Badboy Suamiku

Badboy Suamiku
~Badboy Suamiku •Chapter 101•


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasaan bapak-bapak tesebut, kaki Altar seketika lemas. Dia sudah trevaling kemana-mana, gimana kalau korbannya adalah istrinya?


"Gak." Altar menggeleng, duduk di perbatuan. "Itu bukan Aisha. Wanita bercadar bukan istri gue doang." Altar berusaha mengyakin kan dirinya.


"Katanya gadis itu memakai baju gamis berwarna coklat Milo," bisik Ibu-Ibu.


"Coklat Milo? Aisha memakai gamis coklat Milo," gumam Altar mendengar ucapan sang Ibu-Ibu.


"Ya kasian banget, mana yang ada di sana, gak ada yang berniat nolongin karena berlumuran darah."


Altar seketika berlari menerobos kerumunan, memastikan wanita yang di kira di tabrak bukanlah istrinya.


"Tolong, minggir," pinta Altar sehingga orang-orang mempersilahkan dia lewat.


"Eh, kalian jangan cuma merekamnya angkat gadis ini masuk, dia akan kehilangan banyak darah," teriak Ibu-ibu yang duluan memangku sang gadis yang sudah tak sadarkan diri dengan darah di tubuhnya.


Altar membuka sedikit cadar wanita yang menjadi korban tabrakan tersebut.


Deg!


Seperti di tusuk panah ribuan kali, dadak Altar seketika sesak seakan ingin berhenti berdetak, saat dengan jelas melihat korban tabrakan yang benar adalah istrinya.


Altar mengambil ahli tubuh istrinya dari pangkuan Ibu-Ibu.


"Kau, siapa?" tanya Ibu-Ibu itu.

__ADS_1


"Saya suaminya Bu," jawab Altar menggendong tubuh Aisha, dengan buru-buru memasuki rumah sakit tak peduli saat ini dia juga terkena darah sang istri.


"Dokter," teriak Altar. "Dokter sialan kalau sampai terjadi apa-apa pada istri gue, kalian semua gak akan tenang," ancam Altar membuat suster langsung mengambil brankar.


Altar pun menidurkan tubuh Aisha di atas brankar dan mendorongnya di bantu beberapa suster dan satu dokter


"Sayang," panggil Altar dengan air mata yang terus mengalir.


"Bayi ku," ucap wanita itu saat mulai memasuki ruang rawat darurat.


"Tolong, Anda tunggu di luar saja!" pinta dokter menutup pintu.


Altar merosot tubuhnya ke lantai.


"katakan ini mimpi. Ini cuma mimpi sialan," teriak Altar.


"Maafin kakak, tolong bertahan lah demi kakak," ujar Altar menatap tangannya yang penuh darah sang istri.


"Altar," panggil seseorang yang menghampirinya.


Ya! Keempat temannya, saat ini mereka ke rumah sakit karena perintah Altar untuk membawa nenek Aqila karena dia tak sempat membawanya.


Mereka yang sedang ingin mencari keberadaan Altar katanya juga ada di sana karena Gea di lari kan ke rumah sakit,.malah tak sengaja bertemu di koridor di depan ruang darurat.


"Lo kenapa? Apa yang terjadi? Bukannya Gea berada di ruang UGD saat ini?" tanya Cakra.

__ADS_1


Altar menggeleng. "A-isha."Altar menujuk ke arah ruangan membuat keempat temannya mengikuti arah tunjuk Altar.


"Maksud lo, apa Tar?" tanya Vier.


"Istri gue menjadi korban tabrakan tunggal," jawab Altar.


"Wah, jadi korbannya bu ketua?"


Cakra langsung memeluk tubuh sahabatnya. "Kita berdo'a semoga bu ketua baik-baik aja." Cakra menepuk pundak Altar.


"Ini salah gue. Aisha yang seperti ini karena gue, kalau saja gue cepat mengejarnya mungkim ini tak akan terjadi," ujar Altar menangis terisak di dalam pelukan Cakra.


Baru kali ini mereka benar-benar melihat Altar rapuh.


Mereka mendudukan Altar di kursi dan berusaha menenangkannya. Mereka juga sudah menelfon keluarga Altar.


"Gue takut, istri dan anak gue kenapa-napa," ujar Altar.


Beberapa kemudian Marwa maupun Kana sudah datang, bahkan Atlanta yang tadinya sedang berada di ruang rawat Gea langsung buru-buru menghampiri.


Saat ini Marwa terisak di pelukan sang suami, setelah mendengar kabar dari Evan bahwa menantunya kecelakaan wanita paruh baya itu langsung lemas dan menangis sejadi-jadinya sampai di rumah sakit.


Ini begitu tiba-tiba bagi mereka apa lagi bagi Altar sudah tak bisa berkata-kata hanya air mata yang terus mengalir di sudut matanya karena begitu shock. Dada yang sesak, tenggorakan yang seperti tercekek saat mengingat di mana dia dengan jelas melihat tubuh istrinya yang di penuhi darah.


...💗💗💗💗💗💗...

__ADS_1



Thor punya karya baru nih, kalian jangan lupa mampir juga ya! Ngintip-ngintip lah, gak kalah seru kok suer. 🤩


__ADS_2