berdering.


DRIIIIINGGG !!! DRIIIIINGGG !!!


"Aduh, siapa sih ganggu gue aja deh," celoteh Randy yang kesal.


"Halo," ucap Randy yang baru saja menggangkat telponnya.


" ..... "


"Iya ky, gue otw." Jawab Randy yang kemudian mematikan telponnya.

__ADS_1


Akhirnya Randy pun segera bergegas untuk pergi ke bandara untuk menjemput suami Chika yang baru saja mendarat. 15 menit kemudian akhirnya Randy sampai di bandara dan dengan sigap Randy pun mencari keberadaan suami Chika di parkiran, karena suami Chika menyuruhnya untuk menunggunya di parkiran.


"RANDYY!!!" teriak seorang laki - laki yang berada dibelakangnya. Randy pun membalikkan badannya untuk mencari sumber suara yang memanggil namanya.


Randy yang sudah melihat keberadaan Rizky pun segera menghampiri tempat dimana Rizky berada. Ya Rizky adalah suami Chika saat ini, pemilik Cafe Move On sekaligus seorang dokter yang pernah menangani penyakit leukemia yang dulu Laura alami.


"Hei bro, apa kabar?" tanya Rizky sambil menyunggingkan senyuman manisnya itu.


"Baik gue," jawab Randy.


"Lu sendiri gimana di sana?" tanya Randy.


"Ya gitu deh kesepian," jawab Rizky sambil tersenyum.


"Oh ya gimana kondisi Fia?" tanya Rizky.


"Yaudah kita buruan ke rumah sakit sekarang!" perintah Rizky yang panik dengan kondisi anaknya Fia.


Randy dan Rizky pun segera pergi ke rumah sakit untuk segera menghampiri Fia yang sedang terbaring lemah itu. Tampak jelas di wajah Rizky yang begitu khawatir dengan kondisi Fia saat ini. Sedangkan di Chika yang berada di rumah sakit masih menunggu yang masih belum juga sadarkan diri.


"Fia, bangun dong Mama kangen sama suara kamu," ucap Chika sambil mengelus - elus rambut Fia. Tanpa Chika sadari perlahan air matanya menetes. Laura yang berkunjung ke ruang Fia dirawat pun melihat kesedihan yang Chika rasakan.


"Chika, lu yang sabar ya mungkin bentar lagi Fia bangun kok," ucap Laura yang kini berada disamping Chika. Laura pun memeluk tubuh Chika sambil mengelus - elus punggung Chika.


"Gue sedih Ra, kenapa harus Fia yang alami sakit ini kenapa ga gue aja?" tanya Chika yang kini sudah menangis dipelukan Laura.


"Gue ngerti kok Chik kalau gue ada di posisi lu sekarang pasti gue juga akan berpikir yang sama kayak lu," jawab Laura sambil menghapus air mata Chika.

__ADS_1


"Tapi lu ga perlu khawatir Chik, gue yakin kok bentar lagi Fia pasti bangun, Fia kan anak yang kuat," lanjut Laura sambil tersenyum.


Tiba - tiba ketika Laura melihat kearah Fia, Laura melihat tangan mungil Fia bergerak perlahan - lahan.


"Chika, Fia udah bangun," ucap Laura sambil segera memeriksa kondisi Fia dengan menggunakan stetoskop.


"Fia, kamu udah bangun?" tanya Chika sambil mencium kening Fia.


"Ma, minuumm!" perintah Fia dengan nada merengek. Chika pun segera mengambil air minum yang ada di meja rumah sakit itu.


"Chik, kondisi Fia udah mulai stabil. Jantungnya pun sudah berdetak normal, tapi jangan terlalu banyak gerak dulu karena bekas jahitannya belum mengering!" perintah Laura menjelaskan kondisi Fia saat ini.


"Iya Ra, gue ngerti." Jawab Chika.


"Yaudah kalau gitu gue tinggal dulu ya," ucap Laura sambil menepuk pelan pundak Chika.


"Makasih ya Ra," ucap Chika sambil tersenyum. Laura pun membalas senyum Chika lalu kemudian berjalan keluar dari ruang rawat Fia.


Saat Laura baru saja sampai di ambang pintu tiba - tiba Laura bertabrakan dengan seorang laki - laki sehingga membuatnya jatuh kelantai.


Hayoo tebak siapa yang Laura tabrak dan apa yang akan dilakukan Laura kepada laki - laki itu? 🤔


TERIMAKASIH . . . .


IG : @febiayeni


FB : Febi Ayeni

__ADS_1


__ADS_2