Aku Pergi

Aku Pergi
Episode 23


__ADS_3

"AAaaaa!" Teriak Echa sambil memukul - mukul setir mobil. Dan sekarang Echa menangis dan sangat kecewa dengan dirinya sendiri. Pandangan Echa yang mulai kabur akibat menangis membuat Echa kehilangan konsentrasi mengemudi sehingga Echa tak sengaja menabrak bagian belakang Truk yang berisi sepada motor.


Wiiiiuuuu..... Wiiiiuuuu...... Wiiiiuuuu...


Suara Ambulance yang datang sesaat sesudah kecelakaan Echa terjadi.


Aliya yang sudah mendengar kabar bahwa Echa kecelakaan dan sudah berada di rumah sakit Kamboja segera menghubungi Laura kakaknya. Ya Aliya adalah adik kandung Laura, umur mereka beda 7 tahun.


Tuuuutt.... Tuuuutt ..... Tuuuttt...


"HALO!" Ucap Chika. Ya Chika terpaksa mengangkat telpon Laura karena Laura belum juga sadarkan diri.


"Halo, ini kak Chika ya?" Tanya Aliya.


"Iya, Al soalnya kak Laura nya masih pingsan, Mama kamu udah di jalan kan jemput kak Laura?" Tanya Chika kembali.


"Huhu...!" Aliya spontan menangis mendengar ucapan Chika.


"Lho kamu kok nangis Al?" Tanya Chika terkejut.


"Mama kecelakaan kak!" Jawab Aliya dengan suara isak tangisnya yang menjadi - jadi.


"APA?" Tanya Chika terkejut.


"Iya kak, kakak cepat kerumah sakit ya bawa kak Laura!" Jawab Aliya.

__ADS_1


"Iya iya, kakak langsung ke rumah sakit sekarang!" Ucap Chika dan kemudian mematikan telponnya.


"Ca, lu bawa mobil kan?" Tanya Chika.


"Bawa, kenapa Chik?" Tanya Caca kembali.


"Ca, kita antar Laura ke rumah sakit Kamboja ya, soalnya Mama nya kecelakaan!" Jawab Chika panik.


"What? Kecelakaan?" Tanya Caca kaget.


"Iya Ca, ayok buruan bantuin gue ngangkat Laura!" Jawab Chika.


"Oke oke!" Ucap Caca.


15 menit kemudian mereka Chika dan kawan - kawan telah sampai di rumah sakit Kamboja, Laura segera di larikan ke ruangan ICU. Sudah satu jam Chika dan keluarga Aliya menunggu Laura dan Mama Laura.


"Beneran nih ga apa - apa gue pulang duluan?" Tanya Caca kembali.


"Iya ga apa - apa kok Ca, Makasih ya Ca bantuin gue!" Jawab Chika.


"No problem Chik, lagian kan Laura juga teman gue!" Ucap Caca kemudian Caca mendekati Chika dan mengelus - elus punggung Chika.


"Lu yang sabar ya Chik, semoga Laura sama Mama nya cepat sembuh" Lanjut Caca.


"Makasih ya Ca!" Jawab Chika sambil berusaha tersenyum.

__ADS_1


Beberapa menit sesudah Caca pulang akhirnya Dokter dan beberapa perawat keluar dengan membawa Laura ke ruangan rawat.


"Keluarga nya Laura Salshabila?" Tanya Dokter yang baru keluar dari ruangan ICU.


"Saya dok, saya adik nya!" Jawab Aliya.


"Laura, harus segera melakukan kemoterapi sebelum kankernya menyebar keseluruh tubuhnya!" Ucap Dokter.


"Kanker Dok?" Tanya Chika kaget.


"Iya, Laura terkena kanker Leukemia stadium 2, dan Mamanya berpesan kemarin jangan sampai Laura tau karena Mamanya takut Laura patah semangat!" Jawab Dokter tersebut dan kemudian Dokter tersebut pergi.


"Al, kamu tunggu Mama kamu keluar ya biar kakak yang jaga Kak Laura!" Ucap Chika sambil memeluk Aliya yang sedang menangis.


"Kamu yang sabar Al!" Lanjut Chika yang juga ikutan menangis di pelukan Aliya.


"Aliya ga punya siapa - siapa lagi kecuali Mama sama Kak Laura, Papa ga pernah pulang lagi!" Jawab Aliya dengan tangisan yang semakin menjadi - jadi.


"Sssttt, kamu tenang aja ya Al, mereka berdua pasti sembuh!" Ucap Chika sambil melepaskan pelukannya.


"Yaudah Kakak ke ruangan Kak Laura dulu ya Al!" Ucap Chika sambil menghapus air mata Aliya.


"Makasih ya kak!" Jawab Aliya. Chika pun hanya bisa tersenyum.


Koment - koment dong di bawah biar saya tau bagus enggak nya!

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membacanya ya guys. 😉


Terimakasih buat yang udah dukung, like dan komentnya. 😊


__ADS_2