
"Pinjam handphone lu dong!" Perintah Randy dan Chika pun langsung memberikan handphone nya dengan ekspresi wajah yang sangat polos. Randy pun langsung mengotak atik handphone Chika.
"Nih, itu nomor handphone gue, kalau lu butuh apa apa hubungi aja gue!" Lanjut Randy sambil memberikan handphone Chika, kemudian Randy tersenyum lalu pergi meninggalkan Chika.
Chika yang masih berdiri ditempat yang sama membuat Laura yang melihat Chika dari pintu depan kelas kebingungan.
"Ngapain sih tu anak berdiri disitu sendiri?" Celoteh Laura sambil berjalan menghampiri Chika.
"CHIKA!!!" Ucap Laura dengan nada tinggi sambil menepuk pundak Chika dan Chika pun langsung terbangun dari lamunannya.
"Lauraaaaa!! " Ucap Chika sambil loncat loncat kesenangan dan memeluk tubuh Laura berkali kali.
"Ihh Chika lu kenapa sih? "Tanya Laura heran sambil melepaskan pelukan Chika.
"DIA RA, DIA! " Jawab Chika yang masih terbawa suasana gombalan Randy.
"Dia Dia siapa sih Chik? " Tanya Laura yang masih kebingungan dengan sikap Chika yang tak biasa.
"Dia, nyapa gue Ra, dia juga ngasih nomornya di handphone gue Ra!" Jawab Chika sambil memeluk meluk Laura lagi.
"Cowok yang main basket kemarin?" Tanya Laura sinis.
"Iya Ra! " Jawab Chika kesenangan.
"Karena gue lagi senang nih, gue traktir lu di cafe malam ini mau ga Ra? " Tanya Chika
"Serius? " Tanya Laura kembali dan Chika hanya mengangguk.
__ADS_1
"Nah gitu dong baru namanya sahabat terbaik gue! " Lanjut Laura sambil memeluk Chika senyum senyum
"Heh😒 giliran di traktir aja baru muji gue! " Sahut Chika sinis
*Di Cafe*
"Lu mau pesen apa Ra? "Tanya Chika sambil melihat menu makanan dan minuman
"Terserah lu aja deh Chik yang menurut lu enak aja. " Jawab Laura
"Mmm Mbak makanan terfavorit di Cafe ini apa ya!" Tanya Chika kepada pelayan.
"Steak kejunya Mbak! "Jawab pelayan dengan ramah.
"Mbak, 1 lagi ga usah pakai keju ya Mbak!" Ucap Laura
"Baik Mbak." Jawab pelayan itu.
"Lu alergi keju ya Ra?" Tanya Chika penasaran.
"Enggak, gue sama sekali ga alergi sama keju, cuma lagi pengen aja melupakan masa lalu gue!" Jawab Laura
"Sorry ya Ra, gue ga tau! "Ucap Chika dengan ekspresi bersalahnya. Dan Laura pun hanya tersenyum paksa ke arah Chika.
__ADS_1
Tak lama kemudian makanan dan minuman pesanan mereka datang.
"Ra, gue boleh nanya?" Tanya Chika dengan muka serius.
"Tanya apa sih Chik" Jawab Laura sambil mengunyah makanan di mulutnya.
"Lu udah punya pacar Ra? " Tanya Chika sontak membuat Laura kaget dan mendadak batuk batuk karena keselek makanannya.
"Uhuuk uhukk! " Laura langsung buru buru mengambil jus nya lalu meminumnya.
"Sorry sorry Ra!" Ucap Chika sambil memberikan Laura selembar tisu.
"Makasih Chik." Ucap Laura sambil mengambil tisu dari Chika dan mengelap mulutnya.
"Oh ya Chik, Lu nanya apa tadi?" Tanya Laura.
"Lu udah punya pacar Ra?" Jawab Chika dengan memberikan pertanyaan lagi kepada Laura.
"Dulu gue punya, tapi baru sehari pacaran gue udah di labrak sama Mamanya!" Jawab Laura sambil menundukkan kepalanya.
"Kok gitu Ra? " Tanya Chika yang semakin penasaran.
"Kata Mamanya sih gue mencuci otak anaknya biar ga care sama dia!" Jawab Laura
"Lah terus habis itu lu bilang apa sama Mamanya dia?" Tanya Chika lagi. Seketika Laura meneteskan air matanya karena dia tak sanggup menjawab pertanyaan Chika.
Laura kenapa ya?
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membacanya ya guys. 😉
__ADS_1
Terimakasih buat yang udah dukung, like dan komentnya. 😊