Badboy Suamiku

Badboy Suamiku
~Takdir Cinta Atlanta~ part 21


__ADS_3

Leana menyuruh laki-laki itu berdiri dari sana. Atlanta pun berdiri dan malah memeluk Leana dengan sangat erat. Dia akan memohon akan diberikan kesempatan.


"Aku akan memberimu kesempatan, dengan empat syarat," sahut Leana melepaskan pelukannya dari Atlanta.


"Apa?" tanya Atlanta.


"Pertama, aku ingin kamu memutuskan Davina di depannku sekarang, jika aku melihatmu masih berhubungan dengannya maka aku sudah tak akan memberinu teloransi lagi," ucap Leana.


Syarat pertama membuat Atlanta menganggukan kepalanya, menurutnya hal itu gampang. Syarat pertama sudah disebutkan, tinggak tiga syarat.


"Syarat kedua aku tidak ingin mempunyai suami yang mempunyai sikap kasar," lanjut Leana. Kali ini Leana menyindir laki-laki tersebut, membuat Atlanta menunduk merasa bersalah.


"Syarat ketiga, aku memberimu kesempatan, tapi aku juga ingin ada kepercayaan dalam hubungan kita. Jika sesuatu terjadi di masa depan, dan kamu tidak percaya lagi dan lagi kepadaku gimana? Jika belum ada kepercayaan sepenuhnya, saya tidak akan memberikanmu kesempatan."


"Tidak, saya akan menerimanya," jawab Atlanta.


Akhirnya Leana menganggukan kepalanya. Kini tinggal satu persyaratan lagi.

__ADS_1


"Jika dulu aku sangat mencintaimu, kini cinta itu sudah pudar sedikit. Aku memberikanmu kesempatan, bukan berarti aku memaafkanmu. Luka yang kamu berikan akan lama prosesnya untuk sembuh. Jika kamu ingin aku kembali seperti dahulu yakinkan aku jika kamu tidak akan mengecewakanku dan menyakitiku lagi. Terserah bagaimana caranya," celetuk Leaana. "Gimana terima?" tanya Leana.


Atlanta diam sesaat, lalu menganggukan kepalanya. InsyaAllah atas izin Allah, Atlanta akan mengikuti keempat persyaran yang diberikan Leana.


"Ya sudah telfon Davina suruh dia datang, dan putuskan hubungan kalian secepatnya!" perintah Leana duduk di sofa dengan wajah datarnya.


Atlanta hanya menurut, dia menelfon Davina dan menyuruhnya datang ke rumahnya secepatnya. Saat Davina sudah datang.


Davina ingin memeluk Atlanta, Atlanta menatap Leana yang masih dengan wajah datarnya. Leana tidak bereaski apapun. Wanita cantik itu hanya diam, sambil menunggu apa yang ingin Atlanta katakan.


Atlanta melepaskan pelukan Davina, dia menatap gadis tersebut dengan tatapan yang berbeda. Davina pun mengerutkan keningnya.


"Enggak usah basa-basi katakan ke intinya. Jika tidak ingin iya tidak ingin, jika ingin maka cepatlah. Saya bosan melihat pemandangan ini."


Atlanta menghela napas panjang. Dia menatap gadis di depannya, setelahnya dia memandang istrinya yang duduk di sofa sambil melipat tangannya di depan dada.


"Davina gue minta maaf, tapi mungkin hubungan kita cukup sampai di sini saja. Hubungan kita ini salah, gue gak seharusnya berhubungan dengsn seseorang saat gue sudah mempunyai seorang istri. Sekarang gue mau menjaga hati istri gue. Mari kita memulai hal baru dengan dunia masing-masing."

__ADS_1


"Apa maksudmu, Atlan? Kamu memutuskanku?" tanya Davina membuat Atlanta berdehem saja.


Davina tidak terima dengan keputusan Atlanta, dia maju ke arah Leana. Ingin nampar istri sah Atlanta. Namun, Leana yang lemah sudah hilang kini sudah ada Leana baru dalam tubuh itu.


Plak!


Bukan Davina yang melayangkan tamparan, tapi Leana. Sekarang dia sudah tak ingin tinggal diam saat ada yang ingin berurusan dengannya, Leana yang dulu sering ditindas oleh orang-orang kimi sudah sangat mustahil untuk dilawan.


"Sudahkan dengar ucapan suami saya tadi? Kalian sudah mempunyai hubungan, jadi tolong keluarlah dari rumah ini," pinta Leana dengan masih suara dinginnya.


Davin menatap Atlanta yang hanya diam, tidak protes saat melihatnya di tampar keras oleh istrinya.


"Atlanta lihat dia, dia mengusirku," aduh Davina. "Ini rumah kamu, tapi dia malah mengusirku. Dia tidak mempunyai hak."


"DIAM DAVINA, KELUARLAH DALAM DARI RUMAH INI. LEANA MEMPUNYAI HAK, KARENA DIA ISTRIKU!"


Davina seketika terdiam saat mendengar bentakan Atlanta. Dengan air mata yang jatuh, dia keluar dari rumah tersebut. Atlanta pun mengatur napasnya.

__ADS_1


Sedangkan Leana meninggal ruang tamu. Dan menuju kamar, Atlanta pun mengikut langkah istrinya.


__ADS_2