Badboy Suamiku

Badboy Suamiku
Terkunci di dalam kamar mandi [ Chapter 37 ]


__ADS_3

"Sini, biar kakak yang bawa!" pinta Altar, mengambil tas milik Aisha.


"Eh, itu berat loh, kak Altar."


"Gapapa, kamu bawa tas kakak aja, gak berat kok!"


Aisha hanya mengangguk. Dia pun mengambil tas milik suaminya.


Setelah selesai bersiap, mereka berjalan keluar rumah.


Altar menaikkan tas-tas yang akan mereka bawa ke tempat camping tersebut, ke dalam bagasi mobil.


"Udah, ayo naik!" ajak Altar pada Aisha. Aisha pun hanya mengangguk lalu, naik ke atas mobil.


"Sudah siap?" tanya Altar.


Aisha menghela nafas lalu, mengangguk.


Setelah mendengar itu, Altar melajukan mobilnya, pergi dari kediaman rumahnya.


"kak Altar, kok kita cuman bawa tas sih? Barang barang yang lainnya, di mana?" tanya Aisha.


Altar hanya menaikkan bahunya.


Disepanjang jalan, hanya ada ocehan tidak jelas dari dari Aisha, dan bodohnya Altar malah membalas semua ocehan istrinya.


"Kak Altar, nanti kita se bus kan?" tanya Aisha. " Biasanya, beda bus, Aisha takut kalau gak sama kak Altar, ditempat keramein gitu."


"Kita se bus, kamu tenang aja!" balas Altar.


***********

__ADS_1


Setelah sampai di sekolah, Altar mengambil tas miliknya dan Aisha, yang ada di bagasi belakang mobil.


"Bukti orang yang tidak ingin kerepotan. Yaitulah Tuan Altar Calvin Geutama. Kompor listrik, selimut bu ketua, bantal, dan tenda speeds aja, Di berikan ke kita. Tega banget bukan?" keluh Vier. Menyindir Altar.


Altar hanya memutar bola matanya jengah. Dia mah bodoh amat, mau dibawa, atau gak, mereka juga kan yang akan butuh nanti? Bukan dirinya. Palingan yang dia butuh hanya selimut untuk Aisha.


"Gausah dengerin," ujar Altar, pada Aisha.


"Pantas aja! Kak Altar cuman bawa tas aku dan tas kakak doang, ternyata nyuruh mereka bawa barang barang yang lainnya!" timpal Aisha.


"Gapapa, mereka juga gada gunanya," kata Altar.


Aisha hanya menghela nafas. Dia duduk di bawah pohon besar. Sambil menunggu mereka semua, di panggil berkumpul kelapangan.


"Halo," sapa seseorang, membuat keenam manusia itu, menoleh secara bersamaan.


"Nih kunti datang dari mana sih?" bisik Vier.


Ilona mendengus kesal mendengar bisik-bisikan mereka. Hatinya serasa sakit.


"Kalian, kok gitu sama Ilona?" tanya Aisha pada ketiga sahabat suaminya. "Ilona sini duduk! Di sana panas," ajak Aisha. Namun Ilona tidak merespon sedikit pun perkataan Aisha. Bahkan dia membalikan pandangannya kearah lain.


"Kamu kok baik banget sih sayang? Biarin aja dia panas panasaan, bukan urusan kita juga!" timpal Altar.


"Di baikin ngelunjak lo!" cibir Vier.


"Mungkin, itu kelebihan dan kekurangannya," sahut Altar, melirik Ilona.


"Ilona, pakai ini! paha lo kelihatan," pinta Kendra, melemparkan jaketnya kearah gadis itu.


"Gausah, gak butuh," sahut Ilona, pergi dari sana.

__ADS_1


"Kan, ngelunjak!" Vier benar-benar greget dengan Ilona.


"Sabar Vier, sabar!" pinta Evan, sambil mengelus dada Vier.


"Kalau dia cowok, udah gue ajak by one!"


"By one di epep?" tanya Cakra, dan diangguki oleh Vier.


"Epep apaan?" tanya Kendra.


"Tanya bocil yang ada, di depan komplek Vier," jawab Evan.


"Panas iya?" tanya Altar pada Aisha. Dan hanya mengangguk oleh Aisha.


"Nanti kakak, ajak by one mataharinya," balas Altar dengan ambingu. Membuat Aisha memutar bola matanya jengah. Dia kira beda, ternyata sama saja dengan keempat temannya.


"TES TES. SATU, DUA, TIGA."


Mendengar suara itu, membuat siswa dan siswi, yang ada di sana menyiapkan diri masing masing.


"HAYO MURID MURID BAPAK DAN, IBU GURU. SEKEGERAH BERKUMPUL DILAPANGAN!" pinta salah satu guru. Menyapaikannya menggunakan speaker


Mereka semua pun berlomba lomba berlari kearah lapangan, berkumpul dengan acak-acakkan. Karena belum diatur oleh para panitia.


"Aduh kok gabisa di buka?" gumam gadis itu, berusaha membuka pintu toilet.


Gadis itu Ilona. Ilona sedang berada di dalam toilet. Saat hendak keluar, pintu toilet tersebut terkunci. Membuat gadis itu panik setengah mati.


"Siapa pun yang ada di luar, buka pintunya please," teriak Ilona. Sambil berusaha memutar-mutar knop pintu toilet itu.


...----------------...

__ADS_1



__ADS_2