
Leana terkejut karena alasan melihat wajah mereka berdua sudah di penuhi tepung. Dan Leana tak tahu karena apa mereka sampai segitunya.
"Kalian ngapain ini?" tanya Leana.
"Alan bantu paman Biru buat telur pake tepung, tapi tepungnya di injak sama kucingnya paman Biru, mama makanya kita berdua kena," jawab Alan sedangkan Elbiru menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal.
Leana masuk ke dalam vila tersebut lalu menuju dapur, dia membulatkan matanya melihat dapur itu sudah tak berbentuk dapur lagi. Elbiru buru-buru memgambil kucingnya yang menjadi pelaku utama.
"Stt diam, Cik," bisik Elbiru.
"Lo bersih-bersilah jangan lupa Alan juga di ajak. Nanti gue yang bersihin, lo makan di vila sebelah aja, gue udah masak," ucap Leana.
"Enggak apa-apa, Na, ngerepotin lo?" tanya Elbiru membuat Leana mengangguk, Elbiru pun mengajak Alan untuk bersih-bersih di dalam kamar.
Sedangkan Leana membersihkan dapur tersebut sampai bersih, dia juga membersihkan dan mengumpulkan mainan-mainan Elbiru dan Alan.
Beberapa saat kemudian. Mereka berdua telah bersih, Leana pun sudah membersihkan semuanya, kini Elbiru datang ke vila Leana. Di sana mereka makan bersama.
Elbiru memuji masakan Leana begitu enak, Leana pun berterima kasih karena sudah memuji masakannya.
"Paman, paman ingin kulit ayam ini?" tanya Alan.
"Alan enggak baik, sini mama yang makan."
Elbiru mencegah tangan Leana dan mengambil kulit ayam itu. Dia memakannya, Elbiru sangat suka dengan kulit ayam membuat Leana tersenyum.
"Paman rasanya gimana!" tanya Alan.
"Enak, kamu enggak mau coba?" tanya Elbiru membuat Alan buru-buru menggelemgkan kepalanya, sungguh bocah itu tak ingin menyentuh makanan yang merupakan kulit ayam.
Setelah selesai makan, Alan bermain dengan Chiki nama kucing Elbiru. Sedangkan sang babu berbicara dengan Leana di teras vila.
__ADS_1
"Jadi lo ke Bandung untuk menghindar dari suami lo?" tanya Elbiru membuat Leana menganggukan kepalanya.
"Gue takut, El. Dia bakal ngambil ahli Alan dari gue, gue tahu sifatnya suami gue."
"Yang sabar, Na."
"Gue ingin lepas dari jeretan dia, El. Dia pasti semakin mencari-cari keberadaan gue sekarang. Apalagi dia tahu jika Alan buah hati kami ada. Dia tidak bisa melepaskan begitu gue begitu saja."
Elbiru terdiam, dia mempunyai ide, tapi dia takut ide itu tidak disetujui wanita tersebut, tapi hanya ide itu yang ada di otaknya tidak ada yang lain.
"Gue punya ide, Na. Tapi kayanya lo enggak bakal setuju dengan ide gue," Elbiru.
"Ide apa?" tanya Leana.
"Gue bakal bantu lo lepas dari jeretan suami lo itu dengan berpura-pura jika kita adalah sepasang kekasih... Tunggu dulu, lo enggak boleh salah paham gue enggak bakal ngambil kesempatan dalam masalah, tapi menurut gue saat dia tahu jika lo sudah berpasangan dia akan berhenti mengejar lo kembali. Gue bisa berpura-pura menjadi papa kandung dari Alan."
Leana terdiam. Dia tahu ide Elbiru sangat baik, tapi dia tidak bisa mengelak jika Alan bukan adanya Atlanta, karena wajah mereka sangat mirip.
"Wajah Alan sangat mirip papanya, El. Dia tidak akan mungkin percaya begitu saja."
"Ya sudah kalau begitu biarkan dia tahu bila Alan adalah anaknya, setidaknya kita pura-pura menjalin hubungan dahulu. Masalah itu biar gue yang urus, lo tenang saja suami lo itu tidak akan pernah mengambil Alan dari lo. Gue yakin hak asu Alan jatuh ke lo."
Leana sedikit terdiam, apakah dia terima saja ide Elbiru ini? Dia tahu Elbiru tidak akan macam-macam. Dan menurutnya ada benarnya juga, mencoba tan mengapa.
"Ok, gue bakal setuju dengan ide lo," ucap Leana. Dia akan melakukan apapun demi putranya dan tidak akan kembali lagi kepada Atlanta.
Awal mereka berdua melakukan aksi pura-puranya. Mereka melakukan foto bersama dengam Alan. Elbiru akan memposting gambar tersebut di sosmednya. Dengan caption keluargaku.
"Makasih, El," ucap Leana membuat Elbiru mengangguk. Leana berharap menjalani ide ini bersama dengan Elbiru akan membuat Altanta tak mengejarnya lagi.
Leana tidak lupa memberitahu Dito dan istrinya saat menyetujui ekting ini, dan Dito maupun Leona selalu mendukung setiap keputusan yang diambil Leana.
__ADS_1
Atlanta yang kebetulan bermain ponsel dan membuka sosmed tak sengaja melihat postingan tersebut. Tak lama kemudian, dia kembali mendapatkan postingan dengan caption Liburan soalnya lama tak jumpa dengan keluarga. Sambil mengtag sosmed Leana, Leana pun membalasnya dengan emoji hati.
Hal tersebut membuat Altanta mengepalkan tangannya, ternyata yang dikatakan Leana kemarin memamg benar? Jika wanita itu sudah mempunyai suami.
"Tidak mungkin Leana secepat itu mendapatkan pengganti ku. Tidak mungkin dan sangat mustahil," gumam Atlanta berdiri dari sana dan menuju kontrakan Leana.
Namun, sesampainya di sana kontrakan sudah kosong membuat Atlanta berdecak kesal. Dia masih percaya jika Leana belum menikah, karena dirinya belum sah bercerai, karena Atlanta belum menceraikan wanita tersebut.
Ponselnya berdering banyak yang mengetag dirinya di-postingan tersebut, dan Leana yang membalas komentar mereka semua.
...Netijen satu...
...@AtlantaArlangga, bang?...
...Netijen dua...
...Benaran nih kak Lea dan bang Atlan bercerai? @AtlantanArlangga @LeeanaCake....
...LeeanaCake....
...Maaf teman-teman, kami sudah proses perceraian, buat kalian yang ingin tahu alasannya, karena masalah pribadi yang sudah tak bisa di perbaiki. Kami juga sudah mempunyai pasangan masing-masing. Yang mengatakan jika aku sudah menikah lagi jawabannya belum, ya, tapi setelah perceraiannya kami telah usai dan kami dinyatakan bukan lagi suami dan istri. Aku akan melangsungkan pernikahan dengan orang yang datang saat aku terluka, dia menyembuhkan lukaku. Lea hanya butuh dukungan kalian, semoga Lealovers dan juga Atlanlovers bisa menerima setiap keputusan kami."...
Atlanta semakin mengepalkan tangannya. Dia begitu tak ingin mendatangani surat perceraian tersebut dan tidak akan pernah datang ke pengadilan, tetapi karena di desak akhirnya Atlanta memilih untuk menyerah. Sekarang dia hanya ingin merebut hak asu Alan, sebisa mungkin Alan jatuh di tangannya. Atlanta sanggup membayar berapa pun asalkan dia mendapatkan hak asu Alan.
Atlanta langsung menelpon pengacaranya untuk menghandel semua ini. Begitu pun dengan Leana di bantu oleh Elbiru dan juga Dito.
"Lea lo tenang aja, gue yakin lo yang bakal dapat hak asu Alan. Semua bukti sudah terkumpul, apalagi adanya anak suamimu dari wanita lain sebagai bukti sudah bisa membuatmu mendapatkan Alan. Dan Alan pasti memilihmu.," ucap Elbiru menenangkan temannya tersebut.
Dia tidak menyangka bahwa pertemuannya akan membantu wanita tersebut keluar dari jeratan pria kejam seperti Atlanta. Leana begitu bersyukur jika dia benar-benar berhasil.
Rasa cintanya kepada Atlanta mulai memudar kini digantikan oleh goresan luka, dia hanya menyimpan dendam ke laki-laki tersebut.
__ADS_1
Leana mencium Alan dan memeluk anaknya itu dengan erat. Kini alasan hidupnya hanya untuk Alan, jika Alan direbut juga oleh Atlanta. Dia sudah tak mempunyai apa-apa, mungkin dia sudah memilih untuk menyerah.
"Seorang istri bisa kuat, tapi jika seorang ibu dia tidak akan pernah kuat saat anaknya akan direbut dengan seseorang. Aku merawatnya dengan penuh kasih sayang, sangat tidak adil jika laki-laki pengkhianan itu ingin berusaha mengambil ahli putraku."